“Kami ingin para pelajar memahami bahwa #Cari_aman keselamatan di jalan bukan hanya tentang melindungi diri sendiri, tetapi juga menghargai keselamatan orang lain. Jangan sampai karena ingin cepat sampai tujuan, kita justru mengabaikan hak pengguna jalan lainnya. Dengan membiasakan diri berkendara secara tertib dan tidak egois, kita bisa ikut menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman,” ujar Chrystian David.
Instruktur Safety Riding Astra Motor Kalimantan Barat, Febri Andrian, turut menegaskan bahwa sikap pengendara memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
“Di jalan raya, kita tidak boleh hanya memikirkan diri sendiri. Jangan merasa jalan milik kita sendiri, karena ada banyak orang yang juga ingin sampai ke tujuan dengan selamat. Hindari berkendara secara agresif, jangan terpancing emosi, dan selalu berikan ruang bagi pengguna jalan lainnya. Ingat, lebih baik mengalah daripada memaksakan diri dan membahayakan keselamatan,” jelas Febri Andrian.
Melalui kegiatan ini, Astra Motor Kalimantan Barat berharap siswa-siswi SMAS Mujahidin Pontianak dapat menjadi generasi muda yang lebih peduli terhadap keselamatan berkendara. Kesadaran untuk tertib berlalu lintas, mengendalikan emosi, dan menghargai sesama pengguna jalan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sejalan dengan semangat Sinergi Bagi Negeri, Astra Motor Kalimantan Barat terus berupaya menanamkan budaya keselamatan berkendara melalui kampanye #Cari_Aman.
Sebab, berkendara yang baik bukan hanya tentang keterampilan mengendarai sepeda motor, tetapi juga tentang tanggung jawab, kepedulian, dan sikap tidak egois demi keselamatan bersama. **












Discussion about this post