“Kami percaya, santri yang adaptif, kreatif, dan mandiri dapat turut berkontribusi dalam memperkuat ekonomi digital Indonesia serta mewujudkan Indonesia Emas,” imbuhnya.
Kreator Affiliate dan Penjual Shopee Dorong Santri Berkarya
Untuk mendukung penyampaian materi secara maksimal, pelatihan ini juga menghadirkan Salmah Haddad, kreator Shopee Affiliate asal Semarang yang memulai perjalanannya di Shopee pada Desember 2021.
“Ekosistem digital Shopee memberikan saya kesempatan untuk berkarya dan memperoleh penghasilan sembari dekat dengan keluarga. Konsistensi dalam berkarya membuahkan hasil, ketika di tahun ini saya dipercaya menjadi Creator Mentor Shopee dan membagikan inspirasi serta manfaat bagi kreator lainnya.”
Sementara itu, Rohanita Retno Nugraheni, pemilik toko “Assamodest” di Shopee asal Karanganyar membagikan kisah perjalanannya dalam mengembangkan usaha pakaian muslim.
“Dulu saya memulai usaha dengan modal terbatas dan penjualan yang tidak menentu. Melalui Shopee, saya belajar mengembangkan usaha secara bertahap. Melalui fitur dan program Shopee, saya juga berhasil mencapai pertumbuhan bisnis hingga 400% dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, saya juga ingin mengajak para santri untuk berani berwirausaha dan dapat memanfaatkan peluang digital yang ada,” ungkap Retno
Desi Fitria, salah satu dari ratusan santri yang mengikuti Pelatihan Santri Matic di Pondok Pesantren Al-Muayyad Solo mengaku antusias mendapatkan pengetahuan baru tentang peluang bisnis dan keterampilan digital.
“Senang bisa mendapatkan ilmu baru dari pelatihan Santri Matic. Semoga ilmu yang didapat bisa saya terapkan untuk memulai bisnis sendiri dan mengembangkan peluang usaha melalui platform digital,” ujarnya.
Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum bagi santri untuk menjaga nilai keagamaan sekaligus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Melalui kolaborasi ini, Shopee melalui Shopee Barokah juga berharap pelatihan ini bisa memperluas peluang ekonomi bagi komunitas pesantren.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung usaha dan karya kreativitas santri di Indonesia. Kami harap pelatihan ini dapat mendorong pertumbuhan usaha peserta sekaligus memperkuat kreativitas mereka yang dapat berkontribusi terhadap ekonomi digital nasional,” tutup Balques.
Shopee Barokah secara aktif meluncurkan inisiatif sejalan dengan komitmen berkelanjutan ‘Shopee Ada Untuk UMKM’ guna mendukung perkembangan para UMKM, santri, dan pondok pesantren di Indonesia.
Di bulan November 2026, Shopee melalui Shopee Barokah juga akan berkolaborasi dengan Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia untuk mengadakan pelatihan Shopee Affiliate bagi ratusan santri pondok pesantren di daerah Jawa Timur lewat Forum Ekonomi Regional. **












Discussion about this post