ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Rabu, April 22, 2026
Matrabisnis
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home News

Kondisi Ekonomi Belum Sesuai Harapan

Indeks Keyakinan Konsumen Melemah

Matrabisnis by Matrabisnis
9 Maret 2022
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
Grafis BI

Grafis BI

ADVERTISEMENT

SURVEI Konsumen Bank Indonesia pada Februari 2022 mengindikasikan keyakinan konsumen tetap kuat, dan berada pada area optimis meski lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Februari 2022, yang tercatat sebesar 113,1, lebih rendah dari 119,6 pada bulan sebelumnya, namun masih berada dalam level optimis (>100).

Erwin Haryono, Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia menjelaskan, melemahnya IKK Februari 2022 bersumber dari termoderasinya kedua indeks pembentuk IKK dimana Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) masingmasing tercatat sebesar 95,5 dan 130,8, lebih rendah dari 100,9 dan 138,3 pada bulan sebelumnya.

READ ALSO

Melemah, Indeks Menabung Konsumen Turun 3,9 Poin

OJK Ajak Perempuan Teladani Semangat Perjuangan Kartini

Pada Februari 2022, penurunan IKK terjadi pada seluruh kategori tingkat pengeluaran responden, terutama responden dengan pengeluaran Rp1-2 juta per bulan dan seluruh kelompok usia. Sementara itu, secara spasial, keyakinan konsumen pada Februari 2022 terpantau melemah di 16 kota yang disurvei, dengan penurunan terdalam terjadi di kota Mataram (-20,0 poin), Banjarmasin (-14,1 poin), Jakarta (-10,9 poin), dan Makassar (-10,9 poin).

Menurut Erwin, konsumen mempersepsikan kondisi ekonomi saat ini belum sesuai yang diharapkan, ditengarai sejalan dengan meningkatnya kasus Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang lebih ketat di berbagai wilayah di Indonesia.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Melemahnya Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) pada Februari 2022 tercermin dari IKE yang tercatat sebesar 95,5, lebih rendah dari 100,9 pada bulan sebelumnya. Penurunan tersebut disebabkan oleh melemahnya seluruh komponen pembentuk IKE, terdalam pada Indeks Penghasilan Saat Ini yang tercatat sebesar 102,5 atau turun sebesar minus 9,4 dari bulan sebelumnya. Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja dan Indeks Pembelian Durable Goods juga tercatat turun masing-masing sebesar -6,6 dan -0,3 poin menjadi 89,9 dan 94,0 (Grafik 4).

“Secara spasial, penurunan IKE terjadi di 11 kota yang disurvei dengan penurunan terdalam di kota Banjarmasin (-20,0 poin), diikuti Mataram (-18,8 poin) dan DKI Jakarta (-13,6 poin),” kata Erwin.

Menurut survei BI, pada Februari 2022, persepsi konsumen terhadap penghasilan saat ini dibandingkan 6 bulan yang lalu melemah dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan Indeks Penghasilan Saat ini terjadi pada seluruh kategori pengeluaran, terutama pada kelompok responden dengan tingkat pengeluaran Rp2,1-3 juta per bulan. Penurunan Indeks Penghasilan Saat Ini juga terjadi pada hampir seluruh kategori usia responden.

Persepsi konsumen terhadap ketersediaan lapangan kerja saat ini juga terpantau menurun pada Februari 2022. Penurunan Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja Saat Ini, terjadi pada mayoritas kelompok pendidikan responden, terutama responden dengan latar belakang pendidikan akademi dan seluruh kelompok usia responden.

Sejalan dengan melemahnya keyakinan konsumen terhadap penghasilan dan ketersediaan lapangan kerja, persepsi konsumen terhadap ketepatan waktu pembelian barang tahan lama (durable goods) juga melemah. Indeks Pembelian Durable Goods terpantau menurun pada sebagian kategori tingkat pengeluaran responden, terdalam pada responden dengan pengeluaran Rp 3,1-4 juta per bulan dan hampir seluruh kelompok usia responden.

Page 1 of 2
12Next
Tags: Bank IndonesiaErwin HaryonoKepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia
ADVERTISEMENT
Previous Post

Milleur Beauty Rambah Pasar

Next Post

Presiden Ukraina Serukan Boikot Internasional Ekspor Rusia

Related Posts

Melemah, Indeks Menabung Konsumen Turun 3,9 Poin
News

Melemah, Indeks Menabung Konsumen Turun 3,9 Poin

22 April 2026
OJK Ajak Perempuan Teladani Semangat Perjuangan Kartini
News

OJK Ajak Perempuan Teladani Semangat Perjuangan Kartini

22 April 2026
OJK Bahas Peluang dan Risiko Pembiayaan Digital
News

OJK Bahas Peluang dan Risiko Pembiayaan Digital

22 April 2026
Kolaborasi Untan–Bapperida Hadirkan PIA 2026, Perkuat Ekosistem Inovasi Kota Pontianak
News

Kolaborasi Untan–Bapperida Hadirkan PIA 2026, Perkuat Ekosistem Inovasi Kota Pontianak

18 April 2026
Untan Gelar Edukasi Statistik Series 3 Berbasis Praktik Analisis
News

Untan Gelar Edukasi Statistik Series 3 Berbasis Praktik Analisis

17 April 2026
OJK Dukung Percepatan Tiga Juta Rumah dengan Kebijakan SLIK
News

OJK Dukung Percepatan Tiga Juta Rumah dengan Kebijakan SLIK

14 April 2026
Next Post
Presiden Ukraina Serukan Boikot Internasional Ekspor Rusia

Presiden Ukraina Serukan Boikot Internasional Ekspor Rusia

Dubes Ukraina Kesal dengan Israel

Dubes Ukraina Kesal dengan Israel

Asuransi Jiwa Raup Pendapatan Rp 241.7 Triliun

Asuransi Jiwa Raup Pendapatan Rp 241.7 Triliun

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Telkomsel Area Pamasuka Hadirkan Tiga GraPARI Baru
  • Melemah, Indeks Menabung Konsumen Turun 3,9 Poin
  • OJK Lepas Ekspor Produk Turunan Kelapa
  • OJK Ajak Perempuan Teladani Semangat Perjuangan Kartini
  • Asmo Kalbar Gelar Edukasi SR Komunitas Brotherhood

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
Telkomsel Area Pamasuka Hadirkan Tiga GraPARI Baru
Digital

Telkomsel Area Pamasuka Hadirkan Tiga GraPARI Baru

by Matrabisnis
22 April 2026
0

Telkomsel Area Pamasuka (Papua Maluku Sulawesi Kalimantan) kembali memperluas jangkauan layanan pelanggan dengan meresmikan tiga GraPARI baru yang berlokasi di...

Read more
Melemah, Indeks Menabung Konsumen Turun 3,9 Poin

Melemah, Indeks Menabung Konsumen Turun 3,9 Poin

22 April 2026
OJK Lepas Ekspor Produk Turunan Kelapa

OJK Lepas Ekspor Produk Turunan Kelapa

22 April 2026
OJK Ajak Perempuan Teladani Semangat Perjuangan Kartini

OJK Ajak Perempuan Teladani Semangat Perjuangan Kartini

22 April 2026
Asmo Kalbar Gelar Edukasi SR Komunitas Brotherhood

Asmo Kalbar Gelar Edukasi SR Komunitas Brotherhood

22 April 2026

Recent Posts

  • Telkomsel Area Pamasuka Hadirkan Tiga GraPARI Baru
  • Melemah, Indeks Menabung Konsumen Turun 3,9 Poin
  • OJK Lepas Ekspor Produk Turunan Kelapa
  • OJK Ajak Perempuan Teladani Semangat Perjuangan Kartini

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.