Wirda juga menjelaskan tahapan analisis model ARIMA yang meliputi proses identifikasi model, estimasi parameter, serta diagnostic checking untuk memastikan model yang dihasilkan memenuhi asumsi statistik. Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya uji stasioneritas, penggunaan ACF dan PACF dalam menentukan orde model, serta penerapan transformasi data jika diperlukan.
Keunggulan kegiatan ini terletak pada pendekatan praktik langsung menggunakan perangkat lunak RStudio. Peserta tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam melakukan analisis data secara nyata, mulai dari eksplorasi pola data hingga proses pemodelan dan interpretasi hasil peramalan.
Rangkaian kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan ruang bagi peserta untuk memperdalam pemahaman serta mengaitkan materi dengan kasus nyata, khususnya dalam konteks data ekonomi di Indonesia maupun Kalimantan Barat. Kegiatan ditutup dengan pemberian penghargaan kepada narasumber serta pembagian doorprize sebagai bentuk apresiasi kepada peserta.
Melalui kegiatan ini, kolaborasi antara UPA Perpustakaan Untan, Pojok Statistik Untan, dan FEB Untan diharapkan dapat memperkuat literasi data di lingkungan akademik. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya strategis dalam mendorong pemanfaatan metode statistik modern untuk mendukung analisis ekonomi.
Edukasi Statistik Series 4 menjadi bukti komitmen Universitas Tanjungpura dalam menghadirkan ruang belajar yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang statistik dan ekonomi.
Dengan meningkatnya pemahaman terhadap teknik analisis data, diharapkan mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna data, tetapi juga mampu menjadi analis yang kritis dan kompeten dalam menghadapi tantangan era data-driven decision making. **

















Discussion about this post