Melalui pendekatan ini, siswa diajak memahami bahwa pajak adalah bentuk gotong royong masyarakat untuk membiayai fasilitas umum dan layanan pemerintah. Selain itu, siswa juga diperkenalkan dengan konsep dasar APBN, serta bagaimana penerimaan pajak digunakan untuk program-program publik, seperti Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan berbagai layanan pendidikan, kesehatan, serta infrastruktur.
Contoh-contoh konkret tersebut membantu siswa menghubungkan materi dengan pengalaman nyata dalam kehidupan mereka. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen DJP untuk menanamkan pemahaman perpajakan sejak usia sekolah melalui pendekatan edukasi yang kreatif, menyenangkan, dan mudah dipahami.
Kanwil DJP Kalimantan Barat berharap kegiatan ini memberikan pengalaman bermakna bagi siswa MI Imaduddin dan menumbuhkan kesadaran pajak sebagai nilai yang dibawa hingga dewasa.*











Discussion about this post