ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Minggu, April 19, 2026
Matrabisnis
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home Komoditi

Kembalikan Keharuman Rempah Indonesia

Matrabisnis by Matrabisnis
14 Maret 2022
in Komoditi
Reading Time: 3 mins read
A A
POTONET

POTONET

ADVERTISEMENT

REMPAH-REMPAH pernah dianggap sangat bernilai, lebih dari logam mulia, hingga menimbulkan penjajahan di tanah Nusantara yang dipicu keinginan menguasai wilayah penghasil rempah. Alasannya, rempah memang kaya manfaat untuk kehidupan.

Rempah adalah alasan di balik kelezatan masakan-masakan Indonesia, namun manfaatnya tak cuma berakhir di dapur. Rempah sejak dulu dapat digunakan untuk memelihara kesehatan, menjaga kebugaran dan stamina, menjaga daya tahan tubuh merawat kecantikan.

READ ALSO

BRIN Kembangkan Lembaran Jeruk Gamindo B

Stok Beras Nasional Naik 3,9 Juta Ton

Potensi pemanfaatan rempah untuk kemajuan industri kesehatan di Indonesia, masih belum digali maksimal. Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mendorong lembaga riset dan dokter-dokter untuk mengeksplorasi dan mengolah rempah sehingga bermanfaat bagi kesehatan masyarakat.

ADVERTISEMENT

Menciptakan regulasi yang kondusif untuk pemanfaatan rempah demi meningkatkan kesehatan adalah salah satunya. Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) Dr (Cand.) dr. Inggrid Tania, M.Si mengatakan, belum ada regulasi yang memberikan legalitas kepada dokter untuk mengintegrasikan kekayaan jamu dalam pelayanan kesehatan formal.

Wewenang itu nantinya akan diberikan kepada Tenaga Kesehatan Tradisional, orang yang lulus pendidikan tinggi bidang pengobatan tradisional yang meliputi keterampilan dan ramuan. Padahal, menurut Intan lebih baik keduanya saling bersinergi dimana tenaga kesehatan tradisional dan dokter saling bahu membahu di fasilitas kesehatan.

Dia membandingkan, kondisi di Jepang yang jauh berbeda. Dokter di Negeri Sakura diberikan legalitas untuk memberi resep ramuan tradisional kepada pasien bila diperlukan. Ramuan tradisionalnya tidak melulu berupa obat modern seperti ekstrak dalam kapsul, bisa juga berupa rempah-rempah kering yang nantinya direbus.

Tentu saja ramuan tradisional yang diresepkan harus sudah terbukti secara klinis. Dilihat dari kekayaan alam dan tanah di negaranya, Indonesia memiliki jauh lebih banyak sumber daya alam yang melimpah. Jepang mengakalinya dengan mengimpor rempah sesuai standard dari negara-negara lain.

ADVERTISEMENT

Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia senantiasa mendorong advokasi regulasi agar dokter di Indonesia bisa turut mendorong pengembangan dan pemanfaatan rempah sebagai solusi aman, murah, berkhasiat dan ramah lingkungan. Di sisi lain, dia juga berharap ada regulasi baru sehingga mahasiswa kedokteran di Indonesia mendapatkan kurikulum tentang pengobatan tradisional.

“Jadi dokter punya legalitas dan kompetensi,” ujar Intan.
Sejarah telah mencatat harumnya rempah Nusantara sejak dahulu kala. Intan menuturkan, astronom Yunani bernama Claudius Ptolemaeus di Mesir pernah menulis peta kuno pada abad ke-1 berisi kota Barus, tempat penting di Sumatera dan dunia yang menghasilkan komoditas aromatik rempah berharga: kapur barus.

Sementara bangsa Romawi mengenal rempah Nusantara sebelum tahun 24 Sebelum Masehi. Mereka hanya tahu semua daerah Arab adalah satu-satunya negeri produsen pohon gaharu, cendana dan kayu manis.

Page 1 of 2
12Next
Tags: A.M.Petrov Ilmuwan RusiaClaudius Ptolemaeusdr. Inggrid TaniaKetua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI)M.SiRempah-rempah
ADVERTISEMENT
Previous Post

Presiden Jokowi akan Berkemah di Titik Nol IKN

Next Post

Jangan Dibuang, ini Manfaat Kulit Bawang

Related Posts

BRIN Kembangkan Lembaran Jeruk Gamindo B
Komoditi

BRIN Kembangkan Lembaran Jeruk Gamindo B

19 April 2026
Stok Beras Nasional Naik 3,9 Juta Ton
Komoditi

Stok Beras Nasional Naik 3,9 Juta Ton

23 Maret 2026
Asian Agri Hadirkan Bibit Topaz di IPOSC 2025 di Pontianak
Komoditi

Asian Agri Hadirkan Bibit Topaz di IPOSC 2025 di Pontianak

26 September 2025
Gapoktan Tani Makmur Binaan BI Kalbar Panen Raya 490 Ton Padi
Komoditi

Gapoktan Tani Makmur Binaan BI Kalbar Panen Raya 490 Ton Padi

24 Januari 2025
Petani Karet Perlu Jaga Kualitas Saat Harga Naik
Komoditi

Petani Karet Perlu Jaga Kualitas Saat Harga Naik

8 Desember 2024
Pemprov Kalbar Optimalkan Peternakan Kambing Mendukung Makan Bergizi
Komoditi

Pemprov Kalbar Optimalkan Peternakan Kambing Mendukung Makan Bergizi

8 Desember 2024
Next Post
Jangan Dibuang, ini Manfaat Kulit Bawang

Jangan Dibuang, ini Manfaat Kulit Bawang

Waspadai Fitur Add Yours Instagram

Waspadai Fitur Add Yours Instagram

Awas Siber Skema BEC

Awas Siber Skema BEC

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • BRIN Kembangkan Lembaran Jeruk Gamindo B
  • IndiHome Telkomsel Hadirkan Ultra Mesh Wi Fi untuk Rumah Banyak Sekat
  • Kolaborasi Untan–Bapperida Hadirkan PIA 2026, Perkuat Ekosistem Inovasi Kota Pontianak
  • BI Ungkap Tiga Kunci Penopang Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Bank Kalbar Kembali Raih Golden Champion 2026

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
BRIN Kembangkan Lembaran Jeruk Gamindo B
Komoditi

BRIN Kembangkan Lembaran Jeruk Gamindo B

by Matrabisnis
19 April 2026
0

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan (PRTPP) melakukan terobosan terbaru dengan pengembangan lembaran...

Read more
IndiHome Telkomsel Hadirkan Ultra Mesh Wi Fi untuk Rumah Banyak Sekat

IndiHome Telkomsel Hadirkan Ultra Mesh Wi Fi untuk Rumah Banyak Sekat

18 April 2026
Kolaborasi Untan–Bapperida Hadirkan PIA 2026, Perkuat Ekosistem Inovasi Kota Pontianak

Kolaborasi Untan–Bapperida Hadirkan PIA 2026, Perkuat Ekosistem Inovasi Kota Pontianak

18 April 2026
BI Ungkap Tiga Kunci Penopang Ketahanan Ekonomi Nasional

BI Ungkap Tiga Kunci Penopang Ketahanan Ekonomi Nasional

17 April 2026
Bank Kalbar Kembali Raih Golden Champion 2026

Bank Kalbar Kembali Raih Golden Champion 2026

17 April 2026

Recent Posts

  • BRIN Kembangkan Lembaran Jeruk Gamindo B
  • IndiHome Telkomsel Hadirkan Ultra Mesh Wi Fi untuk Rumah Banyak Sekat
  • Kolaborasi Untan–Bapperida Hadirkan PIA 2026, Perkuat Ekosistem Inovasi Kota Pontianak
  • BI Ungkap Tiga Kunci Penopang Ketahanan Ekonomi Nasional

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.