“QRIS hadir sebagai upaya terciptanya layanan sistem pembayaran yang CEMUMUAH (Cepat, Mudah, Murah, Aman, Andal), untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” katanya lagi.
Sekda Kalimantan Barat, dr Harisson M Kes, mewakili Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia, yang terus berupaya memperluas penggunaan transaksi digital dengan sistem pembayaran QRIS.
“QRIS diperkenalkan saat dunia dilanda pandemi tahun 2019. Sekarang hampir semua aplikasi mobile banking perbankan telah dilengkapi dengan fitur QRIS, sehingga lebih memudahkan masyarakat melakukan transaksi,” kata Harisson.
Sekda menilai, bahwa QRIS adalah bagian dari gaya hidup. Masyarakat kini tak perlu membawa-bawa uang dalam jumlah yang banyak, cukup dengan aplikasi program pintar saja sudah bisa melakukan pembayaran.
Sekda berharap para pelaku usaha segera beralih ke sistem pembayaran QRIS, karena lebih mudah dan jangkauannya luas. “Mulailah bertransaksi dengan QRIS, untuk pembayaran apapun, termasuk berdonasi tak perlu lagi setor tunai, cukup dengan QRIS,” imbuh Harisson.
Sementara Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono yang juga hadir pada kegiatan QRIS Charity Night, juga mengepresiasi Bank Indonesia yang mengajak influencer untuk memviralkan QRIS kepada generasi muda.
Dia berharap terus terbangun ekosistem menuju smart city. “Ini butuh kolaborasi bersama untuk terus membangun dan semangat maju menjadi kota terdepan, terutama dalam transaksi digital,” kata Edi Rusdi Kamtono. **
Penulis Yuli.S

















Discussion about this post