ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Senin, Agustus 17, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home News

Hanya 30 Persen Anggaran Efektif

BPKP Ajak Pemda "Cas Ulang Baterai" Anggaran di Tengah Program Efisiensi

Matrabisnis by Matrabisnis
2 Juni 2025
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
Koordinator Pengawasan Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah Sigit Sulistyohadi mewakili Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Barat pada pertemuan Pemprov Kalbar. (ist)

Koordinator Pengawasan Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah Sigit Sulistyohadi mewakili Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Barat pada pertemuan Pemprov Kalbar. (ist)

ADVERTISEMENT

“Hasilnya, “tidak memprihatinkan tetapi juga tidak membanggakan,” katanya,

Dari temuan hasil pengawasan BPKP tersebut, ternyata anggaran yang benar-benar berpotensi efisien, efektif, dan pada track yang benar untuk mencapai hasil pembangunan di Kalimantan Barat tidak besar.

READ ALSO

Transaksi QRIS di Kalbar Capai Rp 6,5 Triliun

Distribusi Air Bersih Jangkau 208 Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya

“Hampir sama dengan nasional, hanya 30 persen dari total anggaran pada lima sektor prioritas yang berpotensi efektif dan efisien,” bebernya.

Lima sektor tersebut adalah pendidikan, kesehatan, kemiskinan, stunting, dan ketahanan pangan. Sigit mengibaratkan, kondisi saat ini seperti baterai ponsel yang hanya tersisa 30 persen.

“Apakah kita akan bisa berkomunikasi menggunakan ponsel tersebut dengan baik? Kita perlukan mengecas lagi baterai tersebut, agar bisa efektif,” ujarnya.

Ini menjadi tantangan semua pihak, tantangan pemerintah daerah di Kalimantan Barat ini, baik tingkat provinsi maupun kabupaten.

ADVERTISEMENT

“Jika perilaku dalam menyusun perencanaan dan penganggaran hanya mampu menyisakan kemampuan 30 persen, maka program efisiensi pun akan bernasib sama,” tambahnya.

Strategi BPKP untuk “Mengecas Ponsel” Anggaran di Triwulan II

ADVERTISEMENT

Untuk “mengecas ponsel” anggaran agar mencapai kapasitas 100 persen, BPKP akan menerapkan tiga strategi pada triwulan kedua tahun 2025 ini. Pertama, melakukan pengawasan terhadap inflasi daerah.

Ke dua, BPKP melakukan pengawasan Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), yaitu BPKP akan membantu pemerintah daerah memotret kondisi pengelolaan PAD, meliputi pajak, retribusi, kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), termasuk pemanfaatan aset daerah yang mungkin belum optimal.

Ke tiga, BPKP melakukan pengawasan Pengelolaan Belanja dan Pengeluaran Pembiayaan, yaitu BPKP akan melakukan pengawasan terhadap pengelolaan Transfer Kas Daerah (TKD), dengan memotret dampak efisiensi TKD setelah Inpres 1/2025 untuk dilaporkan kepada Presiden, serta tata kelola belanja, yaitu dengan melihat disiplin penggunaan belanja dan apakah mandatory spending di daerah masih tetap bertahan.**

Page 2 of 2
Prev12
Tags: 30 persen anggaran yang diperkirakan efektifBPKPKoordinator Pengawasan Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah Sigit Sulistyohadi
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ajang Bergengsi AHM Best Student 2025 Resmi Dibuka 

Next Post

VISION+ dan Indosat Kolaborasi Tingkatkan Konten Digital Berkualitas

Related Posts

Transaksi QRIS di Kalbar Capai Rp 6,5 Triliun
News

Transaksi QRIS di Kalbar Capai Rp 6,5 Triliun

17 Agustus 2026
Distribusi Air Bersih Jangkau 208 Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya
News

Distribusi Air Bersih Jangkau 208 Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya

17 Agustus 2026
Pembiayaan UMKM Lintas Sektor Capai Rp1.948,72 Triliun
News

Pembiayaan UMKM Lintas Sektor Capai Rp1.948,72 Triliun

13 Agustus 2026
Indeks Literasi Keuangan Indonesia 69,57 Persen
News

Indeks Literasi Keuangan Indonesia 69,57 Persen

13 Agustus 2026
Sensus Ekonomi 2026 di Kalbar Capai 68,62 Persen dari Target 82 Persen
News

Pertumbuhan Ekonomi Kalbar Melambat, Tapi Masih Solid

12 Agustus 2026
Penduduk Miskin Kalbar 313,37 Ribu Orang
News

Penduduk Miskin Kalbar 313,37 Ribu Orang

12 Agustus 2026
Next Post
VISION+ dan Indosat Kolaborasi Tingkatkan Konten Digital Berkualitas

VISION+ dan Indosat Kolaborasi Tingkatkan Konten Digital Berkualitas

OJK Peringati Harlah Pancasila, Kuatkan Pengawasan Jasa Keuangan

OJK Peringati Harlah Pancasila, Kuatkan Pengawasan Jasa Keuangan

Rekor Baru Investor Saham Indonesia Lampaui 7 Juta SID

Rekor Baru Investor Saham Indonesia Lampaui 7 Juta SID

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Transaksi QRIS di Kalbar Capai Rp 6,5 Triliun
  • Polytron Pontianak International Challenge 2026 Hadirkan Peserta 18 Negara
  • Adopsi 5G Tumbuh Positif, SMARTFREN Perluas Pengalaman Unlimited 5G
  • Distribusi Air Bersih Jangkau 208 Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya
  • Polytron Pontianak International Challenge 2026 Siap Digelar

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.