ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Jumat, April 3, 2026
Matrabisnis
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home News

Dihantui Gelombang PHK, Banyak Startup Bangkrut

Matrabisnis by Matrabisnis
16 Oktober 2022
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
Startup Fabelio dinyatakan pailit.(net)

Startup Fabelio dinyatakan pailit.(net)

ADVERTISEMENT

Perekonomian Indonesia masih dihantui gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). Tak hanya PHK dari banyak perusahaan di Tanah Air, sejumlah bisnis rintisan atau startup pun terbilang banyak menutup layanannya lantaran bangkrut dari awal 2022 hingga sekarang.Yang terbaru, startup Fabelio telah dinyatakan pailit. Tercatat, Shopee Indonesia dan Pahamify juga melakukan pemutusan hubungan kerja.

Inilah daftar perusahaan yang telah memberhentikan banyak pegawainya atau PHK, menutup layanan dan bangkrut pada 2022. Pertama ada nama Fabelio. Yakni startup penjualan jasa desain interior dan furniture PT Kayu Raya Indonesia resmi dinyatakan pailit. Berdasarkan pengumuman yang disampaikan Fabelio. Perusahaan resmi pailit, berdasarkan putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat No.47/Pdt.Sus-PKPU/2022/PN.Niaga.JKT.PST, tertanggal 5 Oktober 2022.

READ ALSO

OJK Lantik Sejumlah Pejabat Strategis

Untan Mulai Pemeriksaan Narkoba bagi Mahasiswa Baru

Ke dua ada nama Line. Startup ini sempat menjadi sorotan di media sosial, karena dikabarkan telah melakukan PHK terhadap sekira 80 karyawan di Indonesia. Kabar tersebut beredar di media sosial pada 31 Mei kemarin. Pihak Line sudah memberikan klarifikasi, bahwa PHK memang terjadi, namun jumlah karyawan yang terdampak tidak sampai ke angka yang disebutkan.

Ke tiga adalah startup fintech Xendit yang memutus hubungan kerja terhadap 5 persen karyawannya di Indonesia dan Filipina. Chief Operating Office Xendit Tessa Wijaya bilang, perusahaan melakukan pertimbangan matang sebelum mengumumkan PHK. Para karyawan Xendit yang terkena PHK diberi kompensasi yang layak dan perpanjangan asuransi kesehatan, serta dukungan alumni. Perusahaan ini memiliki lebih dari 900 karyawan per Agustus 2022.

ADVERTISEMENT

Ke empat, Tokocrypto. Perusahaan penjual aset digital Tokocrypto yang memberhentikan 45 karyawannya atau sekira 20 persen dari 227 orang jumlah pekerja. VP Corporate Communications Tokocrypto Rieka Handayani menyebut, pemberhentian puluhan karyawan ini, lantaran perusahaan bakal melakukan perubahan strategi bisnis, sejalan dengan pasar kripto dan ekonomi di dunia.
Meski demikian, perusahaan dikatakan akan membantu pegawai yang terkena PHK mencari tempat kerja baru. Salah satunya dengan memberikan rekomendasi kepada beberapa perusahaan mitra kerja selama ini.

Ke lima ada nama Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) yang dikabarkan telah
melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap lebih dari 300 karyawannya. Director & Chief of Human Resources Officer IOH Irsyad Sahroni berkata, bahwa langkah rightsizing ini telah berjalan lancar dan 95 persen karyawan yang terkena dampak setuju.

Adapun paket kompensasi yang ditawarkan kepada karyawan adalah, rerata 37 kali upah, bahkan yang tertinggi mencapai 75 kali upah. Menurut Irsyad, jumlah ini secara signifikan lebih tinggi di atas persyaratan ketentuan undang-undang yang berlaku.

ADVERTISEMENT

Ke enam perusahaan rintisan bernama Lummo. Start up penyedia solusi layanan perangkat lunak business-to-consumer (B2C) Lummo, yang sebelumnya dikenal sebagai BukuKas melakukan PHK terhadap sejumlah karyawan di Jakarta dan Bengaluru, India. Lummo dikabarkan telah melakukan PHK terhadap sekira 100-120 karyawan, yang sebagian besar berada di tim teknis, desain, dan produk.

Ke tujuh perusahaan TaniHub. Pemutusan kerja terhadap karyawan start up pertanian TaniHub, merupakan dampak dari ditutupnya operasional gudang di Bandung dan Bali. Namun, perusahaan tidak menyebutkan jumlah karyawan yang terdampak.

Ke delapan perusahaan Pahamify. Start up di bidang pendidikan, Pahamify, mengambil keputusan melakukan PHK massal untuk beradaptasi di kondisi ekonomi makro terkini. Namun, PHK massal yang ditempuh itu, tampaknya tidak menjamin keberlangsungan bisnis Pahamify untuk jangka panjang. Pada akhir Juni 2022, Pahamify akhirnya membubarkan diri.

Page 1 of 2
12Next
Tags: PHKstartup bangkrut
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pemrov Kalbar Apresiasi Perusahaan Sawit Peduli Banjir

Next Post

WhatsApp akan Hentikan Layanan Versi OS

Related Posts

OJK Lantik Sejumlah Pejabat Strategis
News

OJK Lantik Sejumlah Pejabat Strategis

2 April 2026
Untan Mulai Pemeriksaan Narkoba bagi Mahasiswa Baru
News

Untan Mulai Pemeriksaan Narkoba bagi Mahasiswa Baru

2 April 2026
Kalbar Catat Inflasi 0,25 Persen, Terendah Selama 2026
News

Kalbar Catat Inflasi 0,25 Persen, Terendah Selama 2026

2 April 2026
Tersangka Kasus Dugaan Tindak Pidana Perbankan Diamankan
News

Tersangka Kasus Dugaan Tindak Pidana Perbankan Diamankan

28 Maret 2026
OJK Akhiri Kebijakan Stimulus untuk Dampak Covid-19
News

OJK Hormati Putusan KPPU Terkait Dugaan Pelanggaran Pindar

28 Maret 2026
Tujuh ADK OJK Resmi Dilantik MA
News

Tujuh ADK OJK Resmi Dilantik MA

28 Maret 2026
Next Post
WhatsApp akan Hentikan Layanan Versi OS

WhatsApp akan Hentikan Layanan Versi OS

Waspada Pig Butchering Scam, Modus Baru Penipuan

Waspada Pig Butchering Scam, Modus Baru Penipuan

New Honda Vario 125 Diluncurkan di Kalbar

New Honda Vario 125 Diluncurkan di Kalbar

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Telkomsel Integrasikan Mode Dasar Instagram dengan SIMPATI
  • OJK Lantik Sejumlah Pejabat Strategis
  • Untan Mulai Pemeriksaan Narkoba bagi Mahasiswa Baru
  • Nilai Neraca Perdagangan Kalbar Surplus 66,63 Juta Dolar
  • Kalbar Catat Inflasi 0,25 Persen, Terendah Selama 2026

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
Telkomsel Integrasikan Mode Dasar Instagram dengan SIMPATI
Digital

Telkomsel Integrasikan Mode Dasar Instagram dengan SIMPATI

by Matrabisnis
2 April 2026
0

Mempertegas komitmen dalam menghadirkan pengalaman akses digital yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia, Telkomsel mengumumkan integrasi Mode Dasar Instagram (Instagram...

Read more
OJK Lantik Sejumlah Pejabat Strategis

OJK Lantik Sejumlah Pejabat Strategis

2 April 2026
Untan Mulai Pemeriksaan Narkoba bagi Mahasiswa Baru

Untan Mulai Pemeriksaan Narkoba bagi Mahasiswa Baru

2 April 2026
Nilai Neraca Perdagangan Kalbar Surplus 66,63 Juta Dolar

Nilai Neraca Perdagangan Kalbar Surplus 66,63 Juta Dolar

2 April 2026
Kalbar Catat Inflasi 0,25 Persen, Terendah Selama 2026

Kalbar Catat Inflasi 0,25 Persen, Terendah Selama 2026

2 April 2026

Recent Posts

  • Telkomsel Integrasikan Mode Dasar Instagram dengan SIMPATI
  • OJK Lantik Sejumlah Pejabat Strategis
  • Untan Mulai Pemeriksaan Narkoba bagi Mahasiswa Baru
  • Nilai Neraca Perdagangan Kalbar Surplus 66,63 Juta Dolar

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.