“Masyarakat sekarang sudah senang bertransaksi menggunakan hape, transaksi QRIS, karena lebih praktis dan cepat,” kata petugas BI yang menjaga meja Pasar Murah tersebut sembari melayani pembeli.
Bank Indonesia perwakilan Kalimantan Barat memang secara rutin menggelar kegiatan Pasar Murah atau Gerakan Pangan Murah guna menjaga kestabilan harga sekaligus menekan angka inflasi. Kegiatan ini juga dirangkai dengan penukaran uang Rupiah.
Selain upaya menjaga kestabilan inflasi, gerakan Pasar Murah Bank Indonesia juga bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat terhadap kebutuhan bahan-bahan pokok. Program ini juga turut mendorong penggunaan pembayaran nontunai melalui QRIS, untuk mempercepat ekosistem keuangan digital di daerah.
Gerakan Pangan Murah Bank Indonesia Kalbar tak hanya digelar di Kota Pontianak, tapi juga di seluruh daerah kabupaten hingga daerah perbatasan melalui program LENTERA (Layanan Perbankan Nusantara Batas Negeri) berkolaborasi dengan pemerintah daerah.**









Discussion about this post