Buku panduan dapat digunakan pula sebagai instrumen peningkatan kesadaran, pelatihan, dan advokasi tentang konsep dasar diksriminasi di tempat kerja, kesetaraan kesempatan, dan perlakuan yang sama dalam pekerjaan dan jabatan. Panduan ini dilengkapi pula dengan daftar pertanyaan dan kuesioner yang dapat digunakan oleh pengawas ketenagakerjaan untuk mengidentifikasi diskriminasi di tempat kerja.
ILO menyambut baik peluncuran panduan pengawasan ketenagakerjaan yang khusus menangani masalah diskriminasi serta pencegahan kekerasan dan pelecehan seksual ini. Panduan ini sejalan dengan Konvensi ILO terbaru No. 190 mengenai Kekerasan dan Pelecehan.
Konvensi ini merupakan perjanjian internasional pertama yang mengakui hak setiap orang atas dunia kerja yang bebas dari kekerasan dan pelecehan, termasuk kekerasan dan pelecehan berbasis gender.
“Buku Panduan ini memperlihatkan keseriusan pemerintah Indonesia dalam menanggulangi diskriminasi dan memasikan tempat kerja yang aman dan terbebas dari kekerasan dan pelecehan itu,” kata Michiko Miyamoto, Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor-Leste.
“Untuk itu, ILO mendorong Indonesia untuk dapat meratifikasi Konvensi ILO No. 190 yang akan semakin dapat memperkuat berbagai upaya yang telah dilakukan demi terciptanya lingkungan kerja yang lebih aman, inklusif, dan adil,” katanya lagi.**
Discussion about this post