ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Sabtu, Juni 27, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home Sport

Sepak Bola Eropa, Kompetisi Paling Sibuk

Matrabisnis by Matrabisnis
12 Juni 2022
in Sport
Reading Time: 4 mins read
A A
Pemain Denmark Andreas Christensen berduel dengan pemain Kroasia Sime 
Vrsaljko dalam pertandingan Grup A UEFA Nations League antara Denmark dan Kroasia di Parken, Kopenhagen, Denmark, 10 Juni 2022. (ant/rtr)

Pemain Denmark Andreas Christensen berduel dengan pemain Kroasia Sime Vrsaljko dalam pertandingan Grup A UEFA Nations League antara Denmark dan Kroasia di Parken, Kopenhagen, Denmark, 10 Juni 2022. (ant/rtr)

ADVERTISEMENT

Kompetisi kontinental kedua adalah Liga Europa yang sebelum 2009 dinamai Piala UEFA dan awalnya kompetisi kontinental strata ketiga sejak pertama diadakan pada 1971.

Yang ke,tiga, Liga Conference Europa yang baru diadakan pada 2021. Sedangkan yang keempat adalah Piala Super Eropa yang mempertemukan juara Liga Champions dengan juara Liga Europa.

READ ALSO

Pebalap Binaan Astra Honda Cetak Sejarah Terkencang di Estoril

CBR Series Melesat, AHRT Borong Tiga Podium ARRC Motegi

Tak ada kompetisi yang diadakan seberjenjang seperti terjadi di Eropa. Tapi justru berkat kompetisi yang super-intensif ini, kualitas sepak bola Eropa semakin baik dari waktu ke waktu.

Mereka sulit diruntuhkan, sekalipun kawasan seperti Afrika mencapai kemajuan yang signifikan dalam kualitas sepakbolanya.

Itu pula yang membuat Eropa mendominasi Piala Dunia FIFA yang adalah turnamen sepak bola paling akbar dan perhelatan olahraga kedua terbesar setelah Olimpiade.

Profesionalisme total

Dari 21 trofi Piala Dunia sejak edisi pertama 1930, 12 di antaranya direbut oleh negara-negara Eropa. Sembilan lainnya digondol negara-negara Amerika Selatan.

Dari delapan negara yang menjuarai Piala Dunia itu, lima di antaranya dari Eropa, sedangkan tiga lainnya dari Amerika Selatan.

Eropa juga mendominasi tim yang menjadi runner up Piala Dunia dari masa ke masa. Delapan negara Eropa 16 kali menjadi runner up Piala Dunia, sedangkan dari Amerika Selatan hanya ada dua negara yang menjadi runner up.

Di samping karena peserta Eropa jauh lebih banyak dibandingkan dengan negara-negara lain mengingat koefisien dan peringkatnya yang rata-rata tinggi, prestasi tinggi sepak bola Eropa juga buah dari begitu banyaknya kompetisi sepak bola di benua ini.

Dan buahnya itu tak saja dinikmati Eropa, karena kawasan-kawasan lain di dunia juga mencicipinya. Ini terjadi karena talenta-talenta terbaik semua kawasan turut dibesarkan oleh liga-liga Eropa mengingat benua ini menjadi ajang bertarung para pesepakbola terbaik dari lima benua.

ADVERTISEMENT

Piala Dunia 2022 bisa jadi tetap menjadi arena unjuk gigi tim-tim Eropa, selain tim-tim Amerika Selatan.

Yang menarik adalah, apakah Qatar akan melahirkan juara dunia muka baru? Pertanyaan ini selalu diajukan setiap Piala Dunia, dan selalu pula tim-tim Eropa yang menjadi calon-calon terkuatnya. Belanda, Portugal dan Belgia adalah yang paling sering disebut.

Hal utama yang bisa dipetik dari begitu ketatnya kompetisi sepak bola Eropa adalah hubungannya yang tegak lurus dengan kian tingginya prestasi dan makin bagusnya kualitas olahraga.

Hal lainnya yang menarik adalah kaitannya dengan aspek industrialnya yang faktanya terus membesar dari masa ke masa, sekalipun hampir dua tahun ini diganggu oleh pandemi Covid-19.

Meminjam data Deloitte, pada 2019, kapitalisasi pasar sepak bola Eropa mencapai 28,4 miliar euro. Namun pada musim 2019/2020 mengalami kontraksi 13 persen.

ADVERTISEMENT

Tapi tumbuh kembali satu musim kemudian yang menurut Deloitte menangguk total pendapatan 8,2 miliar euro yang 111 juta euro di antaranya dari pendapatan pertandingan atau matchday. 8,1 miliar euro lainnya dari hak siar dan komersial.

Semua itu gambaran bahwa kompetisi yang semakin sengit dan semakin sibuk, telah menciptakan dampak positif ikutan yang melebihi spektrum olahraganya sendiri.

Ini patut ditiru, tapi memang sulit mengingat butuh profesionalisme total dalam segala hal yang belum tentu bisa dilakukan di kawasan lain. ** ant.

Page 2 of 2
Prev12
Tags: CONCACAFCONMEBOL–UEFA Cup of ChampionsEropaEUROkompetisi ligaLiga ChampionsNations LeaguePiala Arab.Piala DuniaPiala Eropasepak bolaUEFA
ADVERTISEMENT
Previous Post

Irlandia 3-0 Skotlandia, Kepulauan Faroe 2-1 Lithuania

Next Post

72 Pukulan Membawa Rp58 Miliar, Charl Schwartzel Juara LIV Invitational

Related Posts

Pebalap Binaan Astra Honda Cetak Sejarah Terkencang di Estoril
Sport

Pebalap Binaan Astra Honda Cetak Sejarah Terkencang di Estoril

18 Juni 2026
CBR Series Melesat, AHRT Borong Tiga Podium ARRC Motegi
Sport

CBR Series Melesat, AHRT Borong Tiga Podium ARRC Motegi

16 Juni 2026
Ramadhipa Raih Podium Perdana di Moto3 Junior Barcelona
Sport

Ramadhipa Raih Podium Perdana di Moto3 Junior Barcelona

26 Mei 2026
Pengcab PDBI Mempawah Dilantik
Sport

Pengcab PDBI Mempawah Dilantik

21 Mei 2026
Terus Melesat, CBR Series Kembali Harumkan Indonesia di ARRC Buriram
Sport

Terus Melesat, CBR Series Kembali Harumkan Indonesia di ARRC Buriram

14 Mei 2026
Tunjukkan Dominasi, Pebalap Belia Astra Honda Melesat di Thailand Talent Cup 2026
Sport

Tunjukkan Dominasi, Pebalap Belia Astra Honda Melesat di Thailand Talent Cup 2026

9 Mei 2026
Next Post
72 Pukulan Membawa Rp58 Miliar, Charl Schwartzel Juara LIV Invitational

72 Pukulan Membawa Rp58 Miliar, Charl Schwartzel Juara LIV Invitational

XL Siapkan Paket Khusus untuk Jamaah Haji di Tanah Suci

XL Siapkan Paket Khusus untuk Jamaah Haji di Tanah Suci

Pebalap Astra Honda, Siap Beraksi di Putaran ke Tiga FIM JuniorGP

Pebalap Astra Honda, Siap Beraksi di Putaran ke Tiga FIM JuniorGP

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Perkuat Stabilitas Perbankan, LPS Naikkan TBP 3,75 Persen
  • Evolusi Terbaru, AHM Luncurkan Skutik Sporti New Honda Vario Evo 160
  • OJK Cabut Izin Usaha BPR Ceper Permata Artha
  • Peraturan Smart City Perlu Berperspektif Hak Digital yang Inklusif
  • OJK Terbitkan Aturan Perilaku Financial Influencer

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.