“Saya merasa percaya diri di kedua balapan. Race 1 berjalan cukup baik dan saya berhasil meraih podium. Pada Race 2, kondisi lintasan lebih panas sehingga balapan terasa lebih sulit. Saya terus berusaha hingga tikungan terakhir dan berhasil finis di posisi keempat,” ucap Ramadhipa.
“Meski begitu, saya tetap mendapatkan poin penting di Aragón dan membuka peluang lebih besar untuk dapat meraih posisi tiga besar klasemen pebalap di akhir musim. Masih terdapat satu kesempatan di Misano. Saya akan berusaha keras, terima kasih untuk seluruh tim dan semua yang mendukung,” lanjutnya.
General manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya menyatakan apresiasi atas perjuangan Ramadhipa dan tim menghadapi seri Aragon. Bekal penting di seri ini menjadi modal positif dalam menghadapi seri terakhir.
“Keberhasilannya raih podium 2 di race 1 dan finish di posisi 4 pada race 2 semoga jadi modal positif bagi Ramadhipa untuk menghadapi seri terakhir di Misano. Semoga Ramadhipa bisa memaksimalkan potensinya dan menutup musim dengan performa terbaiknya,” ujar Andy.
Hasil di Aragón membuat Ramadhipa kini mengoleksi 113 poin dan menempati posisi keempat klasemen sementara. Ia tertinggal 23 poin dari posisi ketiga, kesempatan untuk menembus tiga besar klasemen memang semakin menantang, tetapi masih terbuka.
Putaran terakhir FIM MotoJunior World Championship musim ini akan berlangsung di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Italia, pada 16–18 Oktober 2026. Ramadhipa akan berupaya menutup musim dengan hasil terbaik sekaligus menjaga peluang menembus tiga besar klasemen. **











Discussion about this post