“Selain itu, di kawasan 3T juga dekat dengan wilayah perbatasan RI. Pada wilayah ini, kerap ditemukan mata uang asing selain Rupiah sebagai alat pembayaran di wilayah perbatasan, yang berpotensi mengganggu kedaulatan mata uang nasional,” kata Doni.

Untuk menjawab tantangan tersebut, sinergi antara Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut terus diperkuat. Kolaborasi ini telah memberikan dampak positif dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI, yang salah satunya melalui pemenuhan ketersediaan uang layak edar di seluruh pelosok wilayah Indonesia.
Tidak hanya itu, sinergi penyelenggaraan ERB ini juga telah mendapatkan penghargaan internasional dalam 11th Annual Central Banking Award tahun 2024 di London.
Penyelenggaraan ERB merupakan bentuk perwujudan sinergi dan kolaborasi antara dua lembaga negara dalam menjaga kedaulatan NKRI.
Selain memberikan dampak nyata terhadap pemenuhan ketersediaan uang Rupiah layak edar di seluruh wilayah Indonesia, dampak positif lainnya dari sinergi ini, adalah efisiensi dalam mengurangi emisi gas karbon (Go Green) dalam proses pelaksanaan tugas TNI yang menjalankan operasi patroli di lautan Indonesia, dan Bank Indonesia dalam mendistribusikan uang Rupiah ke wilayah 3T di seluruh pelosok kepulauan di Indonesia.
TNI AL menjaga kedaulatan dari sisi pertahanan dan militer, Bank Indonesia memastikan kedaulatan ekonomi dan kedaulatan Rupiah sebagai simbol negara. “Efisiensi atas pengurangan emisi gas karbon diharapkan juga dapat memberikan dampak pada upaya menjaga kelestarian lingkungan,” imbuh Doni.
Ia menyampaikan, bahwa Bank Indonesia akan terus memperluas jangkauan pelayanan kas dan memperkuat literasi masyarakat tentang Rupiah melalui sinergi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Upaya ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun Indonesia Maju, dari kota hingga ke pelosok negeri,” ucapnya.
Pelepasan misi ERB Kalimantan Barat 2026 dilakukan pada Selasa 5 Mei 2026 oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Ricky P. Gozali, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan, S.IP. M.Si. dan Komandan Kodaeral XII, Laksamana Muda (Laksda) TNI Sawa, S.E., M.M., CIQaR. **

















Discussion about this post