ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Rabu, Juli 15, 2026
Matrabisnis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home Digital

Sepakat Perkuat Upaya Pemberantasan Scam dan Judol

Matrabisnis by Matrabisnis
15 Juli 2026
in Digital
Reading Time: 3 mins read
A A
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Hafid dan Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae dalam OJK Banking Forum 2026, Selasa. (ist)

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Hafid dan Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae dalam OJK Banking Forum 2026, Selasa. (ist)

ADVERTISEMENT

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan industri perbankan nasional sepakat untuk memperkuat upaya pemberantasan scam dan judi online (Judol) dengan membangun ekosistem keuangan digital yang aman, terpercaya, dan berintegritas guna semakin meningkatkan kepercayaan dan melindungi masyarakat.

Kesepakatan tersebut disampaikan pada OJK Banking Forum 2026 yang mengusung tema “Penguatan Tata Kelola Teknologi Informasi Perbankan serta Peningkatan Upaya Pemberantasan Kejahatan Keuangan dan Perjudian Online di Era Digital” di Kantor OJK di Jakarta, Selasa.

READ ALSO

Dukung Produktivitas Kurir Logistik, Telkomsel dan SiCepat Hadirkan Paket Siap Antar

OJK Ingatkan Bahaya Scam yang Semakin Meluas

Hadir dalam kesempatan itu Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Hafid, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae, serta pimpinan kementerian/lembaga, direksi bank umum, asosiasi perbankan, dan para pemangku kepentingan sektor jasa keuangan.

Dalam forum tersebut juga disampaikan Deklarasi langkah-langkah yang diperlukan guna menjaga dan meningkatkan integritas sistem keuangan nasional serta melindungi masyarakat dari penyalahgunaan aktivitas perjudian online maupun kejahatan keuangan lainnya untuk memperkuat ketahanan ekonomi digital Indonesia.

Friderica dalam sambutannya menegaskan, bahwa tantangan terbesar sektor jasa keuangan saat ini bukan hanya menjaga kesehatan industri, tetapi juga melindungi masyarakat dari berbagai modus kejahatan keuangan yang terus berkembang.

“Hari ini, tugas kita bukan hanya memastikan perbankan maupun perusahaan jasa keuangan tetap sehat, tetapi juga, yang paling utama, melindungi konsumen dari berbagai modus scam dan judi online yang terus mengintai masyarakat serta dapat mengurangi kredibilitas maupun kepercayaan terhadap sistem keuangan kita,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut Friderica dibutuhkan sinergi dan kolaborasi erat bersama seluruh pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem keuangan digital yang aman, terpercaya, dan tetap berintegritas.

Friderica juga mengingatkan bahwa semakin berkembangnya digitalisasi turut diikuti dengan perubahan pola kejahatan yang semakin kompleks, sehingga industri jasa keuangan perlu memperkuat tata kelola, manajemen risiko, dan pelindungan konsumen.

“Transformasi digital menuntut perubahan cara berpikir. Saya mengajak seluruh industri perbankan menjadikan manajemen risiko teknologi informasi sebagai bagian dari strategi organisasi. Dukungan terhadap pemberantasan judi online tidak boleh hanya sekadar menjadi kewajiban regulasi, tetapi harus lahir dari hati kita semua. Karena ini merupakan penyakit masyarakat yang korbannya bisa saja saudara kita, tetangga kita, keluarga kita, bahkan anak-anak kita sendiri,” tambah Friderica.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ia mencontohkan kolaborasi antarlembaga dan pelaku usaha jasa keuangan melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) yang telah berjalan untuk memperkuat pelindungan masyarakat dari maraknya penipuan keuangan digital.

Hingga pelaksanaan forum ini, IASC telah menerima 608.167 laporan, mengidentifikasi lebih dari 1 juta rekening yang dilaporkan, melakukan pemblokiran terhadap 557.751 rekening, serta berhasil mengembalikan dana korban hingga hampir Rp200 miliar.

Page 1 of 2
12Next
Tags: ekosistem keuangan digitalindustri perbankan nasionalKementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi)Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana RaeKetua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari DewiMenteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya HafidOJK Banking Forum 2026Otoritas Jasa Keuangan (OJK)sepakat untuk memperkuat upaya pemberantasan scam dan judi online (Judol)
ADVERTISEMENT
Previous Post

OJK: Keputusan S&P Global Ratings Jadi Sinyal Positif

Next Post

Pebalap Muda Astra Honda Raih Double Podium IHTTC 2026 Sepang

Related Posts

Dukung Produktivitas Kurir Logistik, Telkomsel dan SiCepat Hadirkan Paket Siap Antar
Digital

Dukung Produktivitas Kurir Logistik, Telkomsel dan SiCepat Hadirkan Paket Siap Antar

7 Juli 2026
OJK Ingatkan Bahaya Scam yang Semakin Meluas
Digital

OJK Ingatkan Bahaya Scam yang Semakin Meluas

7 Juli 2026
Telkomsel dan Erajaya Luncurkan Super Brand Day
Digital

Telkomsel dan Erajaya Luncurkan Super Brand Day

24 Juni 2026
Kreator, Bersiaplah: Kemenekraf, Indosat, dan Adobe Hadir untuk Mengubah Kreativitas Menjadi Peluang Nyata
Digital

Kreator, Bersiaplah: Kemenekraf, Indosat, dan Adobe Hadir untuk Mengubah Kreativitas Menjadi Peluang Nyata

16 Juni 2026
Nokia dan Indosat Kolaborasi Tingkatkan Jaringan 5G, Hadirkan Layanan Berbasis AI
Digital

Nokia dan Indosat Kolaborasi Tingkatkan Jaringan 5G, Hadirkan Layanan Berbasis AI

10 Juni 2026
Usia 31 Tahun, Telkomsel Tegaskan Makna Melayani Sepenuh Hati
Digital

Usia 31 Tahun, Telkomsel Tegaskan Makna Melayani Sepenuh Hati

27 Mei 2026
Next Post
Pebalap Muda Astra Honda Raih Double Podium IHTTC 2026 Sepang

Pebalap Muda Astra Honda Raih Double Podium IHTTC 2026 Sepang

Paruh Pertama 2026, Penerimaan Pajak Capai Rp 1 Triliun Lebih

Paruh Pertama 2026, Penerimaan Pajak Capai Rp 1 Triliun Lebih

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Paruh Pertama 2026, Penerimaan Pajak Capai Rp 1 Triliun Lebih
  • Pebalap Muda Astra Honda Raih Double Podium IHTTC 2026 Sepang
  • Sepakat Perkuat Upaya Pemberantasan Scam dan Judol
  • OJK: Keputusan S&P Global Ratings Jadi Sinyal Positif
  • Astra Motor Kalbar Hadirkan PCX Bikers Playland 

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
  • Redaksi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.