ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Selasa, September 15, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home News

Tiga Orangutan Diselamatkan dari Desa Penjalaan

Matrabisnis by Matrabisnis
15 September 2026
in News
Reading Time: 4 mins read
A A
Penyelamatan induk dan anak orangutan yang diberi nama Mama Penja dan Penja di Desa Penjalaan dan Desa Padu Banjar, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. (dok)

Penyelamatan induk dan anak orangutan yang diberi nama Mama Penja dan Penja di Desa Penjalaan dan Desa Padu Banjar, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. (dok)

ADVERTISEMENT

“Melihat kondisi orangutan separah ini, kami hampir tidak percaya bagaimana ia masih mampu bertahan hidup. Kami menduga kondisi kekurangan makanan yang berkepanjangan, kemungkinan selama berminggu-minggu sejak kebakaran mulai di areanya pada 2 bulan lalu, yang telah menyebabkan kondisi tubuhnya semakin memburuk hingga mengalami anemia berat,” kata Karmele.

“Kami masih berharap ia dapat bertahan hidup. Saat ini, prioritas kami adalah menstabilkan kondisinya, memberikan nutrisi dan perawatan intensif, serta memastikan anaknya juga mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan. Semoga keduanya masih memiliki kesempatan untuk pulih dan suatu hari nanti kembali hidup di alam,” katanya lagi.

READ ALSO

Asmo Kalbar Rayakan Harpelnas 2026 dengan Apresiasi dan Semangat Satu HATI

Sebanyak 34 Persen Warga Kalbar Masuk Desil 1-4

Setelah evakuasi di Penjalaan, tim gabungan juga menindaklanjuti laporan warga mengenai perjumpaan orangutan di Desa Padu Banjar. Tim juga menggunakan senapan bius untuk bisa mengevakuasi orangutan ini dengan aman. Setelah orangutan ini terbius tim segera melakukan pemeriksaan kondisi fisiknya.

Tim menemukan microchip, yang menunjukan bahwa orangutan ini sudah pernah dievakuasi sebelumnya dari hutan yang sama pada tahun 2022.

“Kemungkinan orangutan ini yang telah dievakuasi dan dilepaskan kembali pada tahun 2022 menunjukkan, bahwa selama ini kondisi habitat cukup aman untuk orangutan tersebut. Namun karena kebakaran yang meluas, mendorong orangutan masuk di wilayah kampung dan di kebun masyarakat,” jelas Direktur Operasional Program YIARI, Argitoe Ranting.

Argitoe juga menyampaikan bahwa kondisi yang ditemukan pada ketiga orangutan menunjukkan semakin mendesaknya upaya penyelamatan di tengah dampak karhutla.

Dia berkata, evakuasi ini menjadi semakin mendesak karena dampak karhutla terhadap satwa liar sudah mulai terlihat secara langsung. Pada Mama Penja, tim menemukan luka bakar yang cukup banyak pada bagian kaki, disertai kondisi tubuh yang kurus dan tanda-tanda dehidrasi.

Sementara pada Kumbang, tim menemukan kondisi kesehatan yang juga perlu mendapat perhatian, termasuk adanya suara abnormal pada paru-paru dan riwayat batuk yang mengarah pada dugaan gangguan pernapasan.

Ketiga orangutan tersebut selanjutnya menjalani pemantauan dan penanganan lebih lanjut oleh tim medis di Pusat Penyelamatan dan Rehabilitasi Orangutan YIARI. Pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk memastikan kondisi kesehatan masing-masing individu serta menentukan penanganan yang sesuai.

Hutan Desa Penjalaan serta Hutan Desa Padu Banjar yang merupakan habitat orangutan sekaligus buffer area untuk Taman Nasional Gunung Palung (TANAGUPA) mengalami kebakaran yang sangat parah. Kondisi ini cukup mengkhawatirkan mengingat TANAGUPA merupakan kantong populasi orangutan yang sangat paling penting di Kalimantan Barat.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kepala BKSDA Kalimantan Barat, Murlan Dameria Pane, turut turun langsung ke lokasi dalam proses penyelamatan ketiga orangutan ini. “Penyelamatan ketiga orangutan ini kami laksanakan berdasarkan informasi dari masyarakat sekitar dua hari sebelumnya.

Saat ini mereka menjalani perawatan di pusat penyelamatan orangutan YIARI di Ketapang. Kami berharap mereka semua dapat segera pulih dan beradaptasi dengan baik setelah mendapatkan perawatan, sehingga nantinya dapat dilepasliarkan ke habitat alaminya yang aman.

Secara keseluruhan, hingga saat ini sudah ada 18 individu orangutan yang kami selamatkan akibat karhutla,” ujarnya.

“Upaya penyelamatan satwa terdampak kebakaran hutan memerlukan informasi yg cepat dan akurat, oleh karena itu kami himbau masyarakat dapat melaporkan kepada call center Balai KSDA Kalimantan Barat  0811-5670-041 atau 0811-5776-767 jika menemukan satwa terdampak kebakaran hutan dan lahan” tambahnya lagi.

Ketua Umum YIARI, Silverius Oscar Unggul mengatakan pentingnya respon cepat di lapangan. “Temuan ini menunjukkan bahwa ketika habitat terbakar dan akses orangutan terhadap kawasan hutan semakin terbatas, mereka dapat terdorong masuk ke lanskap yang berisiko bagi keselamatan dan kesehatannya. Karena itu, pemantauan dan respons cepat di lapangan menjadi sangat penting untuk mencegah kondisi satwa memburuk dan memastikan mereka dapat segera mendapatkan penanganan yang sesuai,” imbuhnya. **

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Baratberhasil diselamatkanDesa Penjalaan dan Desa Padu BanjarDirektur Operasional Program YIARI Argitoe Ranting.Dr. Karmele Llano Sanchez dokter hewan satwa liar sekaligus Direktur Utama YIARI.Kepala BKSDA Kalimantan Barat Murlan Dameria Panesepasang induk dan anak serta satu orangutan jantan dewasa.Tiga orangutanYayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI)
ADVERTISEMENT
Previous Post

Asmo Kalbar Rayakan Harpelnas 2026 dengan Apresiasi dan Semangat Satu HATI

Related Posts

Asmo Kalbar Rayakan Harpelnas 2026 dengan Apresiasi dan Semangat Satu HATI
News

Asmo Kalbar Rayakan Harpelnas 2026 dengan Apresiasi dan Semangat Satu HATI

15 September 2026
Sebanyak 34 Persen Warga Kalbar Masuk Desil 1-4
News

Sebanyak 34 Persen Warga Kalbar Masuk Desil 1-4

14 September 2026
Berbagi Kasih, Mahasiswa KKN FH Untan Donasi saat Maulid Nabi di Surau Al-Manar
News

Berbagi Kasih, Mahasiswa KKN FH Untan Donasi saat Maulid Nabi di Surau Al-Manar

14 September 2026
Kalbar Raih Lima Penghargaan PEKSIMINAS XVIII 2026
News

Kalbar Raih Lima Penghargaan PEKSIMINAS XVIII 2026

13 September 2026
Aksi Sosial Vario Evo Night Ride, Asmo Kalbar Salurkan Masker
News

Aksi Sosial Vario Evo Night Ride, Asmo Kalbar Salurkan Masker

12 September 2026
Fojekha Kolaborasi Gelar Aksi Peduli Bagikan Masker
News

Fojekha Kolaborasi Gelar Aksi Peduli Bagikan Masker

11 September 2026

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Tiga Orangutan Diselamatkan dari Desa Penjalaan
  • Asmo Kalbar Rayakan Harpelnas 2026 dengan Apresiasi dan Semangat Satu HATI
  • 6th IPOSC 2026: Pertemuan Edukasi Petani Sawit Berkelanjutan
  • Sebanyak 34 Persen Warga Kalbar Masuk Desil 1-4
  • Motor Listrik Fox Series Dibandrol Murah dengan Skema Sewa Baterai

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.