Pemain tunggal putra unggulan ke lima, Muhammad Yusuf juga tersingkir oleh lawan dari Taipei, Zhe Ying Wu dalam dua gim langsung dengan skor 16-21 dan 19-21.

Dalam permainan tersebut, Yusuf mengaku keteteran mengimbangi dan sulit menembus pertahanan lawan. Akhirnya, ia harus merelakan kekalahannya. Namun, Yusuf mengaku senang bisa masuk dalam permainan turnamen Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026, dan berusaha memberikan yang terbaik bagi negeri.
Lain cerita dengan pemain tunggal putri, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi yang bermain menjelang sore, ia berhadapan dengan Lee Xin Yi Megan, pemain Singapura, dan sukses melangkah ke babak 16 besar, setelah menundukkan Lee Xin dalam permainan cepat dua set, 21-17 dan 21-5.
“Bersyukur bisa menang hari ini. Di gim pertama tadi, saya sebenarnya masih cukup bingung juga menghadapi lawan, meskipun sebelumnya saya sudah mempelajari trik permainan lawan. Namun di lapangan, dia cukup menyulitkan dengan pukulan-pukulan tajamnya,” kata Ni Kadek Dhinda usai laga.
Ia menyatakan senang bisa lolos di babak ini, dan masuk babak 16 besar berikutnya besok, Kamis 3 September 2026. Pertarungan selanjutnya, Ni Kadek Dhinda akan bertemu lawan dari Kanada yaitu Rachel Chan.
Ia pun bersiap menjaga mental dan kondisi fisik agar bisa tampil maksimal dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat yang telah memberikan dukungan sejak awal.
Turnamen Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 masih akan berlanjut hingga Minggu 6 September 2026 di gelanggang yang sama.**









Discussion about this post