ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Senin, Agustus 17, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home News

BPKP Soroti Kepemimpinan Risiko

Matrabisnis by Matrabisnis
31 Juli 2025
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Barat Rudy M. Harahap saat didapuk menjadi Influencer dalam Library Cafe Auditing MRPN Series #4 yang diselenggarakan Pusat Strategi Kebijakan Pengawasan (Putrajakwas) BPKP pada Selasa. (ist)

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Barat Rudy M. Harahap saat didapuk menjadi Influencer dalam Library Cafe Auditing MRPN Series #4 yang diselenggarakan Pusat Strategi Kebijakan Pengawasan (Putrajakwas) BPKP pada Selasa. (ist)

ADVERTISEMENT

Terakhir, sebagai Pengambil Keputusan berdasarkan Risiko, pemimpin harus menggunakan data makro strategis, kerentanan sosial, dan indikator risiko lainnya untuk membuat keputusan yang bijak.

Dalam kegiatan tersebut, Rudy juga mengambil contoh cerita kesuksesan di Provinsi Kalimantan Barat terkait Penanganan Karhutla dari upaya reaktif menjadi preventif, dimana hal tersebut ditandai dengan transformasi strategis dari budaya risiko di lapangan.

READ ALSO

Transaksi QRIS di Kalbar Capai Rp 6,5 Triliun

Distribusi Air Bersih Jangkau 208 Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya

Diskusi pada kegiatan siang hari itu juga diperkaya dengan materi yang disampaikan  oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan Ayi Riyanto yang juga menjadi influencer dalam kegiatan tersebut.

Dalam paparannya, Ayi menekankan, membangun budaya risiko yang efektif memerlukan empat pilar kepemimpinan utama, yaitu menjadi panutan (Role Model), menyampaikan pesan eksplisit, memberikan insentif, serta menunjukkan simbol dan tindakan nyata.

“Keteladanan dinilai jauh lebih berpengaruh dibandingkan instruksi formal, sementara kejelasan kebijakan dan penghargaan atas pengelolaan risiko menjadi kunci agar risiko tidak diabaikan dalam rutinitas organisasi,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kepemimpinan pun harus konsisten antara ucapan dan perbuatan—walk the talk—untuk menciptakan dampak simbolis yang kuat dalam pembentukan budaya risiko, jelasnya lagi.

Diakui oleh Rudy, pembentukan kepemimpinan risiko untuk membangun budaya risiko memerlukan waktu yang tidak sedikit.

“Ketika bicara budaya risiko, harus ada shifting paradigm dalam melihat manajemen risiko. Hal tersebut betul-betul memerlukan proses peresapan nilai bersama,” ujarnya

Kegiatan “Library Cafe Auditing MRPN Series #4” tersebut diharapkan menjadi katalisator bagi seluruh unsur pemerintah pusat dan daerah. Hal ini akan membuat semakin disadari pentingnya kepemimpinan risiko dalam mewujudkan pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berdaya tahan.**

Page 2 of 2
Prev12
Tags: budaya risikoInfluencer dalam Library Cafe Auditing MRPN Series #4KepemimpinanPusat Strategi Kebijakan Pengawasan (Putrajakwas) BPKP
ADVERTISEMENT
Previous Post

Terpenting Jaringan Luas Sinyal Kencang Hidup Berdaya

Next Post

Indosat Pertahankan Profitabilitas di Tengah Situasi Pasar yang Menantang

Related Posts

Transaksi QRIS di Kalbar Capai Rp 6,5 Triliun
News

Transaksi QRIS di Kalbar Capai Rp 6,5 Triliun

17 Agustus 2026
Distribusi Air Bersih Jangkau 208 Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya
News

Distribusi Air Bersih Jangkau 208 Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya

17 Agustus 2026
Pembiayaan UMKM Lintas Sektor Capai Rp1.948,72 Triliun
News

Pembiayaan UMKM Lintas Sektor Capai Rp1.948,72 Triliun

13 Agustus 2026
Indeks Literasi Keuangan Indonesia 69,57 Persen
News

Indeks Literasi Keuangan Indonesia 69,57 Persen

13 Agustus 2026
Sensus Ekonomi 2026 di Kalbar Capai 68,62 Persen dari Target 82 Persen
News

Pertumbuhan Ekonomi Kalbar Melambat, Tapi Masih Solid

12 Agustus 2026
Penduduk Miskin Kalbar 313,37 Ribu Orang
News

Penduduk Miskin Kalbar 313,37 Ribu Orang

12 Agustus 2026
Next Post
Indosat Pertahankan Profitabilitas di Tengah Situasi Pasar yang Menantang

Indosat Pertahankan Profitabilitas di Tengah Situasi Pasar yang Menantang

XL Gandeng OPPO dan Motorola Hadirkan Bundling Smartphone Terbaru

XL Gandeng OPPO dan Motorola Hadirkan Bundling Smartphone Terbaru

KUPONWAH Diluncurkan, BI Apresiasi Kolaborasi Antardaerah

KUPONWAH Diluncurkan, BI Apresiasi Kolaborasi Antardaerah

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Transaksi QRIS di Kalbar Capai Rp 6,5 Triliun
  • Polytron Pontianak International Challenge 2026 Hadirkan Peserta 18 Negara
  • Adopsi 5G Tumbuh Positif, SMARTFREN Perluas Pengalaman Unlimited 5G
  • Distribusi Air Bersih Jangkau 208 Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya
  • Polytron Pontianak International Challenge 2026 Siap Digelar

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.