Laga turnamen badminton Polytron Pontianak International Challenge 2026 yang dimulai pada 25 hingga 30 Agustus di GOR Terpadu Pontianak, Kalimantan Barat berlangsung seru. Ajang pertandingan bergengsi ini, memberikan ruang bagi pemain muda Indonesa merasakan persaingan di level internasional. Terpenting lagi, adalah kesempatan bagi para atlet muda menambah pengalaman dan poin ranking internasional.
Ketua Panitia Polytron Pontianak International Challenge 2026, Yuni Kartika berkata, bahwa pelaksanaan turnamen hingga hari ke tiga berlangsung dengan baik. Selain mengejar prestasi, kejuaraan ini menjadi kesempatan penting bagi para pemain Indonesia.
“Yang kami prioritaskan adalah bagaimana pemain-pemain Indonesia, terutama pemain muda bisa mendapatkan pengalaman dan berprestasi,” tutur Yuni.
Sejumlah pemain senior juga memanfaatkan turnamen di Pontianak ini untuk mencoba permainan yang berbeda dan menambah jam terbang di level internasional.
Hingga hari ke tiga penyelenggaraan turnamen, sejumlah wakil Indonesia mampu melangkah di tengah persaingan sengit. Para pemain ini harus menghadapi lawan-lawan tanggu dari sejumlah negara Asia, di antaranya Malaysia, Thailand, Chinese Taipei dan Jepang.










Discussion about this post