Idealnya, setelah berkendara selama 2 jam, ambil waktu istirahat 15 – 30 menit untuk meregangkan otot dan mengembalikan fokus. Petakan juga rute yang akan dilewati, cari tahu di mana titik istirahat atau pom bensin terdekat,” tambah Febri.
4. Jangan Membawa Barang Bawaan Berlebih
Membawa ransel atau barang berlebihan dapat mengganggu keseimbangan berkendara, terutama saat bermanuver atau menghadapi angin kencang. “Bawalah barang seperlunya.
Pastikan semua barang bawaan terikat kuat di motor jika menggunakan tas tambahan, dan tidak melebihi lebar setang kemudi atau mengganggu ruang gerak tubuh saat berkendara,” jelasnya.
5. Patuhi Rambu Lalu Lintas dan Jaga Emosi
Berkendara berkelompok (rombongan) bersama teman sering kali memicu adrenalin untuk saling mendahului atau memacu kecepatan.
“Tetap kendalikan emosi di jalan. Hormati pengguna jalan lain, patuhi batas kecepatan, dan jangan saling memprovokasi dalam rombongan. Ingat, tujuan utama kita adalah menikmati liburan dan kembali ke rumah dengan selamat,” pesan Febri.
Melalui edukasi ini, Asmo Kalbar berharap para pelajar dapat menikmati masa liburan mereka dengan bertanggung jawab. Menjaga keselamatan di jalan raya bukan hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga wujud kepedulian terhadap sesama pengguna jalan sebagai bagian dari semangat Sinergi Bagi Negeri.
Selalu ingat, ke mana pun tujuan liburanmu, pastikan untuk selalu #Cari_aman sebelum berkendara. **












Discussion about this post