“Kami mengucapkan terima kasih kepada Astra Honda yang telah peduli dengan kami. Tanggapan kami positif dan kami berterima kasih atas bantuan ini,” ujar Heri.
Heri menyebut, biaya operasional kendaraan menjadi salah satu kendala yang dihadapi pihaknya, terutama untuk kebutuhan bahan bakar dan servis kendaraan. Menurutnya, biaya operasional kendaraan pemadam kebakaran cukup tinggi sehingga dukungan terhadap kebutuhan operasional tersebut, masih diharapkan ke depannya.
Berdasarkan keterangan perwakilan Rumah Zakat Halimah Tusadiah, program ini menargetkan 500 relawan yang dilayani di tiga lokasi pelaksanaan yakni di Pemadam Kebakaran Bhakti 28 sebanyak 150 unit, Pemadam Kebakaran di Pal 9 sebanyak 100 unit, Asosiasi Damkar Parit Baru sebanyak 150 unit dan di Kantor Rumah Zakar Kalbar sebanyak 100 unit.
Pelaksanaan kegiatan di Pemadam Kebakaran Bhakti 28 sendiri berlangsung selama 6 hari, yakni dari Senin, 12 Oktober 2026 hingga Sabtu, 17 Oktober 2026. Program ini merupakan bagian dari kegiatan Honda Kalbar Peduli sebagai bentuk Sinergi Bagi Negeri serta apresiasi kepada relawan penanganan karhutla di Kalimantan Barat.
Dengan ditangani langsung oleh makanikmekanik AHASS sebagai bengkel resmi Honda harapan kedepannya agar pengecekkan kendaraan sepeda motor terutama kendaraan yang digunakan dalam menjalankan tugas mulia para relawan bisa menjadi langka dilakukan secara rutin dimanapun dan sebagai bentuk keselamatan berkendara seperti slogan berkendara Honda yakni #Cari_aman.**











Discussion about this post