Ia menilai, keterlibatan lembaga keuangan daerah dalam kegiatan kemanusiaan telah membuktikan perannya yang lebih luas di luar sektor keuangan. “Kita berharap semangat sosial seperti ini, selaras dengan penguatan kinerja Bank Kalbar yang manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat luas,” ujar Wagub Krisantus.
Pada kesempatan itu, Krisantus menyampaikan pentingnya penguatan fundamental keuangan dan likuiditas bank daerah. Untuk itu, ia mendorong adanya klasifikasi layanan nasabah, terutama dalam menarik dana investor besar ke daerah ini.
“Saya ingin adanya klasifikasi layanan nasabah, dari limit kecil hingga kelas investasi besar,” katanya.

Menurut Wagub Krisantus, penguatan likuiditas penting guna mendukung transformasi digital dan ketahanan ekonomi. Ia berharap, agar dana masyarakat dapat beredar di daerah sendiri melalui layanan perbankan yang kompetitif.
Ia menilai, di usia yang semakin matang, Bank Kalbar terus menunjukkan eksistensinya, terutama dalam mendukung pembangunan daerah. Untuk itu Wagub Krisantus mengajak masyarakat semakin mencintai dan mendukung Bank Kalbar, melalui kegiatan menabung maupun investasi.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PMI Kalbar, Lismaryani Sutarmidji juga menyampaikan apresiasi atas kegiatan sosial donor darah yang dilakukan oleh Bank Kalbar. “Karena dengan setetes darah, dapat menyelamatkan nyawa orang lain, sekaligus juga baik bagi kesehatan pendonor,” ujarnya.
Ia menilai, Bank Kalbar tidak hanya fokus pada sektor ekonomi saja, tapi juga memiliki kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Dengan menggelar kegiatan donor darah setiap tahunnya, Bank Kalbar semakin mempererat solidaritas sosial sekaligus memberi manfaat bagi para pendonor. **
















Discussion about this post