Wakil Dekan Bidang Akademik FMIPA Untan/Ketua Tim Survei Resistivitas Prodi Fisika, Yudha Arman, S.Si.,M.Sc., D.Sc mengatakan, Tim menggunakan perangkat pengukuran resistivitas untuk memetakan struktur bawah permukaan tanah. Dari hasil survei, tim menemukan indikasi adanya kandungan air pada kedalaman sekitar 15 hingga 30 meter.
“Berdasarkan hasil yang kami dapatkan barusan, terindikasi bahwa di lokasi kita sekarang berdiri ini diduga memiliki kandungan air. Dari model yang kami hasilkan, diduga kedalaman air berkisar dari 15 hingga 30 meter.” terang Yudha.
Temuan ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam menyediakan sumber air yang lebih dekat dengan lokasi rawan kebakaran, sehingga proses pemadaman dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.
Upaya tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Selain mendukung pemadaman, pemetaan sumber air bawah tanah juga menjadi langkah antisipatif menghadapi ancaman karhutla di Kota Pontianak. **












Discussion about this post