ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Senin, Agustus 17, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home News

Lanjutkan Empat Isu Pemberdayaan Perempuan di India

Matrabisnis by Matrabisnis
14 November 2022
in News
Reading Time: 4 mins read
A A
Ki-ka : Chair W20 Indonesia, Hadriani Uli Silalahi, Ketua Umum Kowani, Giwo Rubianto, Co-Chair W20 Indonesia, Dian Siswarini, dan Communication Team W20 Indonesia, Tri Wahyuningsih pada Post Summit W20 Indonesia, Minggu. (ist)

Ki-ka : Chair W20 Indonesia, Hadriani Uli Silalahi, Ketua Umum Kowani, Giwo Rubianto, Co-Chair W20 Indonesia, Dian Siswarini, dan Communication Team W20 Indonesia, Tri Wahyuningsih pada Post Summit W20 Indonesia, Minggu. (ist)

ADVERTISEMENT

Post Summit Women20 (W20) yang berlangsung pada 13-14 November 2022, di Nusa Dua, Bali berakhir Senin ini, dengan harapan empat isu utama, terkait pemberdayaan perempuan yang telah ditetapkan selama presidensi Indonesia, dapat dilanjutkan pada W20 Presidensi di India tahun depan.

Pertemuan terakhir di Indonesia ini sekaligus menandai berakhirnya tongkat kepemimpinan W20 Indonesia pada tahun ini, sesuai dengan berakhirnya Kepresidenan Indonesia di forum G20. India yang akan memimpin G20 di tahun 2023, juga akan memimpin W20 di sepanjang tahun depan.

READ ALSO

Transaksi QRIS di Kalbar Capai Rp 6,5 Triliun

Distribusi Air Bersih Jangkau 208 Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya

Dalam sambutannya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Bintang Puspayoga, menyampaikan empat isu utama terkait pemberdayaan perempuan dapat dilanjutkan pada W20 Presidensi di tahun depan.

Isu-isu tersebut meliputi: Menolak diskriminasi dan mendorong kesetaraan gender. UMKM yang dimiliki dan dipimpin oleh perempuan. Respon kesehatan yang mengutamakan kesetaraan gender. Perempuan pedesaan dan perempuan penyandang disabilitas.

Bintang Puspayoga menambahkan, pada isu pertama dan ke dua, hal yang ditekankan adalah bagaimana mempromosikan kesetaraan, keamanan, dan kesejahteraan dengan menghapus kebijakan diskriminasi. Selain itu, dijabarkan pula bagaimana mencapai inklusi ekonomi melalui dukungan terhadap UMKM yang dimiliki dan dikelola oleh perempuan.

Dibahas pula pentingnya merangkul interseksionalitas untuk mempercepat kemajuan pemberdayaan perempuan. Sementara itu, pada isu ketiga dan keempat, W20 Indonesia lebih menekankan kepada respon kesehatan kaum marginal perempuan, khususnya mereka yang berada di daerah pedesaan dan penyadang disabilitas.

ADVERTISEMENT

Pada isu ini, digambarkan bagaimana tantangan global terkait pandemi Covid-19 berdampak secara tidak proporsional terhadap perempuan. Pandemi sangat berdampak terhadap kesehatan ibu, keluarga, bahkan terhadap pelayanan bagi perempuan korban kekerasan berbasis gender. Lebih jauh, W20 ingin menyoroti respon terhadap kesehatan khususnya yang berkeadilan gender.

ADVERTISEMENT

Chair W20 Indonesia, Hadriani Uli Silalahi, menyampaikan bahwa untuk benar-benar mencapai kesetaraan gender, W20 perlu menekankan pentingnya akuntabilitas. Untuk itu, fokus G20 terhadap kesetaraan gender, perlu untuk terus dipantau dan dievaluasi secara berkala.

“W20 Indonesia pun secara konsisten terus menyerukan kepada pemimpin G20, untuk mengeluarkan deklarasi yang berfokus terhadap pentingnya kesetaraan gender,” ujar Hadriani Uli.

Dia juga menyampaikan, pada pertemuan terakhir W20, Indonesia juga memastikan terlaksananya empat agenda utama, yaitu: Mendelegasikan peran W20 kepada masyarakat luas agar dapat berkontribusi pada lingkungan sekitarnya.

Selanjutnya memastikan Komunike W20 disampaikan dengan baik kepada pemimpin G20. Mensosialisasikan rekomendasi W20 kepada pemimpin G20, sherpa, organisasi wanita, akademisi, pemangku kepentingan, dan publik sebagai fokus utama pada pemberdayaan perempuan. dan pelaporan dan proses serah terima dari komite W20 Indonesia kepada delegasi W20 India.

“W20 menjadi working group dan engagement group pertama dari G20 presidensi Indonesia yang telah menyelesaikan post summit dengan hasil yang baik. Pencapaian ini sekaligus menunjukkan W20 presidensi Indonesia sebagai working group maupun engagement group terbaik dan terlengkap dalam menghasilkan komunike dan menyelesaikan seluruh rangkaian pertemuan sejak dimulai pada Desember 2021 yang lalu,” jelas Uli.

Dalam kesimpulan hasil post summit, Co-Chair W20 Indonesia, Dian Siswarini berkata, karena W20 Indonesia telah secara resmi menyerahkan Komunike W20 pada bulan Juli, saya berharap acara post summit ini akan terus memperkuat rekomendasi kami, sehingga permintaan kami akan didengar oleh para pemimpin dunia dan menjadi bagian dari diskusi KTT G20 mendatang.

Komunike W20 Indonesia sendiri berisi rekomendasi kepada para pemimpin G20 untuk memastikan, bahwa kepentingan perempuan serta anak perempuan menjadi bagian signifikan dari kepresidenan G20 Indonesia.

Page 1 of 2
12Next
Tags: Bintang PuspayogaChair W20 IndonesiaCo-Chair W20 IndonesiaDian SiswariniHadriani Uli Silalahiisu utamaMenteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RIPost Summit Women20 (W20)terkait pemberdayaan perempuan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Penggalangan Dana Pandemi Terkumpul Rp 21,7 Triliun

Next Post

Pebalap AHM Sukses Raih Podium Tertinggi IATC Mandalika

Related Posts

Transaksi QRIS di Kalbar Capai Rp 6,5 Triliun
News

Transaksi QRIS di Kalbar Capai Rp 6,5 Triliun

17 Agustus 2026
Distribusi Air Bersih Jangkau 208 Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya
News

Distribusi Air Bersih Jangkau 208 Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya

17 Agustus 2026
Pembiayaan UMKM Lintas Sektor Capai Rp1.948,72 Triliun
News

Pembiayaan UMKM Lintas Sektor Capai Rp1.948,72 Triliun

13 Agustus 2026
Indeks Literasi Keuangan Indonesia 69,57 Persen
News

Indeks Literasi Keuangan Indonesia 69,57 Persen

13 Agustus 2026
Sensus Ekonomi 2026 di Kalbar Capai 68,62 Persen dari Target 82 Persen
News

Pertumbuhan Ekonomi Kalbar Melambat, Tapi Masih Solid

12 Agustus 2026
Penduduk Miskin Kalbar 313,37 Ribu Orang
News

Penduduk Miskin Kalbar 313,37 Ribu Orang

12 Agustus 2026
Next Post
Pebalap AHM Sukses Raih Podium Tertinggi IATC Mandalika

Pebalap AHM Sukses Raih Podium Tertinggi IATC Mandalika

Explore Singbebas Jajal Ketangguhan ADV160 dan CB 150X

Explore Singbebas Jajal Ketangguhan ADV160 dan CB 150X

AHM Pamer Motor Listrik di Ajang KTT G20

AHM Pamer Motor Listrik di Ajang KTT G20

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Transaksi QRIS di Kalbar Capai Rp 6,5 Triliun
  • Polytron Pontianak International Challenge 2026 Hadirkan Peserta 18 Negara
  • Adopsi 5G Tumbuh Positif, SMARTFREN Perluas Pengalaman Unlimited 5G
  • Distribusi Air Bersih Jangkau 208 Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya
  • Polytron Pontianak International Challenge 2026 Siap Digelar

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.