Sebelumnya, terminal ini telah dilengkapi dua unit Harbour Mobile Crane (HMC), dua unit reach stacker, serta dua unit head truck dan dua chasis 40 feet.
Sejak 13 Juni 2025, Terminal Kijing telah melakukan sosialisasi kepada perusahaan pelayaran dan menyatakan kesiapan untuk melayani kargo petikemas. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi layanan menuju pelabuhan multipurpose yang lebih kompetitif.
General Manager PT Pelindo Regional 2 Pontianak, Kalbar Yanto, menyampaikan bahwa peningkatan trafik kapal dan arus barang di Terminal Kijing merupakan hasil sinergi berbagai pihak.
“Kenaikan 15 persen kunjungan kapal di tahun 2025 menunjukkan kepercayaan pengguna jasa yang terus meningkat. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas layanan, termasuk kesiapan operasional petikemas yang akan segera berjalan optimal,” ujarnya.
Kalbar Yanto menambahkan, untuk merealisasikan operasional petikemas secara maksimal, dibutuhkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, terutama dalam memastikan kesiapan akses jalan yang memadai dan memenuhi unsur keselamatan.
“Kami berharap dukungan penuh dari seluruh pihak terkait agar pelayanan petikemas di Terminal Kijing dapat beroperasi secara optimal. Infrastruktur akses yang baik dan aman menjadi faktor kunci dalam mendukung kelancaran distribusi logistik,” tegasnya.
Dengan berbagai capaian dan penguatan fasilitas tersebut, Terminal Kijing diharapkan semakin berperan sebagai gerbang ekspor-impor strategis Kalimantan Barat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. **








Discussion about this post