“Kampus bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang pembentukan karakter. Karena itu, kami ingin memastikan lingkungan Untan benar-benar bersih dari penyalahgunaan narkotika,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pemeriksaan Narkoba Tahun 2026, Ns. Muchlis Alatas, S.Kep., mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan standar prosedur medis yang ketat, melibatkan tenaga kesehatan profesional serta dukungan fasilitas yang memadai.
“Kami telah menyiapkan sistem pelayanan yang terintegrasi, mulai dari registrasi hingga pemeriksaan, sehingga mahasiswa tidak perlu menunggu terlalu lama. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara bertahap hingga seluruh mahasiswa baru terlayani,” jelasnya.
Ia juga berharap kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari seluruh civitas akademika.
“Harapannya, ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi budaya bersama di lingkungan kampus untuk terus menjaga kesehatan dan menjauhi narkoba,” tuturnya.
Dengan adanya program ini, Untan menegaskan komitmennya dalam menciptakan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya hidup sehat dan bebas dari narkotika demi masa depan yang lebih baik. **














Discussion about this post