ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Kamis, September 17, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi Bisnis

OJK Kalbar Inisiasi Program Pemberdayaan Disabilitas

Matrabisnis by Matrabisnis
13 Juli 2024
in Ekonomi Bisnis
Reading Time: 4 mins read
A A
Pembukaan program pemberdayaan disabilitas parapreneur dan parafluencer Kalbar di Pontianak, Kamis.(ist)

Pembukaan program pemberdayaan disabilitas parapreneur dan parafluencer Kalbar di Pontianak, Kamis.(ist)

ADVERTISEMENT

Pelaksanaan program pelatihan dimulai dengan kegiatan Literasi Keuangan, berupa pengenalan OJK dan sektor jasa keuangan, program inklusi akses permodalan, pembiayaan, tabungan, dan jaminan sosial ketenagakerjaan, serta kampanye tentang waspada aktivitas keuangan ilegal seperti investasi bodong dan pinjol ilegal.

Untuk inklusi keuangan, seluruh peserta dibukakan tabungan oleh Bank Kalbar, dan untuk peserta yang berusia 17 tahun ke atas, seluruhnya telah didaftarkan pada program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian di BPJS Ketenagakerjaan.

READ ALSO

6th IPOSC 2026: Pertemuan Edukasi Petani Sawit Berkelanjutan

Indeks Orientasi Bisnis Perbankan Berada di Zona Optimis

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan rangkaian pelatihan. Melalui program Parapreneur Kalimantan Barat, para peserta diberikan pelatihan kewirausahaan bidang barista dan UMKM kuliner. Materi pelatihan kewirausahaan yang diberikan, mulai dari konsep dasar masing-masing bidang usaha, product knowledge, penyajian, pengemasan, manajemenis bisnis, hingga pada aspek hospitality layanan yang berkualitas.

ADVERTISEMENT

Selain itu, terdapat pula kelas parapreneur untuk budidaya pertanian dengan komoditi jahe, di mana peserta diberikan pemahaman mendalam tentang varietas jahe, teknik penanaman, perawatan, pemupukan, hingga pada aspek pemasaran hasil panen.

Untuk program Parafluencer Kalimantan Barat, para peserta diberikan pelatihan Videography, Photography dan Copy Writter, sehingga peserta diharapkan memiliki konsep dasar tentang penciptaan konten – konten literasi, promosi, dokumentasi, dan beragam bentuk komunikasi lainnya.

ADVERTISEMENT

Selanjutnya untuk program ini, kepada Penyandang Disabilitas yang nantinya dapat menghasilkan konten-konten literasi keuangan, akan didapuk sebagai Duta Literasi dan Inklusi Keuangan OJK, yang akan menjadi mitra OJK dalam beragam program dan kegiatan literasi dan inklusi keuangan.

OJK juga turut melibatkan Satuperdua Kopi Tiam, yang tidak hanya berfungsi sebagai wadah praktik langsung para penyandang disabilitas untuk berwirausaha, namun juga sebagai Learning Center Pemberdayaan Disabilitas.

“Masih perlu banyak lagi aksi-aksi yang konkret, aksi-aksi yang nyata bagi penyandang disabilitas. Untuk itu saya mengajak dan menghimbau kepada segenap komponen bangsa untuk bersama-sama melakukan keberpihakan yang dapat direalisasikan dengan menjalankan program-program disabilitas, tidak terbatas pada pemberian bantuan fisik, namun dapat berupa program -program pemberdayaan,” imbuh Maulana.

Pj Gubernur Kalbar, Harisson dalam sambutannya menyatakan, akan terus berupaya mendorong peningkatan pelayanan sebagai bagian dari pembangunan inklusif dan memberikan ruang gerak yang sama bagi penyandang disabilitas. Dan akan terus berupaya mendorong peningkatan pelayanan sebagai bagian dari pembangunan inklusif serta memberikan ruang gerak yang sama bagi penyandang disabilitas.

“Saya berharap semua komponen bangsa, masyarakat Kalbar dapat terus berinovasi, berkreasi dan harus kita bantu (dalam arti memfasilitasi), supaya kita dapat berkembang menuju negara yang maju dan masyarakat yang sejahtera,” ujarnya.

Sementara itu Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kalbar, Mustaat Saman berkata, para penyandang disabilitas harus memiliki skill, karena sebanyak 80 persen penyandang disabilitas ingin melakukan percobaan bunuh diri.

“Jadi kami ingin menjawab tantangan masa depan, bahwa kami harus memiliki keahlian serta inovasi. Kekurangan kita dari segi fisik, materi bukan menjadi persoalan tapi mau tidak mau kita harus bangkit,” kata Ketua NPCI Kalbar.

Dirinya mengungkapkan bahwa Cafe Satuperdua Kopi Tiam dan Learning Center Pemberdayaan memang didedikasikan untuk Penyandang Disabilitas.

“Di sini kita akan bina, kita asah skillnya untuk masa depan mereka, karena kita harus menjawab tantangan masa depan dan tidak kalah dengan orang-orang non disabilitas,” tegasnya. **

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Kepala OJK Kalbar Maulana Yasinpemberdayaan disabilitas Parapreneur dan Parafluencer KalbarPenjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat dr. Harisson
ADVERTISEMENT
Previous Post

PLN Ajukan 3 Triliun PMN 2025 untuk Bangun Kelistrikan Daerah Terpencil

Next Post

Toys Kingdom Hadirkan Toko Pertama di Kalbar

Related Posts

6th IPOSC 2026: Pertemuan Edukasi Petani Sawit Berkelanjutan
Ekonomi Bisnis

6th IPOSC 2026: Pertemuan Edukasi Petani Sawit Berkelanjutan

14 September 2026
Peraturan Devisa Hasil Ekspor SDA Diharap Menarik Minat Eksportir
Ekonomi Bisnis

Indeks Orientasi Bisnis Perbankan Berada di Zona Optimis

12 September 2026
OJK Setujui Perluasan Wilayah Usaha Gadai Elektronik Jakarta
Ekonomi Bisnis

OJK Setujui Perluasan Wilayah Usaha Gadai Elektronik Jakarta

10 September 2026
OJK Pastikan Pasar Modal Indonesia akan Kembali Membaik
Ekonomi Bisnis

OJK Tetapkan 1.277 Sanksi Pelanggaran Aturan Pasar Modal

5 September 2026
Melapak di Marketplace Membuka Jendela Pasar
Ekonomi Bisnis

Melapak di Marketplace Membuka Jendela Pasar

29 Agustus 2026
KKI 2026, Produk UMKM Kalbar Raup Penjualan Rp 535 Juta
Ekonomi Bisnis

KKI 2026, Produk UMKM Kalbar Raup Penjualan Rp 535 Juta

27 Agustus 2026
Next Post
Toys Kingdom Hadirkan Toko Pertama di Kalbar

Toys Kingdom Hadirkan Toko Pertama di Kalbar

Edukasi Vokasi Dunia Industri di SMKN 7 dari Asmo Kalbar

Edukasi Vokasi Dunia Industri di SMKN 7 dari Asmo Kalbar

Jaringan FMC XL Axiata Terus Meluas di Sulawesi

Jaringan FMC XL Axiata Terus Meluas di Sulawesi

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • AHM Perluas Akses Pendidikan Vokasi ke Pelosok Indonesia
  • XLSMART Hadirkan #ByeByeBox Campus Roadshow to ITB
  • Penerimaan Mahasiswa Baru STIKes Yarsi Meningkat 83 Persen
  • Re-Opening Astra Motor Ayani, Kembali Hadir dengan Konsep Terbaru
  • Norjemah Pihtar Untan Hadir di Balai Pelestarian Kebudayaan Kalbar

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.