Merry dari Divisi Humas BI Kalbar, turut menyampaikan apresiasi kepada FJPI Kalbar yang telah mengusung digelarnya kegiatan ‘Membangun Literasi Finansial Negeri: Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah’ dalam rangka menyemerakkan Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026. Selain itu, pihaknya juga berterima kasih karena FJPI Kalbar telah mengajak masyarakat secara luas untuk mendukung peningkatan edukasi CBP.
“Melalui kegiatan ini, kami mengapresiasi karena membantu kami sebagai perpanjangan tangan Bank Indonesia dalam memperluas edukasi terkait kesadaran Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah,” jelas Merry.
Ketua FJPI Kalbar, Dina Prihatini Wardoyo, menyampaikan kolaborasi ini dinilai penting karena bertujuan untuk meningkatkan kesadaran literasi finansial terhadap CBP yang menurutnya masih belum diketahui banyak orang.
Dengan menggaet peserta dari berbagai kalangan, mulai dari komunitas UMKM, mahasiswa, hingga rekan-rekan media, kegiatan edukasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih bagi para peserta mengenai perawatan uang rupiah.
“Kegiatan ini diinisiasi oleh FJPI Kalbar mengingat Kalimantan Barat banyak sekali kawasan yang berbatasan langsung dengan negara lain, termasuk Malaysia sehingga kesadaran literasi finansial terhadap CBP dinilai masih kurang untuk diaplikasikan masyarakat. Dengan adanya peserta dari berbagai kalangan, mereka akan mensosialisasikan ke yang lain terkait CBP ini,” ungkap Dina.
Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai ruang edukasi bagi para peserta, tetapi juga menjadi langkah awal untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mencintai, menghargai, dan memahami Rupiah. Kolaborasi antara BI Kalbar, FJPI Kalbar, komunitas UMKM, mahasiswa, dan insan pers diharapkan mampu memperkuat pesan CBP Rupiah hingga ke berbagai lapisan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan Kalimantan Barat.
Dengan semakin kuatnya literasi finansial dan kesadaran masyarakat dalam memperlakukan Rupiah secara bijak, semangat Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah diharapkan dapat tumbuh menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari sekaligus memperkuat Rupiah sebagai simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. **










Discussion about this post