ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Kamis, Januari 8, 2026
Matrabisnis
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home News

Kemajuan Teknologi AI Mengubah Tempat Kerja Lebih Cepat

Matrabisnis by Matrabisnis
21 November 2025
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
Forum akal imitasi (AI) dan dunia kerja kelima ILO mengeksplorasi bagaimana AI dapat mendorong kesetaraan di tempat kerja. (ist)

Forum akal imitasi (AI) dan dunia kerja kelima ILO mengeksplorasi bagaimana AI dapat mendorong kesetaraan di tempat kerja. (ist)

ADVERTISEMENT

Kemajuan teknologi, khususnya akal imitasi (AI), mengubah tempat kerja dengan lebih cepat dan signifikan dibandingkan sebelumnya di berbagai kelompok demografis. Kendati AI dapat melakukan analisis data yang lebih cepat dan luas dibandingkan manusia, keputusan yang diambil oleh AI bergantung pada data yang digunakan.

Alhasil, jika data dasar yang digunakan bias atau tidak lengkap, algoritma yang dihasilkan dapat memperkuat ketidaksetaraan, diskriminasi atau pengucilan.

READ ALSO

2026, Pekerja di Lima Sektor Padat Karya ini Bebas PPh

Sepanjang 2025, Polda Kalbar Catat 4.144 Laporan

Mesin-mesin perekrutan dalam berbagai konteks telah menunjukkan preferensi terhadap kandidat laki-laki dibandingkan perempuan karena bergantung pada data selama sepuluh tahun terakhir, yang secara dominan mencerminkan dominasi laki-laki dalam pencarian pekerjaan pekerjaan.

Di Indonesia, tantangan terkait kesetaraan gender dan non-diskriminasi di tempat kerja masih terjadi. Menurut Survei Tenaga Kerja Nasional 2025, tingkat partisipasi tenaga kerja perempuan tetap rendah sekitar 56,42 persen, dibandingkan dengan sekitar 84,66 persen untuk laki-laki.

ADVERTISEMENT

Dalam konteks ini, dan dengan tujuan untuk mengeksplorasi potensi AI dalam mengurangi atau memperburuk ketidaksetaraan dan diskriminasi di tempat kerja, Kantor Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) untuk Indonesia dan Timor-Leste menyelenggarakan forum bertajuk Dialog Kebijakan: Akal Imitasi (AI) dan Non-Diskriminasi di Dunia Kerja pada 20 November 2025 di Jakarta.

Forum ini, yang merupakan forum kelima dari serangkaian diskusi khusus yang difasilitasi oleh ILO tentang AI dan dunia kerja, menghadirkan Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

ADVERTISEMENT

Ia menekankan komitmen kementerian dalam mengembangkan AI secara bertanggung jawab, dengan menyoroti pembentukan gugus tugas yang berfokus pada AI yang berorientasi pada manusia.

“Kami sangat menghargai Forum AI ILO dalam membahas peluang dan tantangan AI serta implikasinya yang luas. Penting untuk menghadapi isu-isu ini agar AI dapat berkontribusi positif terhadap perkembangan manusia dan membantu menutup kesenjangan yang mempertahankan diskriminasi. Karena sistem AI sangat bergantung pada masukan data dan semakin diterapkan dalam kebijakan perekrutan, profiling dan promosi, kita harus memastikan bahwa sistem tersebut menghasilkan hasil yang adil,” ujarnya.

Sementara Pawel Gmyrek Peneliti Senior di Departemen Penelitian ILO di Jenewa membahas adopsi AI di tempat kerja, menyoroti penelitian terbaru ILO tentang Generative AI (GenAI) dan ketenagakerjaan.

Secara global, satu dari empat pekerja berada di bidang pekerjaan yang terpapar GenAI dalam berbagai tingkat. Sekitar 3,3 persen tenaga kerja global masuk dalam kategori paparan tertinggi, dengan perbedaan signifikan antara tenaga kerja perempuan (4,7 persen) dan laki-laki (2,4 persen).

Page 1 of 2
12Next
Tags: Dialog Kebijakan: Akal Imitasi (AI) dan Non-Diskriminasi di Dunia KerjailoKemajuan teknologikhususnya akal imitasi (AI)mengubah tempat kerja dengan lebih cepatPawel Gmyrek Peneliti Senior di Departemen Penelitian ILO di JenewaPratikno Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.Simrin Singh Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor-Leste
ADVERTISEMENT
Previous Post

Indosat Rayakan Perjalanan 58 Tahun, Transformasi Menuju AI TechCo

Next Post

TIM FEB Untan Raih Juara 1 Nasional P2MW 2025

Related Posts

2026, Pekerja di Lima Sektor Padat Karya ini Bebas PPh
News

2026, Pekerja di Lima Sektor Padat Karya ini Bebas PPh

5 Januari 2026
Sepanjang 2025, Polda Kalbar Catat 4.144 Laporan
News

Sepanjang 2025, Polda Kalbar Catat 4.144 Laporan

5 Januari 2026
Penumpang Arus Balik Natal di Bandara Supadio Meningkat 10 Persen
News

Penumpang Arus Balik Natal di Bandara Supadio Meningkat 10 Persen

5 Januari 2026
Tukar Poin Telkomsel Program Undi Undi Hepi, Pelanggan di Pontianak Raih Hadiah Sepeda Motor
News

Tukar Poin Telkomsel Program Undi Undi Hepi, Pelanggan di Pontianak Raih Hadiah Sepeda Motor

3 Januari 2026
KUHAP Baru Perkenalkan Mekanisme Hukum Terbaru
News

KUHAP Baru Perkenalkan Mekanisme Hukum Terbaru

3 Januari 2026
Menko Yusril : Penegakan Hukum Memasuki Era Baru
News

Menko Yusril : Penegakan Hukum Memasuki Era Baru

3 Januari 2026
Next Post
TIM FEB Untan Raih Juara 1 Nasional P2MW 2025

TIM FEB Untan Raih Juara 1 Nasional P2MW 2025

XLSMART Setujui Pembagian Tambahan Dividen Tunai Rp 2,89 Triliun

XLSMART Setujui Pembagian Tambahan Dividen Tunai Rp 2,89 Triliun

TIM FEB Untan Raih Juara 1 Nasional P2MW 2025

Program Studi Untan Raih Akreditasi Internasional

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Bank Kalbar Buktikan Diri sebagai Pilar Keuangan Daerah yang Tangguh
  • Indosat Catat Peningkatan Trafik Data Signifikan Sepanjang 2025
  • OJK Siapkan Aturan Baru bagi Influencer Keuangan
  • Memanasnya Hubungan AS dan Venezuela Pengaruhi Pasar Keuangan
  • 2026, Pekerja di Lima Sektor Padat Karya ini Bebas PPh

Arsip

  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.

Kategori

  • ADVERTORIAL
  • Bursa
  • Digital
  • Ekonomi Bisnis
  • Entertainment
  • Film
  • Internasional
  • Kedai
  • Kesehatan
  • Komoditi
  • Lifestyle
  • Musik
  • News
  • OPINI
  • Otomotif
  • PROMOTED
  • Properti
  • Sosok
  • Sport
  • Tak Berkategori
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Bank Kalbar Buktikan Diri sebagai Pilar Keuangan Daerah yang Tangguh
  • Indosat Catat Peningkatan Trafik Data Signifikan Sepanjang 2025
  • OJK Siapkan Aturan Baru bagi Influencer Keuangan
  • Memanasnya Hubungan AS dan Venezuela Pengaruhi Pasar Keuangan

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.