Nilai neraca perdagangan Kalimantan Barat (Kalbar) pada Februari 2026 surplus di angka 66,63 juta dolar AS, sedangkan secara kumulatif Januari-Februari 2026 surplus 157,23 juta dolar. Namun, jika dilihat neraca perdagangan Februari 2026 dibandingkan terhadap Januari 2026 terjadi penurunan sebesar 26,46 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat, Muh Saichudin dalam rilis Berita Resmi Statistik (BRS) di Pontianak Rabu, melaporkan ekspor daerah ini pada Februari 2026 tercatat senilai 154,79 juta dolar, naik 2,27 persen dibandingkan Januari 2026. Sementara impor Kalbar pada Februari 2026 senilai 88,16 juta dolar juga tercatat sebesar 45,12 persen dibandingkan pada Januari 2026.
“Nilai ekspor Kalimantan Barat pada Februari 2026 naik 2,27 persen dibanding Januari 2026, yaitu dari 151,35 juta dolar menjadi 154,79 juta dolar. Secara kumulatif, nilai ekspor Kalimantan Barat periode Januari-Februari 2026 mencapai 306,14 juta dolar atau turun sebesar 15,55 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025,” jelas Saichudin.
BPS mendata, tiga golongan barang unggulan ekspor Kalimantan Barat pada Februari 2026 adalah lemak dan minyak hewan/nabati (HS15), bahan kimia anorganik  (HS28) serta berbagai produk kimia (HS38), masing-masing berkontribusi 43,10 persen, 41,28 persen dan 5,39 persen.
Kontribusi tiga golongan barang unggulan berikutnya adalah, karet dan barang dari karet (HS40), bahan-bahan Nabati (HS14) serta ampas/sisa industri makanan (HS23) yang masing-masing menyumbang secara berurutan sebesar 3,70 persen 1,80 persen dan 1,65 persen. Ketiga golongan ini, memberi kontribusi 7,15 persen terhadap total ekspor Kalimantan Barat atau senilai 11,07 juta dolar.
Pada Februari 2026, ekspor dari sepuluh golongan barang (HS 2 digit) memberikan kontribusi 99,07 persen terhadap total nilai ekspor Kalimantan Barat. Dari sisi pertumbuhan, ekspor sepuluh golongan barang tersebut meningkat 2,88 persen terhadap Januari 2026, yaitu dari 149,06 juta dolar menjadi 153,35 juta dolar.
Mesir, Tiongkok, dan Belanda merupakan tiga negara tujuan ekspor Kalimantan Barat terbesar pada Februari 2026, masing-masing mencapai nilai ekspor 28,28 juta dolar, 23,45 juta dolar dan 19,88 juta dolar dengan total kontribusi 71,61 juta dolar atau 46,26 persen.
Jika dibandingkan bulan Januari 2026, ekspor Kalimantan Barat baik ke negara Mesir dan Belanda mengalami kenaikan masing-masing secara berurutan sebesar 48,37 persen dan 90,42 persen. Tujuan ekspor Kalimantan Barat Februari 2026 masih didominasi negara Asia (lima negara utama), yaitu dengan kontribusi sebesar 62,37 persen, sedangkan kontribusi terhadap total ekspor ke negara utama lainnya (Belanda, Angola, Djibouti dan Spanyol) sebesar 30,32 persen.














Discussion about this post