ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Senin, Mei 18, 2026
Matrabisnis
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home Komoditi

Kentut Sapi Ternyata Berbahaya

Matrabisnis by Matrabisnis
18 Oktober 2022
in Komoditi
Reading Time: 2 mins read
A A
Kentut sapi ternyata berbahaya, bahkan bisa meledakkan kandangnya.(net)

Kentut sapi ternyata berbahaya, bahkan bisa meledakkan kandangnya.(net)

ADVERTISEMENT

Secara teknis, gas yang keluar dari tubuh sapi baik dalam bentuk sendawa maupun kentut, mengandung dua pertiga senyawa amonia. Senyawa amonia ini sangat beracun bagi hewan yang hidup di air dan berbahaya bagi tanah yang subur. Terkadang senyawa amonia yang berdifusi ke udara bisa menyebabkan hujan asam.

Gas metana dari kentut sapi disebut merupakan produk yang berbahaya. Seekor sapi dapat menghasilkan 200 kg metana per tahun. Meskipun karbon diokasida adalah penyebab utama perubahan iklim, namun gas metana 84 kali lebih kuat merusak atmosfer bumi.

READ ALSO

BRIN Kembangkan Lembaran Jeruk Gamindo B

Stok Beras Nasional Naik 3,9 Juta Ton

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Rusaknya atmosfer bumi sangat berpengaruh pada iklim di bumi, yang otomatis juga berpengaruh pada keberlangsungan hidup manusia di bumi. Atau dengan kata lain, sendawa dan kentut sapi memiliki kontribusi cukup besar terhadap emisi gas rumah kaca.

Seperti diketahui, 30 persen tanah di bumi diisi dengan berbagai macam pertanian, 70 persen adalah hewan ternak. Secara alami, sapi merupakan hewan darat yang paling intensif. Dengan tubuh yang besar dan jumlah makan yang banyak sekaligus penghasil limbah yang banyak pula. Untuk membuat lahan penggembalaan, peternak biasanya menebang hutan. Di Amazon, 80 persen penggundulan hutan disebabkan akibat adanya peternakan. **berbagai sumber

Page 2 of 2
Prev12
Tags: kentutPajaksapi
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kentut Sapi dan Domba akan Dikenakan Pajak

Next Post

Telkomsel Ajak Pelanggan Segera Migrasi ke USIM 4G

Related Posts

BRIN Kembangkan Lembaran Jeruk Gamindo B
Komoditi

BRIN Kembangkan Lembaran Jeruk Gamindo B

19 April 2026
Stok Beras Nasional Naik 3,9 Juta Ton
Komoditi

Stok Beras Nasional Naik 3,9 Juta Ton

23 Maret 2026
Asian Agri Hadirkan Bibit Topaz di IPOSC 2025 di Pontianak
Komoditi

Asian Agri Hadirkan Bibit Topaz di IPOSC 2025 di Pontianak

26 September 2025
Gapoktan Tani Makmur Binaan BI Kalbar Panen Raya 490 Ton Padi
Komoditi

Gapoktan Tani Makmur Binaan BI Kalbar Panen Raya 490 Ton Padi

24 Januari 2025
Petani Karet Perlu Jaga Kualitas Saat Harga Naik
Komoditi

Petani Karet Perlu Jaga Kualitas Saat Harga Naik

8 Desember 2024
Pemprov Kalbar Optimalkan Peternakan Kambing Mendukung Makan Bergizi
Komoditi

Pemprov Kalbar Optimalkan Peternakan Kambing Mendukung Makan Bergizi

8 Desember 2024
Next Post
Telkomsel Ajak Pelanggan Segera Migrasi ke USIM 4G

Telkomsel Ajak Pelanggan Segera Migrasi ke USIM 4G

IDAI Temukan 192 Kasus Ginjal Akut Misterius di 20 Provinsi

IDAI Temukan 192 Kasus Ginjal Akut Misterius di 20 Provinsi

IDAI Pastikan Tidak Ada Larangan Penggunaan Parasetamol.

IDAI Pastikan Tidak Ada Larangan Penggunaan Parasetamol.

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Jumlah Penduduk Kalbar Naik Jadi 5,77 Juta Jiwa, 51,28 Persen Pria
  • Industri Perbankan Syariah Catat Pertumbuhan Aset Dua Digit
  • Struktur Ekonomi Kalimantan Perlu Naik Kelas
  • BI : Kepercayaan terhadap Institusi, Modal Penting Jaga Stabilitas Ekonomi
  • XLSMART Catat Total Pendapatan Rp 11,84 Triliun

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
Nilai Neraca Perdagangan Kalbar Surplus 66,63 Juta Dolar
News

Jumlah Penduduk Kalbar Naik Jadi 5,77 Juta Jiwa, 51,28 Persen Pria

by Matrabisnis
17 Mei 2026
0

Jumlah penduduk Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) naik sebanyak 4,39 juta jiwa menjadi 5,77 juta jiwa, sementara laju pertumbuhan penduduk mengalami...

Read more
Industri Perbankan Syariah Catat Pertumbuhan Aset Dua Digit

Industri Perbankan Syariah Catat Pertumbuhan Aset Dua Digit

16 Mei 2026
Struktur Ekonomi Kalimantan Perlu Naik Kelas

Struktur Ekonomi Kalimantan Perlu Naik Kelas

15 Mei 2026
BI : Kepercayaan terhadap Institusi, Modal Penting Jaga Stabilitas Ekonomi

BI : Kepercayaan terhadap Institusi, Modal Penting Jaga Stabilitas Ekonomi

15 Mei 2026
XLSMART Berhasil Raih Rating 2 Sustainable Fitch

XLSMART Catat Total Pendapatan Rp 11,84 Triliun

15 Mei 2026

Recent Posts

  • Jumlah Penduduk Kalbar Naik Jadi 5,77 Juta Jiwa, 51,28 Persen Pria
  • Industri Perbankan Syariah Catat Pertumbuhan Aset Dua Digit
  • Struktur Ekonomi Kalimantan Perlu Naik Kelas
  • BI : Kepercayaan terhadap Institusi, Modal Penting Jaga Stabilitas Ekonomi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.