ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Rabu, Juli 22, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home OPINI

Banyak UMKM Kena Pemeriksaan Pajak, Apa Penyebabnya?

Matrabisnis by Matrabisnis
30 November 2025
in OPINI
Reading Time: 3 mins read
A A
ADVERTISEMENT

Masalahnya, Banyak UMKM hanya membayar pada bulan tertentu, bukan tiap bulan. Banyak yang mengira cukup membayar saat omzet besar saja, Ada yang berhenti membayar tanpa mencabut status pengukuhannya. Kesalahan administratif seperti ini membuat UMKM rawan diperiksa.

Digitalisasi Pajak Menyempitkan Ruang Ketidaksesuaian

READ ALSO

Menutup Tax Gap: Reformasi Pajak yang Harus Diikuti Pengusaha

Mudah, Pengajuan dan Cek Pemberitahuan NPPN melalui Coretax

UMKM kini masuk dalam pembayaran digital, marketplace, layanan logistik terhubung, e-invoicing vendor besar. Semua ekosistem ini menghasilkan jejak data yang otomatis masuk ke sistem perpajakan. Tidak seperti dulu, saat UMKM yang bertransaksi tunai sulit terdeteksi.

Penerapan teknologi perpajakan baru—seperti Core Tax Administration System (CTAS)—membuat DJP semakin mampu menganalisis data transaksi dalam jumlah besar.

Fitur yang kini dimiliki DJP antara lain, Mesin risk scoring wajib pajak, Pemadanan otomatis dengan data perbankan, e-commerce, dan bea cukai serta Deteksi suspicious transaction pattern.

Perpres 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional menggariskan pengawasan yang lebih presisi dan berbasis data. Artinya, pemeriksaan tidak lagi berdasarkan perkiraan manual, tetapi pada skor risiko yang obyektif.

Pemerintah Membutuhkan Penerimaan untuk Menekan Defisit

ADVERTISEMENT

Dalam APBN 2024, lebih dari 70 persen penerimaan negara bersumber dari perpajakan. Sementara tax ratio Indonesia masih berada di kisaran 10–11 persen PDB (Kemenkeu, 2024).

Untuk menjaga ruang fiskal, reformasi perpajakan menjadi agenda utama. UMKM yang selama ini dianggap “populasi terbesar tapi kontribusi pajak terendah” menjadi sasaran penting peningkatan kepatuhan.

UMKM Perlu Lebih Siap dengan Era Pengawasan Berbasis Data

ADVERTISEMENT

Meningkatnya pemeriksaan UMKM bukan semata “kebijakan memperketat pengawasan”, melainkan hasil kombinasi dari, Transparansi data akibat integrasi NIK–NPWP, Jejak transaksi digital yang semakin besar, Ketidaksesuaian omzet vs pajak yang dibayar, Penggunaan risk engine DJP, Kebutuhan negara meningkatkan kepatuhan pajak.

Pemeriksaan bukan berarti UMKM dicurigai, tetapi bagian dari normalisasi pengawasan modern. UMKM yang tertib administrasi justru akan lebih aman dan dapat menikmati banyak fasilitas—dari kemudahan restitusi, akses pembiayaan, hingga peluang masuk rantai pasok besar.*

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Hartono Penyuluh Ahli Madya Kanwil DJP Kalimantan Barat.Kementerian Keuangan dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP)pemeriksaan pajakUMKM
ADVERTISEMENT
Previous Post

Telkomsel Salurkan Bantuan Sosial dan Percepatan Pemulihan Jaringan di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat

Next Post

Lahir dari Kesenjangan Informasi, LuarKampus Kini Berdaya

Related Posts

Menutup Tax Gap: Reformasi Pajak yang Harus Diikuti Pengusaha
OPINI

Menutup Tax Gap: Reformasi Pajak yang Harus Diikuti Pengusaha

4 Desember 2025
Mudah, Pengajuan dan Cek Pemberitahuan NPPN melalui Coretax
OPINI

Mudah, Pengajuan dan Cek Pemberitahuan NPPN melalui Coretax

3 Desember 2025
Insentif Pajak 2025: Manfaatkan Peluang Keringanan Pajak untuk Masyarakat
OPINI

Insentif Pajak 2025: Manfaatkan Peluang Keringanan Pajak untuk Masyarakat

2 Desember 2025
Flexing Pajak, Bukan Cuma Pamer Kaya
OPINI

Flexing Pajak, Bukan Cuma Pamer Kaya

29 November 2025
Waspada Penipuan Berkedok Pajak: Kenali Kanal Resmi DJP
OPINI

Waspada Penipuan Berkedok Pajak: Kenali Kanal Resmi DJP

28 November 2025
Pajak Pro Rakyat: Gotong Royong yang Tak Pernah Pudar
OPINI

Pajak Pro Rakyat: Gotong Royong yang Tak Pernah Pudar

27 November 2025
Next Post
Lahir dari Kesenjangan Informasi, LuarKampus Kini Berdaya

Lahir dari Kesenjangan Informasi, LuarKampus Kini Berdaya

SMARTFREN Fun Run Pontianak 2025

SMARTFREN Fun Run Pontianak 2025

Ketahanan Ekonomi Indonesia Kuat di Tengah Geopolitik Global

Ketahanan Ekonomi Indonesia Kuat di Tengah Geopolitik Global

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Tiga Fokus Pengembangan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah
  • Energi Surya Semakin Banyak Digunakan Perusahaan
  • Indosat 5G Hadir di Pontianak, Bawa Pengalaman Digital Lebih Dekat
  • AHM Dorong Transformasi Layanan Melalui KLHN 2026
  • Perayaan HUT ke-56, Astra Motor Salurkan 560 Kantong Darah Melalui Aksi Donor Serentak di 12 Provinsi

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.