ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Kamis, April 2, 2026
Matrabisnis
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi Bisnis

Pemda Diminta Tidak Kendor Lakukan Strategi 4 K

Matrabisnis by Matrabisnis
24 April 2024
in Ekonomi Bisnis
Reading Time: 4 mins read
A A
Pertemuan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kalimantan Barat di Pontianak, Selasa.(matra)

Pertemuan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kalimantan Barat di Pontianak, Selasa.(matra)

ADVERTISEMENT

Mencermati dampak terjadinya perang/tekanan geopolitik antara Israel dan Iran terhadap melemahnya nilai tukar, melambungnya harga minyak dunia serta dampaknya bagi harga komoditas dan tingkat inflasi global termasuk Indonesia, Pemerintah daerah (Pemda) diminta untuk tidak kendor melakukan sinergi, serta langkah-langkah Strategi 4 K (Kestabilan Harga, Kelancaran Distribusi, Ketersediaan Pasokan dan Komunikasi Efektif).

Dalam pertemuan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pj Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) bersama Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Barat, Selasa 23 April 2023 di Pontianak, juga dibahas upaya khusus optimasi lahan (Opla) rawa di Kalbar tahun anggaran 2024.

READ ALSO

Nilai Neraca Perdagangan Kalbar Surplus 66,63 Juta Dolar

Kinerja Solid, Bank Kalbar Awali 2026 dengan Pertumbuhan Tetap Positif

“Kita ketahui bersama, bahwa angka inflasi Kalbar untuk bulan Maret 2024 secara tahunan (yoy) sebesar 2,51 persen di bawah angka nasional sebesar 3,05 persen. Kalbar berada dalam peringkat sepuluh provinsi, dengan angka inflasi terendah secara nasional. Saya mengucapkan terima kasih secara khusus kepada Kota Pontianak serta Kabupaten/Kota IHK dan Non IHK lainya, yang terus mendukung pengendalian inflasi Kalimantan Barat,” ujar Pj Gubernur Kalbar, Harisson.

Diungkapkan, bahwa berdasarkan data Indeks Perkembangan  (IPH) sepanjang bulan Maret 2024, menunjukkan komoditi beras sebagai penyumbang IPH tertinggi, namun hingga minggu ke tiga bulan April, komoditi beras tidak muncul lagi sebagai penyumbang IPH, pasca penyaluran bantuan pangan beras tahap pertama (Januari – Maret), seiring dengan masuknya periode panen raya sepanjang Maret-April.

Sehingga untuk penyaluran tahap ke dua bulan April – Juni, Bapanas kembali menghimbau Kepala Daerah untuk mendukung penyaluran tersebut,, dan rutin memantau beberapa komoditas pangan yang harganya cenderung meningkat, seperti bawang merah, bawang putih,minyak goreng, daging ayam ras, dan gula pasir.

ADVERTISEMENT

“Khusus untuk bawang putih, berkurangnya pasokan bawang putih secara global membuat persaingan pasar semakin tinggi, yang berdampak pada kenaikan harga pasaran global (harga bawang putih di negara asal (China) hingga mencapai USD 1400–1500 per ton Honan dan USD 1700/ton Kating),” kata Harisson.

Nur Asyura Anggini Sari, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalbar dalam pemaparannya mengungkapkan, data historis enam tahun terakhir kota-kota sampel inflasi di Kalbar, arah inflasi secara umum tergambar dari Kabupaten Sintang sebagai outlier. Tahun 2024, ada penambahan dua kota sampel inflasi, yaitu Kabupaten Kayong Utara dan Ketapang.

Kabupaten Ketapang selama kuartal 1 2024 menjadi pendorong inflasi Kalbar dengan angka inflasi secara tahunan, Januari, Februari dan Maret 2024 sebesar 4,31 persen, 3,5 persen dan 2,75 persen. Berdasarkan data historis inflasi (yoy) tahun 2019 hingga Maret 2024, komoditas penyumbang inflasi terbesar adalah bensin, rokok kretek filter, angkutan udara, bahan bakar rumahtangga, dan minyak goreng.

ADVERTISEMENT

“Komoditas-komoditas tersebut, mempengaruhi kenaikan harga komoditas lain, terutama ongkos angkut distribusi yang dipengaruhi oleh bensin dan angkutan udara,” tutur Anggini.

Komoditas-komoditas bahan bakar rumahtangga dan minyak goreng berpengaruh terhadap kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran. Sedangkan komoditas rokok kretek filter, salah satunya mempengaruhi sub kelompok pemeliharaan, perbaikan, dan keamanan tempat tinggal/perumahan.

“Sedangkan inflasi Pangan Bergejolak tahun 2019 hingga Maret 2024, utamanya didorong penyumbang inflasi oleh komoditas telur ayam ras, minyak goreng, daging ayam ras, beras, bawang putih, dan cabai rawit,” katanya.

Untuk komoditas telur ayam ras dan daging ayam ras, salah satunya dipengaruhi oleh meningkatnya harga pakan jagung, permintaan telur di masyarakat, serta program pemerintah dalam penanganan stunting.

Komoditas cabai rawit dan beras, menjadi salah satu penyumbang inflasi dengan frekuensi tinggi, terutama pada beberapa waktu belakangan ini karena adanya fenomena elnino tahun 2023, pembatasan impor oleh negara produsen, serta banjir sentra produksi di awal tahun 2024.

Page 1 of 2
12Next
Tags: HarissonHigh Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPIDKepala Perwakilan Bank Indonesia KalbarNur Asyura Anggini SariPj Gubernur KalbarStrategi 4 Ktidak kendor
ADVERTISEMENT
Previous Post

Asmo Kalbar dan Auto 2000 Sinergi #Cari_aman

Next Post

Saatnya Optimasi Lahan Rawa Menjadi Sawah

Related Posts

Nilai Neraca Perdagangan Kalbar Surplus 66,63 Juta Dolar
Ekonomi Bisnis

Nilai Neraca Perdagangan Kalbar Surplus 66,63 Juta Dolar

2 April 2026
Kinerja Solid, Bank Kalbar Awali 2026 dengan Pertumbuhan Tetap Positif
Ekonomi Bisnis

Kinerja Solid, Bank Kalbar Awali 2026 dengan Pertumbuhan Tetap Positif

2 April 2026
Bank Kalbar Raih Professional Excellence Award 2026, Tegaskan Kepemimpinan Berkelas Nasional
Ekonomi Bisnis

Bank Kalbar Raih Professional Excellence Award 2026, Tegaskan Kepemimpinan Berkelas Nasional

28 Maret 2026
Terkait Judi Online, OJK Minta Bank Blokir 8.618 Rekening
Ekonomi Bisnis

OJK Pastikan Fundamental Industri Perbankan Tetap Solid

25 Maret 2026
Langgar Ketentuan, POSA dan SBAT Disanksi Rp 5,625 Miliar
Ekonomi Bisnis

Langgar Ketentuan, POSA dan SBAT Disanksi Rp 5,625 Miliar

15 Maret 2026
Literasi Keuangan Syariah Meningkat Signifikan 43,42 Persen
Ekonomi Bisnis

Literasi Keuangan Syariah Meningkat Signifikan 43,42 Persen

13 Maret 2026
Next Post
Pemda Diminta Tidak Kendor Lakukan Strategi 4 K

Saatnya Optimasi Lahan Rawa Menjadi Sawah

Kemnaker Luncurkan Program K3 Nasional Kedua

Kemnaker Luncurkan Program K3 Nasional Kedua

Trafik Data Indosat Melonjak 17 Persen Sepanjang Idul Fitri

Trafik Data Indosat Melonjak 17 Persen Sepanjang Idul Fitri

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Telkomsel Integrasikan Mode Dasar Instagram dengan SIMPATI
  • OJK Lantik Sejumlah Pejabat Strategis
  • Untan Mulai Pemeriksaan Narkoba bagi Mahasiswa Baru
  • Nilai Neraca Perdagangan Kalbar Surplus 66,63 Juta Dolar
  • Kalbar Catat Inflasi 0,25 Persen, Terendah Selama 2026

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
Telkomsel Integrasikan Mode Dasar Instagram dengan SIMPATI
Digital

Telkomsel Integrasikan Mode Dasar Instagram dengan SIMPATI

by Matrabisnis
2 April 2026
0

Mempertegas komitmen dalam menghadirkan pengalaman akses digital yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia, Telkomsel mengumumkan integrasi Mode Dasar Instagram (Instagram...

Read more
OJK Lantik Sejumlah Pejabat Strategis

OJK Lantik Sejumlah Pejabat Strategis

2 April 2026
Untan Mulai Pemeriksaan Narkoba bagi Mahasiswa Baru

Untan Mulai Pemeriksaan Narkoba bagi Mahasiswa Baru

2 April 2026
Nilai Neraca Perdagangan Kalbar Surplus 66,63 Juta Dolar

Nilai Neraca Perdagangan Kalbar Surplus 66,63 Juta Dolar

2 April 2026
Kalbar Catat Inflasi 0,25 Persen, Terendah Selama 2026

Kalbar Catat Inflasi 0,25 Persen, Terendah Selama 2026

2 April 2026

Recent Posts

  • Telkomsel Integrasikan Mode Dasar Instagram dengan SIMPATI
  • OJK Lantik Sejumlah Pejabat Strategis
  • Untan Mulai Pemeriksaan Narkoba bagi Mahasiswa Baru
  • Nilai Neraca Perdagangan Kalbar Surplus 66,63 Juta Dolar

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.