“Aira EV diharapkan menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik, tanpa harus mengeluarkan biaya besar,” kata Marcella.
Kehadiran model ini akan menambah pilihan mobil listrik berukuran ringkas di pasar Indonesia, yang dalam beberapa waktu terakhir semakin ramai diisi berbagai merek.
Secara karakter, Wuling Aira EV memang diproyeksikan menjadi kendaraan yang fokus pada kebutuhan mobilitas urban. Dengan ukurannya nan ringkas, memudahkan manuver di jalan sempit maupun area parkir perkotaan.
Memiliki dimensi kompak dengan panjang 3.268 mm, lebar 1.550 mm, tinggi 1.575 mm serta jarak sumbu roda 2190 mm, Wuling Aira EV menawarkan proporsi sedikit lebih lega dibandingkan pendahulunya, namun tetap gesit menembus kemacetan kota.
Tampilan eksteriornya didesain dengan gaya visual yang menggemaskan sekaligus futuristik. Bagian depan mengusung krom memanjang khas Wuling serta penerangan utama berteknologi LED proyektor, dipadu lampu senja melingkar.
Sektor pengisian daya berada di bagian hidung mobil, mendukung koneksi AC maupun DC Fast Charging yang diklaim sanggup mengisi daya baterai dari 30 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu 35 menit.
Sementara pada sisi kaki-kaki, mobil ini dibekali velg 13 inci, spion berwarna black glossy lengkap dengan lampu sein serta akses pintu belakang terpisah untuk memudahkan penumpang baris ke dua.
Dengan kombinasi harga yang kompetitif lantaran diproduksi lokal, jarak tempuh yang andal, dimensi ringkas yang lincah serta fitur keselamatan dan kenyamanan modern, Wuling Aira EV menjadi salah satu kandidat mobil listrik paling rasional dan menarik bagi konsumen otomotif Tanah Air. **









Discussion about this post