Pengalaman Indonesia yang dibawa ke forum W20 salah satunya tercermin melalui pengembangan XLSMART Sisternet, ekosistem pemberdayaan perempuan yang menghubungkan pembelajaran digital, penguatan kewirausahaan, dan pengembangan kepemimpinan.
Melalui gerakan #1JutaSisterDigital dan berbagai inisiatif pemberdayaan, XLSMART Sisternet telah menjangkau lebih dari 1,6 juta penerima manfaat melalui kombinasi kanal digital dan kegiatan langsung, termasuk aplikasi XLSMART Sisternet, pelatihan, kegiatan tatap muka, serta aktivitas pemberdayaan lainnya. Jangkauan tersebut mencerminkan semakin luasnya upaya untuk membantu perempuan Indonesia mengakses pengetahuan, keterampilan, dan kesempatan yang relevan dengan perkembangan ekonomi digital.
Pendekatan pemberdayaan tersebut telah berkembang sejak W20 Sispreneur pada 2022 yang melibatkan lebih dari 1.000 perempuan pelaku usaha dari berbagai wilayah Indonesia dalam pembelajaran kewirausahaan dan pemanfaatan teknologi digital. Sejumlah peserta terbaik juga memperoleh kesempatan memperkenalkan produk mereka dalam rangkaian W20 di Indonesia.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu contoh bagaimana pembelajaran digital dapat dikembangkan menjadi dukungan yang lebih luas bagi perempuan untuk meningkatkan kemampuan usaha, memperkuat daya saing, dan menjangkau pasar baru.
Ke depan, pendekatan tersebut terus diperkuat melalui kolaborasi dengan pemerintah, komunitas, dan berbagai mitra, termasuk Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).
Pengembangan aplikasi XLSMART Sisternet dan fitur DigiHer memperluas akses pembelajaran digital, sementara program Female Future Leader mendukung pengembangan kompetensi dan kepemimpinan perempuan muda.
Melalui berbagai upaya tersebut, XLSMART Sisternet diarahkan bukan hanya menjadi sarana untuk mengenal teknologi, tetapi juga membantu perempuan memanfaatkannya secara produktif, baik untuk mengelola usaha, mengembangkan keterampilan, maupun meningkatkan kesiapan menghadapi perubahan dunia kerja.
Konektivitas dan Keterampilan Digital untuk Kesempatan Ekonomi yang Lebih Merata
Upaya pemberdayaan perempuan juga memerlukan dukungan infrastruktur digital yang inklusif. Ketersediaan konektivitas yang semakin luas membuka kesempatan bagi masyarakat, termasuk perempuan di berbagai wilayah Indonesia, untuk mengakses pendidikan, informasi, layanan digital, dan pasar yang sebelumnya lebih sulit dijangkau.
Namun, akses teknologi perlu berjalan seiring dengan peningkatan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkannya. Melalui penguatan jaringan telekomunikasi dan ekosistem pemberdayaan seperti XLSMART Sisternet, XLSMART berupaya mendukung terbukanya kesempatan yang lebih merata bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi digital.
Merza menambahkan, konektivitas membuka pintu kesempatan, tetapi keterampilan dan pendampingan yang menentukan sejauh mana kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan. Karena itu, pengembangan infrastruktur digital perlu berjalan bersama pemberdayaan masyarakat.
“Kami berharap semakin banyak perempuan Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan nilai ekonomi dan membangun masa depan yang lebih baik melalui teknologi,” imbuhnya.
Partisipasi XLSMART dalam W20 USA 2026 juga mencerminkan pentingnya kolaborasi pemerintah, sektor swasta, dan komunitas dalam mewujudkan pemberdayaan perempuan yang berkelanjutan.
Melalui pertukaran pengalaman dan penguatan jejaring internasional, Indonesia memiliki kesempatan untuk terus mengembangkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus berkontribusi pada agenda pemberdayaan perempuan global.
Dengan menghubungkan konektivitas, keterampilan, dan peluang ekonomi, XLSMART berharap semakin banyak perempuan Indonesia dapat memperoleh manfaat nyata dari transformasi digital, memperkuat kemandirian ekonomi, dan turut berkontribusi dalam pertumbuhan Indonesia yang lebih inklusif. **












Discussion about this post