​Turnamen di Pontianak ini menjadi ajang debut internasional pertama mereka di kategori dewasa. Menanggapi persaingan ketat dan lawan berat di babak selanjutnya, mereka memilih untuk tampil lepas tanpa beban (nothing to lose).
​”Mainnya tetap sama sih seperti tadi, tetap nothing to lose aja. Enggak usah mikir kalah menang, yang penting sudah all out aja. Senang bisa main di sini, sekaligus cari pengalaman,” tambah Velecia.
​Sebelum menginjak level dewasa, ganda putri ini menorehkan rekor impresif di level junior, termasuk meraih gelar Juara Sirnas Candradijaya serta menjadi Finalis Sirnas DKI Jakarta dan Jawa Tengah.
Selain perlawanan ketat di arena, kendala hembusan angin di dalam GOR menjadi tantangan teknis utama yang harus ditaklukkan. Di samping itu, kondisi cuaca Kota Pontianak yang sedang dilanda kabut asap juga memberikan tantangan ekstra bagi ketahanan fisik atlet.
​”Kendala di lapangan lebih ke angin sih. Kalau untuk kabut asap, pastinya agak sedikit terganggu karena asap masuk dan berpengaruh ke pernapasan,” jelasnya.
​Menatap pertandingan selanjutnya, ganda putri muda ini menegaskan akan tampil fight demi memberikan hasil terbaik. **









Discussion about this post