BI Kalbar turut menyelenggarakan Pasar Murah SERAMBI selama periode Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan berbagai mitra strategis, guna membantu menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Pada momen pembukaan Kick-off SERAMBI Kalbar 2026 sebanyak 600 paket bahan pokok antara lain beras premium, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, daging ayam, cabai rawit dan cabai merah habis terjual.
Pasar Murah SERAMBI akan hadir kembali pada tanggal  9 hingga 12 Maret 2026 di Halaman Masjid Raya Mujahidin Pontianak.
Sediakan Layanan Publik Terpadu
Sebagai bentuk inovasi, SERAMBI Kalbar 2026 menghadirkan Perbankan Syariah Fair, yang terintegrasi dengan berbagai program edukasi kebanksentralan, antara lain edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah, edukasi QRIS, perlindungan konsumen, serta literasi keuangan.

Kegiatan ini didukung oleh pemerintah daerah dan mitra strategis melalui penyediaan berbagai layanan publik terpadu, seperti Samsat Keliling, SIM Keliling, Layanan Informasi Jasa Keuangan OJK, Layanan Pajak DJP, Layanan Administrasi Hukum Umum, Layanan Kesehatan Palang Merah Indonesia (PMI), serta Layanan ZISWAF BAZNAS, sehingga masyarakat dapat mengakses berbagai layanan dalam satu lokasi.
Optimalisasi layanan juga dilakukan melalui pemanfaatan aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR) yang dapat diakses melalui https://pintar.bi.go.id, termasuk untuk layanan penukaran di loket perbankan.
Penggunaan aplikasi ini diharapkan dapat mengurangi antrean dan kepadatan di lokasi penukaran, meningkatkan kenyamanan masyarakat, serta mendorong distribusi uang Rupiah yang lebih efisien dan merata.
Rangkaian SERAMBI Kalbar secara keseluruhan, diharap memberikan nilai tambah yang signifikan. Bagi masyarakat, kegiatan ini menghadirkan kemudahan akses layanan penukaran uang, layanan publik, serta edukasi keuangan dalam satu rangkaian kegiatan.
Sedangkan bagi perbankan dan pemangku kepentingan, SERAMBI menjadi wadah sinergi dan kolaborasi untuk mendorong inklusi keuangan. Sementara bagi Bank Indonesia, kegiatan ini memperkuat peran strategis dalam menjaga ketersediaan uang Rupiah, meningkatkan literasi keuangan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. **










Discussion about this post