“Kami percaya komunitas memiliki daya sebar yang kuat. Ketika para anggotanya memahami cara berkendara aman dan mampu memprediksi bahaya, maka pesan keselamatan akan menyebar lebih luas ke masyarakat. Inilah bentuk nyata kontribusi kami dalam sinergi Bagi Negeri,” ujarnya.
Materi pelatihan disampaikan langsung oleh instruktur Safety Riding berpengalaman, Febri Andrian, yang memberikan pembekalan mengenai teknik scanning, positioning, hingga pengambilan keputusan cepat di situasi berisiko. Peserta juga diajak memahami bagaimana kesalahan kecil dapat berkembang menjadi kecelakaan apabila tidak diantisipasi sejak dini.
Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta menunjukkan kemampuan penalaran yang baik dalam menganalisis berbagai skenario bahaya, bahkan mampu mengidentifikasi risiko sebelum instruktur menjelaskan jawabannya. Hal ini menunjukkan bahwa komunitas memiliki kesiapan untuk menjadi pelopor keselamatan berkendara di jalan raya.
Melalui kegiatan ini, Astra Motor Kalimantan Barat berharap komunitas motor dapat terus menjadi agen perubahan yang menularkan perilaku berkendara aman kepada masyarakat luas.
Dengan meningkatnya kemampuan prediksi bahaya serta komitmen terhadap kampanye #cari_aman, diharapkan angka kecelakaan dapat ditekan dan tercipta budaya berkendara yang lebih selamat, nyaman, dan bertanggung jawab di Kalimantan Barat.**

















Discussion about this post