Sebelum ke acara penandatanganan dan dialog perpajakan, Kepala Kanwil DJP Kalimantan Barat, Dudi Efendi Karnawidjaya memberikan sambutan bahwa pajak merupakan tulang punggung utama penerimaan negara yang digunakan untuk membiayai pembangunan fasilitas publik, pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan sosial. Namun, keberhasilan pemungutan pajak tidak hanya bersandar pada ketegasan regulasi, melainkan pada kesadaran kolektif dari masyarakat itu sendiri.
“Melalui program Inklusi Kesadaran Pajak, dosen memegang posisi yang amat krusial sebagai agen perubahan (agent of change) yang mampu membentuk pola pikir generasi muda. Kami berharap mahasiswa tidak hanya sekadar menghafal aspek teknis perpajakan, tetapi menanamkan mindset bahwa membayar pajak adalah bentuk gotong royong dan kontribusi nyata dalam menjaga kedaulatan bangsa,” ungkap Dudi.
Lebih lanjut, Dudi mengaitkan pentingnya sinergi ini dengan momentum Hari Pajak Tahun 2026 yang mengusung tema “Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global”.
Di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global, perluasan basis pajak yang inklusif menjadi strategi mutlak untuk mempertahankan stabilitas ekonomi nasional secara berkelanjutan.
Kerja sama program ini ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) secara resmi antara Kepala Kanwil DJP Kalimantan Barat dan Rektor Universitas Muhammadiyah Pontianak. Selanjutnya, acara dipimpin oleh Fungsional Penyuluh Pajak saat memasuki sesi penyampaian materi Inklusi Perpajakan dan Forum Silaturahmi dan Dialog Perpajakan.
Para dosen memanfaatkan forum ini untuk berdiskusi secara interaktif mengenai tantangan perluasan basis pajak, optimalisasi fungsi Tax Center di kampus, serta metode penulisan instrumen evaluasi yang efektif untuk mengukur tingkat kesadaran pajak mahasiswa.
Sesi tanya jawab berlangsung produktif dengan beragam masukan konstruktif dari para peserta, mempertegas pentingnya dialog berkelanjutan antara otoritas fiskal dan akademisi.
Melalui program kerja sama ini sekaligus memulai rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Pajak Tahun 2026, Kanwil DJP Kalimantan Barat optimis ,bahwa kolaborasi erat bersama perguruan tinggi akan menjadi salah satu pondasi penting dalam mewujudkan sistem perpajakan Indonesia yang kuat, adil, serta siap menghadapi dinamika global.**











Discussion about this post