“Dengan target dan kebutuhan konsumsi, sehingga diperkirakan pada 2024 di Landak masih surplus sekitar 121.646 ton beras,” ucap dia.
Terkait strategi peningkatan produksi padi di Landak yakni melalui penanaman varietas unggul yang adaptif dan memiliki produktivitas yang tinggi. Pemerintah daerah memiliki peranan hal di atas.
“Nah, saat panen kami memberikan bantuan 100 kilogram benih padi inpari label putih. Benih tersebut bisa ditanam dan menghasilkan maksimal hingga tiga kali atau periode karena label putih,” papar dia.
Pihaknya terus mendorong penyuluh sebagai guru bagi petani dalam meningkatkan pengetahuan.
“Penyuluh harus meningkatkan pengetahuan dan memperkenalkan inovasi serta gagasan terbaru tentang budidaya pertanian yang efisien dan meningkatkan produksi. Peran penyuluh sebagai inovator dan memberikan dampak baik bagi petani,” ucap dia.
Dalam panen raya padi di Poktan Ne Beruang III Desa Semenok diikuti PJ Bupati Landak bersama kepala dinas pertanian, camat, kades dan dusun. Kemudian hadir juga Ketua HKTI, Kepala BSIP Kalbar dan lainnya.**

















Discussion about this post