ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Rabu, Juni 10, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home Entertainment Lifestyle

Penjaga Laut Ajak Kaum Muda Bikin Aksi Bersama

Yola : Bumi Kita Sudah Tidak Baik-baik Saja

Matrabisnis by Matrabisnis
1 Juli 2023
in Lifestyle
Reading Time: 4 mins read
A A
Yolanda Erina Parede, Koordinator Nasional Penjaga Laut.(matra)

Yolanda Erina Parede, Koordinator Nasional Penjaga Laut.(matra)

ADVERTISEMENT

Ada tiga aksi utama dalam pelaksanaan Rencana Operasional Indonesia’s FOLU Net Sink 2030, yaitu pengurangan emisi, pertahankan serapan, serta peningkatan serapan karbon.

Provinsi Kalimantan Barat sendiri, memiliki potensi besar dalam menyukseskan agenda nasional tersebut. Berdasarkan SK Menteri Kehutanan Nomor 733 Tahun 2014, provinsi ini memiliki luas kawasan hutan mencapai 8.389.600 hektar, atau sekira 57,14 persen dari total luas wilayah Kalimantan Barat.

READ ALSO

Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV

AZKO Boom Sale Kembali Hadir  dengan Penawaran Spesial

Kalbar juga memiliki luas kawasan gambut mencapai 2.793.331 hektar. Kawasan gambut tersebut, terbagi menjadi indikatif fungsi budidaya gambut dan indikatif fungsi lindung gambut di 699 desa.

ADVERTISEMENT

Kawasan mangrove Kalbar mencapai 161.557,19 hektar, tersebar di Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Kayong Utara, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Sambas dan Kota Singkawang.

“Hutan mangrove mempunyai kemampuan 4-5 kali lebih besar dalam penyerapan karbon dibanding hutan mineral,” jelas Herlina dalam pemaparan materinya.

Kepala Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Kalimantan Barat yang diwakili oleh Dwi Listyaningsih, Pengelola Ekosistem Laut dan Pesisir mengungkapkan, tanaman mangrove tersebar seluas lebih dari 137.600 km2, terdistribusi di Asia sebanyak 38,7 persen, Amerika Latin 20,3 persen, Afrika 20,0 persen, Oceania 11,9 persen, Amerika Utara 8,4 persen dan Eropa 0,7 persen.

“Mangrove memiliki kemampuan menyimpan karbon lebih baik dibanding ekosistem terrestrial. Karbon stok mangrove paling banyak di Indonesia, yakni 22,7 persen dari total global,” ungkap Dwi.

Dia menjelaskan, upaya konservasi mangrove dapat mengurangi 10 persen hingga 31 persen dari estimasi emisi tahunan pada sektor penggunaan lahan di Indonesia. Mangrove juga menjadi pelindung daratan dari naiknya permukaan air laut, angin kencang, ombak besar akibat perubahan iklim.

“Mangrove menyimpan carbon 800 hingga1200 ton C/ha (4-5 kali dari hutan daratan), 80 persen C tersimpan di dalam tanah. Pelepasan  emisi ke udara pada hutan mangrove lebih kecil daripada hutan  di daratan. Ini karena pembusukan serasah tanaman aquatic tidak melepaskan  karbon  ke  udara,” tutur dia.

Menurutnya, konversi mangrove menjadi tambak baru, hanya akan menyebabkan carbon yang tersimpan di dalam tanah juga terekspose ke udara, sehingga menghasilkan emisi yang tinggi.

Tanaman mangrove yang mustinya terjaga kelestariannya, kini terancam adanya alih fungsi lahan menjadi industri, pemukiman dan tambak. Itu berdampak pada pencemaran limbah domestik dan limbah berbahaya lain. Meningkatnya illegal logging serta eksploitasi berlebihan, semakin meningkatkan laju abrasi dan potensi kehilangan stok karbon.

Mengantisipasi ancaman tersebut, BPSPL Pontianak melakukan monitoring ekosistem mangrove di Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau Kecil (KKP3K) di Pulau Randayan dan Kendawangan. Juga melakukan rehabilitasi ekosistem mangrove di Kabupaten Mempawah, Singkawang, Sambas dan Penajam Paser Utara. Sementara di Kota Singkawang dilakukan pembangunan Pusat Restorasi dan Pengembangan Ekosistem Pesisir (PRPEP).

Seminar yang berlangsung di Gedung Konferensi Untan ini, dilaksanakan oleh Biro Kelembagaan Divisi Kajian Strategis dan Advokasi (KASTRAD) BEM Fakultas Kehutanan Sylva Indonesia Pengurus Cabang Untan. Tujuannya, memberikan pemahaman secara mendalam mengenai peran mangrove dalam mendukung misi pemerintah menekan emisi dan mengajak mahasiswa atau publik untuk bersuara mendukung gerakan jaga laut Indonesia, melalui berbagai kegiatan Penjaga Laut maupun media sosial.

ADVERTISEMENT

Lima narasumber dihadirkan dalam seminar tersebut, dengan topik-topik pembahasan yang menarik. Mereka adalah Ir. R. Andry Indryasworo Sukmoputro, MM, Kepala Balai Pengelolaan Sumber daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Kalimantan Barat dengan topik bahasan, Mangrove untuk Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim di Sektor Kelautan.

Laili Khairnur, Direktur Gemawan dengan materi, Peran Lembaga Lokal dalam Mendorong Penguatan Anak Muda di Wilayah Pesisir Kalimantan Barat. Ada juga pemateri Shifa Helena, S. Kel., M. Si, Dosen Ilmu Kelautan Untan yang membahas Restorasi Pesisir: Dampak perubahan Iklim terhadap masyarakat pesisir dan strategi pemilihan spesies tanaman, untuk mendukung rehabilitasi pesisir.**

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Dies Natalies Universitas Tanjungpura ke 64Dosen Fakultas Kehutanan UntanHerlina DarwatiIndonesia FOLU Net Sink 2030kaum mudaKoordinator Nasional Penjaga LautM.SiS. HUT.Yolanda Erina Parede
ADVERTISEMENT
Previous Post

XL Axiata-Link Net Bangun Jaringan 1 Juta Homes Passed

Next Post

MTXL Axiata Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat

Related Posts

Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV
Lifestyle

Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV

10 Juni 2026
AZKO Boom Sale Kembali Hadir  dengan Penawaran Spesial
Lifestyle

AZKO Boom Sale Kembali Hadir  dengan Penawaran Spesial

10 Juni 2026
Pendaftaran Dibuka, AHM Best Student Ajak Pelajar Ubah Ide Jadi Inovasi
Lifestyle

Pendaftaran Dibuka, AHM Best Student Ajak Pelajar Ubah Ide Jadi Inovasi

6 Juni 2026
Samsung Hadirkan Odyssey OLED G8 & G7 untuk Gamer Kompetitif, dan ViewFinity S8 untuk Produktivitas Premium
Lifestyle

Samsung Hadirkan Odyssey OLED G8 & G7 untuk Gamer Kompetitif, dan ViewFinity S8 untuk Produktivitas Premium

27 Mei 2026
Bahasa Gen Z untuk Edukasi Safety Riding
Lifestyle

Bahasa Gen Z untuk Edukasi Safety Riding

26 Mei 2026
Gelar HARRIS SIMPATI Fun Run 2026, Telkomsel Ajak Warga Pontianak Lari Sambil Lakukan Aksi Plogging dan Tanam Pohon
Lifestyle

Gelar HARRIS SIMPATI Fun Run 2026, Telkomsel Ajak Warga Pontianak Lari Sambil Lakukan Aksi Plogging dan Tanam Pohon

5 Mei 2026
Next Post
MTXL Axiata Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat

MTXL Axiata Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat

Tri Ajak Generasi Z Pontianak Berkarya di Dunia Digital

Tri Ajak Generasi Z Pontianak Berkarya di Dunia Digital

Usaha Wisata Bergantung Listrik PLN

Usaha Wisata Bergantung Listrik PLN

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Terminal Kijing Layani Peti Kemas Perdana PT Pulau Laut Line
  • Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV
  • AZKO Boom Sale Kembali Hadir  dengan Penawaran Spesial
  • Klinik Pratama Untan dan Dinkes Singkawang Gelar Pelatihan Pandu PTM
  • Nokia dan Indosat Kolaborasi Tingkatkan Jaringan 5G, Hadirkan Layanan Berbasis AI

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.