ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Rabu, April 22, 2026
Matrabisnis
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home News

Hampir 138 Juta Anak Masih Terlibat sebagai Pekerja Anak

Rilis Terbaru ILO dan Unicef : 54 Juta Anak Melakukan Pekerjaan Berbahaya

Matrabisnis by Matrabisnis
12 Juni 2025
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
ilustrasi pekerja anak. (net)

ilustrasi pekerja anak. (net)

ADVERTISEMENT

Pendanaan yang berkelanjutan dan meningkat – baik global maupun domestik – diperlukan lebih dari sebelumnya jika pencapaian saat ini ingin dipertahankan, demikian peringatan dari lembaga-lembaga tersebut.

Pengurangan dukungan untuk pendidikan, perlindungan sosial, dan mata pencaharian dapat mendorong keluarga-keluarga yang sudah rentan ke tepi jurang, sehingga memaksa beberapa keluarga untuk mengirim anak-anak mereka bekerja.

READ ALSO

Melemah, Indeks Menabung Konsumen Turun 3,9 Poin

OJK Ajak Perempuan Teladani Semangat Perjuangan Kartini

Sementara itu, berkurangnya investasi dalam pengumpulan data akan mempersulit upaya untuk melihat dan mengatasi masalah ini.

Pekerja anak mengorbankan pendidikan anak-anak, membatasi hak-hak mereka dan kesempatan mereka di masa depan, serta menempatkan mereka pada risiko bahaya fisik dan mental.

Hal ini juga merupakan konsekuensi dari kemiskinan dan kurangnya akses terhadap pendidikan yang berkualitas, sehingga mendorong keluarga untuk mengirim anak-anak mereka bekerja dan melanggengkan siklus deprivasi antargenerasi.

Anak laki-laki lebih mungkin terlibat sebagai pekerja anak pada setiap usia, tetapi ketika pekerjaan rumah tangga yang tidak dibayar selama 21 jam atau lebih per minggu dimasukkan, kesenjangan gender berbalik, kata laporan tersebut.

Sejak tahun 2000, jumlah pekerja anak telah berkurang hampir separuhnya, dari 246 juta menjadi 138 juta, namun angka saat ini masih terlalu lambat, dan dunia masih jauh dari target penghapusan global tahun 2025.

ADVERTISEMENT

Untuk mengakhirinya dalam lima tahun ke depan, tingkat kemajuan saat ini harus 11 kali lebih cepat.

Untuk mempercepat kemajuan, UNICEF dan ILO menyerukan kepada pemerintah untuk: Berinvestasi dalam perlindungan sosial bagi rumah tangga yang rentan, termasuk jaring pengaman sosial seperti tunjangan anak universal, sehingga keluarga tidak mempekerjakan pekerja anak.

Memperkuat sistem perlindungan anak untuk mengidentifikasi, mencegah dan merespons anak-anak yang berisiko, terutama mereka yang menghadapi bentuk-bentuk pekerjaan terburuk untuk anak.

Menyediakan akses universal terhadap pendidikan berkualitas, terutama di daerah pedesaan dan daerah yang terkena dampak krisis, sehingga setiap anak dapat belajar.

ADVERTISEMENT

Memastikan pekerjaan yang layak bagi orang dewasa dan kaum muda, termasuk hak-hak pekerja untuk berorganisasi dan membela kepentingan mereka.

Menegakkan hukum dan akuntabilitas perusahaan untuk mengakhiri eksploitasi dan melindungi anak-anak di seluruh rantai pasok. **

Page 2 of 2
Prev12
Tags: 54 juta anak yang melakukan pekerjaan berbahayaCatherine Russell Direktur Eksekutif UNICEF.Direktur Jenderal ILO Gilbert F. Houngbo.dirilis hari ini oleh ILO dan UNICEF.Hampir 138 juta anak terlibat sebagai pekerja anak pada 2024
ADVERTISEMENT
Previous Post

Lestarikan Warisan Budaya, Bank Kalbar Syariah Biayai Usaha Rotan Jamaludin

Next Post

Aston Pontianak dan Transera Group Salurkan Hewan Kurban

Related Posts

Melemah, Indeks Menabung Konsumen Turun 3,9 Poin
News

Melemah, Indeks Menabung Konsumen Turun 3,9 Poin

22 April 2026
OJK Ajak Perempuan Teladani Semangat Perjuangan Kartini
News

OJK Ajak Perempuan Teladani Semangat Perjuangan Kartini

22 April 2026
OJK Bahas Peluang dan Risiko Pembiayaan Digital
News

OJK Bahas Peluang dan Risiko Pembiayaan Digital

22 April 2026
Kolaborasi Untan–Bapperida Hadirkan PIA 2026, Perkuat Ekosistem Inovasi Kota Pontianak
News

Kolaborasi Untan–Bapperida Hadirkan PIA 2026, Perkuat Ekosistem Inovasi Kota Pontianak

18 April 2026
Untan Gelar Edukasi Statistik Series 3 Berbasis Praktik Analisis
News

Untan Gelar Edukasi Statistik Series 3 Berbasis Praktik Analisis

17 April 2026
OJK Dukung Percepatan Tiga Juta Rumah dengan Kebijakan SLIK
News

OJK Dukung Percepatan Tiga Juta Rumah dengan Kebijakan SLIK

14 April 2026
Next Post
Aston Pontianak dan Transera Group Salurkan Hewan Kurban

Aston Pontianak dan Transera Group Salurkan Hewan Kurban

Bank Kalbar Sabet Tiga Penghargaan TOP CSR Awards 2025

Bank Kalbar Sabet Tiga Penghargaan TOP CSR Awards 2025

Informa Hadirkan Pasti Termurah Hingga 25 Juni 2025

Informa Hadirkan Pasti Termurah Hingga 25 Juni 2025

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Ke Tanah Suci Biar Fokus Ibadah, Urusan Koneksi Pakai Tri Ibadah
  • Telkomsel Area Pamasuka Hadirkan Tiga GraPARI Baru
  • Melemah, Indeks Menabung Konsumen Turun 3,9 Poin
  • OJK Lepas Ekspor Produk Turunan Kelapa
  • OJK Ajak Perempuan Teladani Semangat Perjuangan Kartini

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
Ke Tanah Suci Biar Fokus Ibadah, Urusan Koneksi Pakai Tri Ibadah
Digital

Ke Tanah Suci Biar Fokus Ibadah, Urusan Koneksi Pakai Tri Ibadah

by Matrabisnis
22 April 2026
0

Menjalankan ibadah di Tanah Suci kini bisa lebih tenang tanpa khawatir soal koneksi. Di tengah perjalanan yang panjang, jadwal yang padat,...

Read more
Telkomsel Area Pamasuka Hadirkan Tiga GraPARI Baru

Telkomsel Area Pamasuka Hadirkan Tiga GraPARI Baru

22 April 2026
Melemah, Indeks Menabung Konsumen Turun 3,9 Poin

Melemah, Indeks Menabung Konsumen Turun 3,9 Poin

22 April 2026
OJK Lepas Ekspor Produk Turunan Kelapa

OJK Lepas Ekspor Produk Turunan Kelapa

22 April 2026
OJK Ajak Perempuan Teladani Semangat Perjuangan Kartini

OJK Ajak Perempuan Teladani Semangat Perjuangan Kartini

22 April 2026

Recent Posts

  • Ke Tanah Suci Biar Fokus Ibadah, Urusan Koneksi Pakai Tri Ibadah
  • Telkomsel Area Pamasuka Hadirkan Tiga GraPARI Baru
  • Melemah, Indeks Menabung Konsumen Turun 3,9 Poin
  • OJK Lepas Ekspor Produk Turunan Kelapa

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.