Di sisi likuiditas transaksi, rerata nilai transaksi pasar saham termoderasi di bulan Juli 2023 menjadi Rp 9,66 triliun (mtd) dan Rp10,24 triliun (ytd). Pada Juni 2023 angkanya sebesar Rp 9,64 triliun, dan secara umum di bawah level rerata transaksi harian di 2022, yang sebesar Rp 14,71 triliun.
Di pasar obligasi, indeks pasar obligasi ICBI menguat 0,56 persen dan 7,07 persen (ytd) ke level 369,17. Pada Juni 2023, menguat 0,96 persen (mtd) dan 6,48 persen (ytd).
“Untuk pasar obligasi korporasi, aliran dana keluar investor non-resident tercatat sebesar Rp 269,79 miliar (mtd), dan secara year to date masih tercatat outflow Rp 880,16 miliar,” jelas Inarno.
Sementara pasar SBN masih melanjutkan tren positif dan membukukan inflow investor asing. Pada Juli 2023, non-resident mencatatkan inflow sebesar Rp 8,30 triliun (Juni 2023: inflow Rp17,53 triliun), sehingga mendorong penurunan yield SBN rerata sebesar 1,09 bps di seluruh tenor.
“Secara ytd, yield SBN turun rerata sebesar 53,80 bps di seluruh tenor, dengan non-resident mencatatkan net buy sebesar Rp  93,00 triliun,” katanya.
Di industri reksa dana, Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana per 31 Juli 2023 tercatat sebesar Rp 516,67 triliun atau naik 1,69 persen (mtd) dengan investor Reksa Dana membukukan net subscription sebesar Rp4,21 triliun. Secara ytd, NAB meningkat 2,34 persen dan tercatat net subscription sebesar Rp1,79 triliun.
Penghimpunan dana di pasar modal hingga 31 Juli tercatat sebesar Rp162,09 triliun, dengan emiten baru sebanyak 57 emiten. Nilai emisi emiten IPO tersebut, lebih tinggi dibandingkan pencapaian sepanjang tahun 2022, dan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara, dan ke-4 global pada semester I 2023.
Di pipeline, masih ada 101 rencana Penawaran Umum dengan perkiraan nilai sebesar Rp 72,85 triliun, dan rencana IPO oleh emiten baru sebanyak 66 perusahaan.
“Sedangkan untuk penggalangan dana pada Securities Crowdfunding (SCF), yang merupakan alternatif pendanaan bagi UKM, hingga 31 Juli 2023 telah ada 16 penyelenggara, yang mendapatkan izin dari OJK dengan 429 Penerbit, 156.916 pemodal, dan total dana yang dihimpun sebesar Rp 910 miliar,”ujar Inarno. Â **

















Discussion about this post