ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Selasa, Oktober 6, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi Bisnis

Asbanda dan Bank Bengkulu Gelar Seminar Nasional Bahas Penguatan Likuiditas BPD

Matrabisnis by Matrabisnis
22 Agustus 2026
in Ekonomi Bisnis
Reading Time: 3 mins read
A A
Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) dan Bank Bengkulu menggelar Seminar Nasional Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (BPD-SI) di Bengkulu, Jumat. Seminar bertema “Dukungan Pemerintah terhadap Penguatan Likuiditas BPD dalam Meningkatkan Stabilitas Sistem Keuangan Nasional”. (ist)

Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) dan Bank Bengkulu menggelar Seminar Nasional Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (BPD-SI) di Bengkulu, Jumat. Seminar bertema “Dukungan Pemerintah terhadap Penguatan Likuiditas BPD dalam Meningkatkan Stabilitas Sistem Keuangan Nasional”. (ist)

ADVERTISEMENT

Penempatan dana pada BPD yang sehat, menurut Agus, dapat dikaitkan dengan pembiayaan sektor prioritas, seperti UMKM, pangan, perumahan, kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. Dengan demikian, dana tersebut tidak hanya berhenti sebagai likuiditas, tetapi juga dapat memberikan efek pengganda terhadap perekonomian daerah.

BPD Didorong Naik Kelas

READ ALSO

Tingkatkan Daya Saing Perbankan, OJK Luncurkan RP31 2026-2030

DJP Terapkan Pajak Marketplace Mulai 1 Oktober 2026

Sementara itu, Mian, Wakil Gubernur Bengkulu, menilai BPD perlu terus bertransformasi dan tidak hanya dipandang sebagai bank milik pemerintah daerah.

“Kita tidak boleh lagi memandang BPD hanya sebagai bank milik pemerintah daerah. Lebih dari itu, BPD harus menjadi bank yang kompetitif, profesional, sehat, inovatif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era digitalisasi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Menurut Mian, penguatan permodalan, peningkatan kualitas layanan, transformasi digital, dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi langkah penting untuk memperbesar peran BPD dalam mendukung perekonomian daerah.

ADVERTISEMENT

Ia berharap Bank Bengkulu terus meningkatkan kinerja dan semakin aktif mendukung sektor-sektor produktif di Bengkulu.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank Bengkulu Iswahyudi mengatakan, pelaksanaan seminar tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian Undian Nasional Tabungan Simpeda Tahun XXXVII-2026 yang digelar di Bengkulu.

“Mudah-mudahan seminar hari ini bisa kita hasilkan pemikiran-pemikiran, rekomendasi yang dapat kita berikan kepada pemerintah untuk kemajuan pembangunan daerah melalui bank daerah,” kata Iswahyudi yang juga menjadi moderator.

Sementara itu, Anggota DPR RI Fauzi Amro, selaku narasumber, menilai likuiditas BPD secara nasional masih tebal dan memadai. Namun, tingginya cost of fund (CoF) menjadi salah satu kerentanan BPD.

Menurut Fauzi, tingginya biaya dana dipengaruhi ketergantungan BPD pada dana mahal institusi melalui special rate serta pola dana APBD.

Fauzi merekomendasikan tiga langkah konkret. Pertama, BPD perlu segera merampungkan konsolidasi Kelompok Usaha Bank (KUB) untuk menjamin kecukupan modal inti dan akses likuiditas intra-grup.

Kedua, Tabungan Simpeda perlu dimodernisasi menjadi digital account berbasis aplikasi untuk menjaring nasabah ritel non-ASN sekaligus menekan CoF. Ketiga, BPD perlu membangun platform teknologi dan cyber security bersama.

Lebih lanjut, Fauzi menegaskan, transformasi BPD tidak cukup mengandalkan dukungan pemerintah dan regulator.

“Dukungan dari Pemerintah, DPR RI dan KSSK (Kemenkeu, Bank Indonesia, OJK, dan LPS) akan terus hadir untuk menjaga ketahanan serta stabilitas likuiditas BPD. Namun, kunci utama transformasi dan daya saing BPD tetap berada di tangan Bapak dan Ibu sekalian selaku Manajemen dari BPD itu sendiri, melalui penguatan tata kelola (good corporate governance), akselerasi digitalisasi, efisiensi biaya dana, serta keberanian untuk menjemput bola dengan turun langsung membiayai UMKM dan sektor produktif di daerah,” katanya.

Ia juga menekankan posisi strategis BPD sebagai penggerak ekonomi daerah. “BPD bukan sekadar lembaga perbankan biasa. BPD adalah jantung perekonomian daerah yang membawa amanah konstitusi untuk menyejahterakan rakyat di seluruh pelosok Nusantara,” pungkasnya.**

 

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda)Bank BengkuluDirektur Utama Bank Bengkulu IswahyudiKetua Umum Asbanda Agus Haryoto WidodoSeminar Nasional Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (BPD-SI)Wakil Gubernur Bengkulu MianWakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro.
ADVERTISEMENT
Previous Post

Rayakan Kemerdekaan dengan Cara Berbeda, AXIS Ajak Anak Muda Lomba 17-an di AXISLAND Roblox

Next Post

Molila Cookies Menemukan Jalan Baru Bersama Bank Kalbar

Related Posts

Tingkatkan Daya Saing Perbankan, OJK Luncurkan RP31 2026-2030
Ekonomi Bisnis

Tingkatkan Daya Saing Perbankan, OJK Luncurkan RP31 2026-2030

3 Oktober 2026
DJP Terapkan Pajak Marketplace Mulai 1 Oktober 2026
Ekonomi Bisnis

DJP Terapkan Pajak Marketplace Mulai 1 Oktober 2026

2 Oktober 2026
Pemerintah Terapkan Pajak SPP-TDLN untuk Konsumen di Indonesia
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Terapkan Pajak SPP-TDLN untuk Konsumen di Indonesia

2 Oktober 2026
Penerimaan Cukai Hingga Agustus Capai Rp 174,8 Miliar
Ekonomi Bisnis

Penerimaan Cukai Hingga Agustus Capai Rp 174,8 Miliar

26 September 2026
Kinerja Fiskal Regional Catat Tren Positif, Pendapatan Negara Terkumpul Rp 9,69 Triliun
Ekonomi Bisnis

Kinerja Fiskal Regional Catat Tren Positif, Pendapatan Negara Terkumpul Rp 9,69 Triliun

25 September 2026
Pegadaian Kembali Raih ISO 22301 : 2019, Bukti Ketangguhan & Kehandalan Pegadaian
Ekonomi Bisnis

Pegadaian Kembali Raih ISO 22301 : 2019, Bukti Ketangguhan & Kehandalan Pegadaian

20 September 2026
Next Post
Molila Cookies Menemukan Jalan Baru Bersama Bank Kalbar

Molila Cookies Menemukan Jalan Baru Bersama Bank Kalbar

KKI 2026 Targetkan Omset dan Business Matching Ekspor Rp 446,9 Miliar

KKI 2026 Targetkan Omset dan Business Matching Ekspor Rp 446,9 Miliar

Nasabah Bank Kalbar Raih Hadiah senilai Rp 500 Juta

Nasabah Bank Kalbar Raih Hadiah senilai Rp 500 Juta

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • OJK Tetapkan Perlakuan Khusus Debitur Terdampak Bencana
  • Stylo Sound Ride Hadirkan Keseruan dan Kebersamaan Komunitas Honda di Astra Motor Kalbar
  • Gas ke Honda Bikers Day! All Community HWBC Panaskan Semangat Brotherhood 
  • Juara ANC 2026, SMKN 4 Pontianak Lanjutkan Laga di Regional Kalimantan
  • Tingkatkan Daya Saing Perbankan, OJK Luncurkan RP31 2026-2030

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.