ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Senin, Februari 9, 2026
Matrabisnis
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home News

Sri Lanka Bangkrut, Negara Lain Juga dalam Bahaya

Matrabisnis by Matrabisnis
11 Juli 2022
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
Sri Lanka bangkrut membuat warganya kesulitan memperoleh makanan.(pexels.com)

Sri Lanka bangkrut membuat warganya kesulitan memperoleh makanan.(pexels.com)

ADVERTISEMENT

Lebanon adalah negara berikutnya yang saat ini sengsara. Seperti Sri Lanka, Lebanon juga menderita, karena mata uangnya jatuh hingga 90 persen. Belum lagi, lonjakan inflasi, yang berakibat pada krisis pangan dan krisis energi.

Lebanon menderita krisis ekonomi, akibat perang saudara yang panjang, yang menghambat pemulihan negaranya dan disfungsi pemerintah, serta serangan teror. Parahnya lagi, Lebanon juga gagal membayar utang mereka senilai US$90 miliar. Rasio utangnya pun meningkat hingga mencapai 170 persen terhadap PDB.

READ ALSO

MBG Tingkatkan Perekonomian Daerah Perbatasan dan Pedalaman

Dorong Pembentukan Komite Tata Kelola Keputusan Strategis

Bank Dunia menyebut, krisis ekonomi Lebanon menempati peringkat salah satu yang terburuk di dunia dalam lebih dari 150 tahun.

Myanmar juga mengalami krisis. Pandemi covid-19 dan ketidakstabilan politik menghantam ekonomi Myanmar, terutama setelah aksi kudeta militer pada Februari 2021 terhadap pemerintahan terpilih Aung San Suu Kyi.
Myanmar dihujani sanksi dari negara Barat, seperti penarikan bisnis secara besar-besaran. Ekonomi Myanmar langsung terkontraksi minus 18 persen pada tahun lalu, dan diperkirakan tidak tumbuh pada tahun ini.

Lebih dari 700 ribu orang melarikan diri atau diusir dari rumah mereka, karena konflik bersenjata dan kekerasan politik yang terjadi. Situasi di Myanmar semakin tak terkendali. Bahkan, Bank Dunia tak mengeluarkan proyeksi untuk Myanmar pada 2022-2024.

Pakistan juga terancam krisis ekonomi, usai lonjakan harga minyak mentah yang membuat kenaikan harga bahan bakar dan harga-harga lainnya. Inflasinya pun meroket jauh lebih dari 21 persen.

ADVERTISEMENT

Mata uang rupee Pakistan sontak merosot 30 persen terhadap dolar AS pada tahun lalu, dan cadangan devisa turun menjadi hanya US$13,5 miliar atau setara dua bulan impor.

Saat ini, Pakistan tengah meminta bantuan IMF untuk mencairkan dana talangan US$60 miliar. “Risiko ekonomi makro Pakistan sangat condong ke bawah,” tulis Bank Dunia memperingatkan.

Sementara negara Turki saat ini juga tengah terjebak dalam krisis, setelah inflasi mencapai lebih dari 60 persen. Mata uang lira Turki menukik ke posisi terendah sepanjang masa terhadap euro dan dolar AS sejak tahun lalu.
Kebijakan pemangkasan pajak dan subsidi bahan bakar untuk meredam lonjakan inflasi yang diambil Pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan, gagal membawa Turki ke luar dari krisis.

Di sisi lain, utang luar negeri Turki pun sudah menembus 54 persen dari PDB negaranya. Tingkat yang cukup mengkhawatirkan, mengingat utang pemerintahnya mendominasi.

ADVERTISEMENT

Ada lagi negara Zimbabwe yang pernah menyandang status hiperinflasi pada 2008, ketika inflasinya mencapai 500 miliar persen. Kekhawatiran ini meningkat karena inflasi saat ini sudah menyentuh angka 130 persen.
Masalah ekonomi Zimbabwe sudah menahun dan semakin parah karena korupsi, rendahnya investasi yang masuk, dan tumpukan utang.

Ironisnya, warga Zimbabwe tidak mempercayai mata uang negara mereka sendiri, dan memilih menyimpan uang dalam bentuk dolar AS. ** berbagai sumber

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Bank DuniaCrisis Response GroupPBBSri Lanka bangkrut
ADVERTISEMENT
Previous Post

Indonesia Tawarkan Tiga Proposal Hadapi Tantangan Global

Next Post

Telkomsel Salurkan 738 Hewan Kurban di 700 Lokasi

Related Posts

MBG Tingkatkan Perekonomian Daerah Perbatasan dan Pedalaman
News

MBG Tingkatkan Perekonomian Daerah Perbatasan dan Pedalaman

5 Februari 2026
Dorong Pembentukan Komite Tata Kelola Keputusan Strategis
News

Dorong Pembentukan Komite Tata Kelola Keputusan Strategis

5 Februari 2026
Inovasi Edukasi Instruktur Safety Riding Astra Honda Diakui Dunia Internasional
News

Inovasi Edukasi Instruktur Safety Riding Astra Honda Diakui Dunia Internasional

3 Februari 2026
OJK Tingkatkan Literasi Keuangan Melalui Gencarkan
News

Friderica Ditunjuk Jadi Ketua dan Wakil Ketua OJK

1 Februari 2026
Realisasi Pendapatan Negara di Kalbar Capai Rp 12 Miliar Lebih
News

Realisasi Pendapatan Negara di Kalbar Capai Rp 12 Miliar Lebih

1 Februari 2026
OJK Terbitkan Kebijakan Buyback Saham
News

OJK Pastikan Kesinambungan Operasional Bursa Efek Indonesia

1 Februari 2026
Next Post
Telkomsel Salurkan 738 Hewan Kurban di 700 Lokasi

Telkomsel Salurkan 738 Hewan Kurban di 700 Lokasi

Presiden Jokowi Minta Tetap Memakai Masker

Presiden Jokowi Minta Tetap Memakai Masker

Tetsuya Yamagani Pernah Bertugas di Pasukan Beladiri

Tetsuya Yamagani Pernah Bertugas di Pasukan Beladiri

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Night Ride Cinematic dengan Bikers Matic se-Kalimantan Barat
  • Hadapi Tantangan 2026, BEI Kalbar Siapkan Program Unggulan
  • XLSMART Hadirkan Disney+ melalui myXL, AxisNet dan SATU ON by XL SATU
  • AHM Hadirkan Pengalaman Mobilitas Lengkap dan Inovatif di IIMS 2026
  • Skuat AHRT Siap Melesat Hadapi Musim Balap 2026

Arsip

  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.

Kategori

  • ADVERTORIAL
  • Bursa
  • Digital
  • Ekonomi Bisnis
  • Entertainment
  • Film
  • Internasional
  • Kedai
  • Kesehatan
  • Komoditi
  • Lifestyle
  • Musik
  • News
  • OPINI
  • Otomotif
  • PROMOTED
  • Properti
  • Sosok
  • Sport
  • Tak Berkategori
  • Tekno
  • Travel

Recent Posts

  • Night Ride Cinematic dengan Bikers Matic se-Kalimantan Barat
  • Hadapi Tantangan 2026, BEI Kalbar Siapkan Program Unggulan
  • XLSMART Hadirkan Disney+ melalui myXL, AxisNet dan SATU ON by XL SATU
  • AHM Hadirkan Pengalaman Mobilitas Lengkap dan Inovatif di IIMS 2026

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.