ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Senin, Agustus 17, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home News

Kementerian Pertanian dan FAO Berhasil Atasi Demam Babi Afrika di Kalbar

Matrabisnis by Matrabisnis
15 Agustus 2025
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
Kegiatan Lokakarya Diseminasi Hasil Program Community ASF Biosecurity Interventions (CABI) di Hotel Mercure Pontianak, Kamis. (ist)

Kegiatan Lokakarya Diseminasi Hasil Program Community ASF Biosecurity Interventions (CABI) di Hotel Mercure Pontianak, Kamis. (ist)

ADVERTISEMENT

“Meskipun program CABI telah berakhir di Kalimantan Barat, dampaknya harus terus dilanjutkan. Biosekuriti bukan lagi pilihan, tetapi sebuah keharusan,” ucap Agung Suganda, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian.

Program ini telah membuktikan bahwa langkah-langkah praktis dan terjangkau dapat memberikan perbedaan nyata dalam mencegah penyebaran ASF, terutama di tingkat peternakan.

READ ALSO

Transaksi QRIS di Kalbar Capai Rp 6,5 Triliun

Distribusi Air Bersih Jangkau 208 Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya

“Upaya ini akan terus diperkuat, diperluas, dan direplikasi secara nasional sebagai bagian penting dari strategi kesehatan hewan nasional kita,” imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Rajendra Aryal, Perwakilan FAO untuk Indonesia dan Timor-Leste, menekankan bahwa program CABI telah membangun dasar yang kuat dalam pencegahan jangka panjang ASF yang dapat dijalankan secara berkelanjutan oleh komunitas.

ADVERTISEMENT

“CABI bukan sekadar proyek, tetapi sebuah investasi pada peternak. Dengan membangun kapasitas lokal dan mendorong praktik biosekuriti berbiaya rendah, kita dapat memberikan dampak nyata dalam melindungi ternak babi dan menjamin mata pencaharian peternak. FAO terus berkomitmen mendukung Indonesia dalam upaya memperkuat sistem kesehatan hewan,” kata Rajendra.

Ini menandai pencapaian penting, namun bukan akhir dari perjalanan. Program CABI telah menciptakan momentum positif bagi Indonesia, membuktikan bahwa solusi praktis—jika didukung oleh kolaborasi yang kuat—dapat menghasilkan dampak yang berkelanjutan.

Meskipun ancaman ASF masih terus ada, semakin banyak wilayah kini lebih siap dalam merespons ancaman penyakit. Mempertahankan capaian ini dan memperluasnya secara nasional akan menjadi kunci untuk menjamin masa depan kesehatan hewan di Indonesia. **

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Agung Suganda Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian.ASFberhasil mengatasi Demam Babi Afrika (Community African Swine Fever Biosecurity Intervention/CABI) di Kalimantan BaratGubernur Kalbar Ria NorsanHeronimus HeroKementerian Pertanian (Kementan)Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalimantan BaratLokakarya Diseminasi Hasil Program Community ASF Biosecurity Interventions (CABI)Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (Food and Agriculture Organization/FAO)penyakit virus yang sangat menular.program CABIProgram Intervensi Biosekuriti KomunitasPusat Darurat untuk Penyakit Hewan Lintas Batas (Emergency Centre for Transboundary Animal Diseases/ECTAD) IndonesiaRajendra Aryal Perwakilan FAO untuk Indonesia dan Timor-Leste
ADVERTISEMENT
Previous Post

Merdeka dari Ancaman Digital, Tri Bekali Anak Muda dengan Solusi Teknologi AI: Anti Spam dan Scam

Next Post

SIMPATI 8 Run Telkomsel One 2025 Digelar di Pontianak

Related Posts

Transaksi QRIS di Kalbar Capai Rp 6,5 Triliun
News

Transaksi QRIS di Kalbar Capai Rp 6,5 Triliun

17 Agustus 2026
Distribusi Air Bersih Jangkau 208 Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya
News

Distribusi Air Bersih Jangkau 208 Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya

17 Agustus 2026
Pembiayaan UMKM Lintas Sektor Capai Rp1.948,72 Triliun
News

Pembiayaan UMKM Lintas Sektor Capai Rp1.948,72 Triliun

13 Agustus 2026
Indeks Literasi Keuangan Indonesia 69,57 Persen
News

Indeks Literasi Keuangan Indonesia 69,57 Persen

13 Agustus 2026
Sensus Ekonomi 2026 di Kalbar Capai 68,62 Persen dari Target 82 Persen
News

Pertumbuhan Ekonomi Kalbar Melambat, Tapi Masih Solid

12 Agustus 2026
Penduduk Miskin Kalbar 313,37 Ribu Orang
News

Penduduk Miskin Kalbar 313,37 Ribu Orang

12 Agustus 2026
Next Post
SIMPATI 8 Run Telkomsel One 2025 Digelar di Pontianak

SIMPATI 8 Run Telkomsel One 2025 Digelar di Pontianak

AZKO Ajak Masyarakat Bebas Belanja Tanpa Batas

AZKO Ajak Masyarakat Bebas Belanja Tanpa Batas

MODENA Luncurkan Onyx Series

MODENA Luncurkan Onyx Series

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Transaksi QRIS di Kalbar Capai Rp 6,5 Triliun
  • Polytron Pontianak International Challenge 2026 Hadirkan Peserta 18 Negara
  • Adopsi 5G Tumbuh Positif, SMARTFREN Perluas Pengalaman Unlimited 5G
  • Distribusi Air Bersih Jangkau 208 Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya
  • Polytron Pontianak International Challenge 2026 Siap Digelar

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.