Supervisor Rumah BUMN Pertamina Sanggau, Supian Jeldi, menilai integrasi berbagai layanan tersebut penting agar pendampingan UMKM memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti pada pelaksanaan Bimtek, tetapi benar-benar memberikan manfaat dan perubahan bagi UMKM binaan. Melalui sinergi bersama Bank Kalbar, kami ingin membantu UMKM mulai dari legalitas usaha, sertifikasi halal, akses perbankan dan pendanaan, hingga digitalisasi pembayaran melalui QRIS,” ujar Supian.
Menurutnya, dukungan terhadap UMKM perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penguatan legalitas hingga kemampuan mengakses layanan keuangan dan teknologi pembayaran.
“Kami ingin UMKM semakin siap untuk naik kelas, berkembang, serta memiliki daya saing yang lebih kuat,” tuturnya.
Melalui kolaborasi tersebut, Bank Kalbar mendorong pelaku UMKM Kembayan agar tidak hanya memiliki legalitas dan produk yang memenuhi standar, tetapi juga memiliki akses terhadap pembiayaan serta layanan transaksi digital untuk mendukung perkembangan usaha. **











Discussion about this post