ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Kamis, Oktober 1, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi Bisnis

Mulai Februari Gas Elpiji Tidak Lagi Dijual di Warung Pengecer

Matrabisnis by Matrabisnis
1 Februari 2025
in Ekonomi Bisnis
Reading Time: 2 mins read
A A
Gas melon ukuran 3 kilogram tidak lagi diperbolehkan dijual di warung-warung pengecer mulai 1 Februari 2025.(ist)

Gas melon ukuran 3 kilogram tidak lagi diperbolehkan dijual di warung-warung pengecer mulai 1 Februari 2025.(ist)

ADVERTISEMENT

Dengan kebijakan tersebut, Yuliot menilai distribusi LPG 3 Kg menjadi lebih tercatat, sehingga pemerintah bisa mengetahui berapa kebutuhan masyarakat, selanjutnya pemerintah bisa menyiapkan sesuai kebutuhan, dan tidak terjadi over suplai atau penggunaan LPG yang tidak tepat.

Melalui skema baru ini, pemerintah menjamin kebutuhan masyarakat bisa terpantau dengan baik. Dengan cara pendistribusiannya dilakukan melalui pangkalan resmi Pertamina ataupun pihak pengecer yang sudah memiliki NIB dan terdata di OSS.

READ ALSO

Penerimaan Cukai Hingga Agustus Capai Rp 174,8 Miliar

Kinerja Fiskal Regional Catat Tren Positif, Pendapatan Negara Terkumpul Rp 9,69 Triliun

“Sehingga tidak ada lagi main-main salah satu pihak pengecer yang menimbun tabung gas melon dalam jumlah besar. Satu mata rantai pengecer itu kan sudah tidak ada lagi. Jadi kita catatkan distribusinya secara keseluruhan,” kata Yuliot.

Tingginya harga gas elpiji di warung-warung pengecer, disebut PT Pertamina bukan resmi dari pemerintah. Karena pemerintah sudah memberikan subsidi sehingga harganya bisa lebih murah, rerata di bawah Rp 20.000 per tabung.

ADVERTISEMENT

PT Pertamina Patra Niaga juga menegaskan, bahwa saat ini tidak ada kenaikan harga LPG kemasan tabung 3 Kg atau bersubsidi di pangkalan resmi perusahaan di seluruh Indonesia.

“Jika ada harga LPG 3 kilo yang mahal, kemungkinan karena masyarakat membelinya di luar pangkalan resmi atau di pengecer. Untuk itu, kami mengimbau masyarakat membeli LPG 3 kilo di pangkalan resmi, karena harganya sesuai HET,” kata Heppy Wulansari, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga.

ADVERTISEMENT

Menurut dia, pangkalan resmi LPG 3 kg Pertamina bisa dikenali dari papan nama atau spanduk yang menyatakan mereka adalah pangkalan resmi dan tertera harga jual sesuai HET.

Selain harga sesuai HET, kata Heppy, keuntungan membeli LPG 3 kilo di pangkalan resmi adalah jaminan mutu dan kualitas, karena masyarakat dapat melakukan penimbangan langsung untuk memastikan kesesuaian berat isi gas melon terebut. **

Page 2 of 2
Prev12
Tags: gas elpiji (LPG) ukuran 3 kilogramHeppy Wulansari Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga.per 1 Februari 2025PT Pertamina Patra Niagatidak lagi dijual di warung-warung pengecer.Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung
ADVERTISEMENT
Previous Post

OJK Terbitkan Aturan Pengembangan dan Penguatan Investasi Pasar Modal

Next Post

OJK Akselerasi Proses Transformasi Sektor PPDP

Related Posts

Penerimaan Cukai Hingga Agustus Capai Rp 174,8 Miliar
Ekonomi Bisnis

Penerimaan Cukai Hingga Agustus Capai Rp 174,8 Miliar

26 September 2026
Kinerja Fiskal Regional Catat Tren Positif, Pendapatan Negara Terkumpul Rp 9,69 Triliun
Ekonomi Bisnis

Kinerja Fiskal Regional Catat Tren Positif, Pendapatan Negara Terkumpul Rp 9,69 Triliun

25 September 2026
Pegadaian Kembali Raih ISO 22301 : 2019, Bukti Ketangguhan & Kehandalan Pegadaian
Ekonomi Bisnis

Pegadaian Kembali Raih ISO 22301 : 2019, Bukti Ketangguhan & Kehandalan Pegadaian

20 September 2026
Dari Darat, Air Hingga Udara, QRIS Menyebar Tanpa Batas
Ekonomi Bisnis

Dari Darat, Air Hingga Udara, QRIS Menyebar Tanpa Batas

18 September 2026
6th IPOSC 2026: Pertemuan Edukasi Petani Sawit Berkelanjutan
Ekonomi Bisnis

6th IPOSC 2026: Pertemuan Edukasi Petani Sawit Berkelanjutan

14 September 2026
Peraturan Devisa Hasil Ekspor SDA Diharap Menarik Minat Eksportir
Ekonomi Bisnis

Indeks Orientasi Bisnis Perbankan Berada di Zona Optimis

12 September 2026
Next Post
OJK Akselerasi Proses Transformasi Sektor PPDP

OJK Akselerasi Proses Transformasi Sektor PPDP

Pelindo Regional 2 Pontianak Sukses Gelar FGD

Pelindo Regional 2 Pontianak Sukses Gelar FGD

OJK Dorong Penguatan Literasi Aset Kripto

OJK Dorong Penguatan Literasi Aset Kripto

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Untan Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Nilai Ideologi di Lingkungan Kampus
  • OJK Cabut Izin Usaha PT CSIF
  • Perluas Layanan MBG ke Wilayah 3T, BGN Siapkan 480 Dapur SPPG
  • BPKP Dorong Peningkatan Kapabilitas APIP
  • RUPSLB Indosat Sahkan Perpanjangan Masa Jabatan Vikram Sinha

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.