Kinerja operasional Terminal Kijing sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren pertumbuhan positif. Tercatat sebanyak 741 kapal sandar di terminal yang dikelola oleh PT Pelindo ini, meningkat 15 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 643 kapal.
Dari total kunjungan kapal tersebut, sebanyak 74,5 persen merupakan kapal domestik, sementara 25,5 persen lainnya adalah kapal internasional. Peningkatan ini menjadi indikator semakin strategisnya peran Terminal Kijing dalam mendukung arus logistik dan perdagangan, baik di tingkat nasional maupun global.
Sepanjang tahun 2025, Terminal Kijing juga mencatatkan kinerja arus barang yang signifikan. Untuk komoditas curah cair, volume yang dilayani mencapai 1,5 juta ton. Sementara curah kering tercatat sebesar 2,5 juta ton, dan general cargo sebesar 116 ribu ton.
Dari sisi ekspor dan impor, data menunjukkan ekspor curah cair berupa CPO dan turunannya mencapai 460.988 ton. Sedangkan impor curah kering tercatat sebesar 392.181 ton. Angka ini menegaskan peran Terminal Kijing sebagai salah satu simpul penting distribusi komoditas unggulan Kalimantan Barat.
Di sisi infrastruktur pendukung, progres relokasi jalan nasional menuju kawasan terminal per 8 Februari 2026 telah mencapai 73,9 persen dan ditargetkan rampung pada Maret 2026. Penyelesaian akses jalan ini diharapkan semakin memperlancar konektivitas logistik dan menjamin aspek keselamatan transportasi barang.

Memasuki awal tahun 2026, Terminal Kijing juga bersiap memperkuat layanan petikemas. Dalam waktu dekat akan didatangkan satu unit Quay Container Crane (QCC) dan dua unit Rubber Tyred Gantry (RTG) untuk menunjang kegiatan bongkar muat kontainer.








Discussion about this post