“Berhubung perlu modal saya akhirnya memilih pinjam KUR di Bank Kalbar, soalnya prosesnya cepat dan tanpa ribet,” jelasnya.
Kini, dengan tambahan modal dari KUR Bank Kalbar, Suwardoyo bisa menambah stok barang dagangan di tokonya. Hasilnya, toko sembako miliknya semakin ramai pembeli, omset meningkat, dan usahanya berkembang jauh lebih pesat dibanding sebelumnya.
Direktur Utama Bank Kalbar Rokidi, menjelaskan bahwa program KUR yang disalurkan Bank Kalbar memang ditujukan untuk membantu pelaku usaha kecil dan menengah, agar mampu memperluas usaha mereka.
“Bank Kalbar berkomitmen untuk mendukung para pelaku usaha di daerah, khususnya mereka yang membutuhkan tambahan modal, agar usahanya bisa naik kelas. KUR hadir dengan bunga rendah, proses cepat, dan persyaratan yang mudah. Kami ingin UMKM seperti usaha toko sembako Pak Suwardoyo dapat tumbuh lebih kuat dan mandiri,” ungkap Rokidi.
Melalui KUR Bank Kalbar, banyak pelaku usaha kecil yang mendapatkan kesempatan lebih besar untuk meningkatkan produktivitas dan memperluas jaringan usahanya. Kisah Suwardoyo menjadi bukti nyata bahwa dukungan permodalan yang tepat dapat menjadi kunci berkembangnya ekonomi masyarakat di desa. **
Discussion about this post