ADVERTISEMENT
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
Senin, Mei 18, 2026
Matrabisnis
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti
No Result
View All Result
MATRA BISNIS
No Result
View All Result
  • About matrabisnis.id
  • ads BW-Media
  • Ads Meikarta
  • Contact Us
  • Galery
  • Home Page
  • Matra Bisnis
  • MB-ads
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
ADVERTISEMENT
Home News

Kondisi Ekonomi Belum Sesuai Harapan

Indeks Keyakinan Konsumen Melemah

Matrabisnis by Matrabisnis
9 Maret 2022
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
Grafis BI

Grafis BI

ADVERTISEMENT

SURVEI Konsumen Bank Indonesia pada Februari 2022 mengindikasikan keyakinan konsumen tetap kuat, dan berada pada area optimis meski lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Februari 2022, yang tercatat sebesar 113,1, lebih rendah dari 119,6 pada bulan sebelumnya, namun masih berada dalam level optimis (>100).

Erwin Haryono, Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia menjelaskan, melemahnya IKK Februari 2022 bersumber dari termoderasinya kedua indeks pembentuk IKK dimana Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) masingmasing tercatat sebesar 95,5 dan 130,8, lebih rendah dari 100,9 dan 138,3 pada bulan sebelumnya.

READ ALSO

Jumlah Penduduk Kalbar Naik Jadi 5,77 Juta Jiwa, 51,28 Persen Pria

Struktur Ekonomi Kalimantan Perlu Naik Kelas

Pada Februari 2022, penurunan IKK terjadi pada seluruh kategori tingkat pengeluaran responden, terutama responden dengan pengeluaran Rp1-2 juta per bulan dan seluruh kelompok usia. Sementara itu, secara spasial, keyakinan konsumen pada Februari 2022 terpantau melemah di 16 kota yang disurvei, dengan penurunan terdalam terjadi di kota Mataram (-20,0 poin), Banjarmasin (-14,1 poin), Jakarta (-10,9 poin), dan Makassar (-10,9 poin).

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Menurut Erwin, konsumen mempersepsikan kondisi ekonomi saat ini belum sesuai yang diharapkan, ditengarai sejalan dengan meningkatnya kasus Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang lebih ketat di berbagai wilayah di Indonesia.

Melemahnya Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) pada Februari 2022 tercermin dari IKE yang tercatat sebesar 95,5, lebih rendah dari 100,9 pada bulan sebelumnya. Penurunan tersebut disebabkan oleh melemahnya seluruh komponen pembentuk IKE, terdalam pada Indeks Penghasilan Saat Ini yang tercatat sebesar 102,5 atau turun sebesar minus 9,4 dari bulan sebelumnya. Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja dan Indeks Pembelian Durable Goods juga tercatat turun masing-masing sebesar -6,6 dan -0,3 poin menjadi 89,9 dan 94,0 (Grafik 4).

“Secara spasial, penurunan IKE terjadi di 11 kota yang disurvei dengan penurunan terdalam di kota Banjarmasin (-20,0 poin), diikuti Mataram (-18,8 poin) dan DKI Jakarta (-13,6 poin),” kata Erwin.

Menurut survei BI, pada Februari 2022, persepsi konsumen terhadap penghasilan saat ini dibandingkan 6 bulan yang lalu melemah dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan Indeks Penghasilan Saat ini terjadi pada seluruh kategori pengeluaran, terutama pada kelompok responden dengan tingkat pengeluaran Rp2,1-3 juta per bulan. Penurunan Indeks Penghasilan Saat Ini juga terjadi pada hampir seluruh kategori usia responden.

Persepsi konsumen terhadap ketersediaan lapangan kerja saat ini juga terpantau menurun pada Februari 2022. Penurunan Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja Saat Ini, terjadi pada mayoritas kelompok pendidikan responden, terutama responden dengan latar belakang pendidikan akademi dan seluruh kelompok usia responden.

Sejalan dengan melemahnya keyakinan konsumen terhadap penghasilan dan ketersediaan lapangan kerja, persepsi konsumen terhadap ketepatan waktu pembelian barang tahan lama (durable goods) juga melemah. Indeks Pembelian Durable Goods terpantau menurun pada sebagian kategori tingkat pengeluaran responden, terdalam pada responden dengan pengeluaran Rp 3,1-4 juta per bulan dan hampir seluruh kelompok usia responden.

Page 1 of 2
12Next
Tags: Bank IndonesiaErwin HaryonoKepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia
ADVERTISEMENT
Previous Post

Milleur Beauty Rambah Pasar

Next Post

Presiden Ukraina Serukan Boikot Internasional Ekspor Rusia

Related Posts

Nilai Neraca Perdagangan Kalbar Surplus 66,63 Juta Dolar
News

Jumlah Penduduk Kalbar Naik Jadi 5,77 Juta Jiwa, 51,28 Persen Pria

17 Mei 2026
Struktur Ekonomi Kalimantan Perlu Naik Kelas
News

Struktur Ekonomi Kalimantan Perlu Naik Kelas

15 Mei 2026
BI : Kepercayaan terhadap Institusi, Modal Penting Jaga Stabilitas Ekonomi
News

BI : Kepercayaan terhadap Institusi, Modal Penting Jaga Stabilitas Ekonomi

15 Mei 2026
Hampir 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online
News

Hampir 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online

14 Mei 2026
Wamen Nezar : Krisis Industri Media, Menjadi Ancaman Serius
News

Wamen Nezar : Krisis Industri Media, Menjadi Ancaman Serius

14 Mei 2026
Nyigit Wudi Amini Resmi Pimpin Kemendukbangga/BKKBN Kalbar
News

Nyigit Wudi Amini Resmi Pimpin Kemendukbangga/BKKBN Kalbar

14 Mei 2026
Next Post
Presiden Ukraina Serukan Boikot Internasional Ekspor Rusia

Presiden Ukraina Serukan Boikot Internasional Ekspor Rusia

Dubes Ukraina Kesal dengan Israel

Dubes Ukraina Kesal dengan Israel

Asuransi Jiwa Raup Pendapatan Rp 241.7 Triliun

Asuransi Jiwa Raup Pendapatan Rp 241.7 Triliun

Discussion about this post

English   Indonesian

Pos-pos Terbaru

  • Jumlah Penduduk Kalbar Naik Jadi 5,77 Juta Jiwa, 51,28 Persen Pria
  • Industri Perbankan Syariah Catat Pertumbuhan Aset Dua Digit
  • Struktur Ekonomi Kalimantan Perlu Naik Kelas
  • BI : Kepercayaan terhadap Institusi, Modal Penting Jaga Stabilitas Ekonomi
  • XLSMART Catat Total Pendapatan Rp 11,84 Triliun

Arsip

ADVERTISEMENT

Tentang Matrabisnis.id

Matrabisnis.id adalah media online pengembangan dari media cetak Matra Bisnis yang berbentuk tabloid dan terbit secara mingguan setiap hari Rabu. Matra Bisnis merupakan media cetak pertama di Kalimantan Barat, yang fokus pada berita-berita ekonomi dan terbit perdana pada tahun 2015.
Nilai Neraca Perdagangan Kalbar Surplus 66,63 Juta Dolar
News

Jumlah Penduduk Kalbar Naik Jadi 5,77 Juta Jiwa, 51,28 Persen Pria

by Matrabisnis
17 Mei 2026
0

Jumlah penduduk Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) naik sebanyak 4,39 juta jiwa menjadi 5,77 juta jiwa, sementara laju pertumbuhan penduduk mengalami...

Read more
Industri Perbankan Syariah Catat Pertumbuhan Aset Dua Digit

Industri Perbankan Syariah Catat Pertumbuhan Aset Dua Digit

16 Mei 2026
Struktur Ekonomi Kalimantan Perlu Naik Kelas

Struktur Ekonomi Kalimantan Perlu Naik Kelas

15 Mei 2026
BI : Kepercayaan terhadap Institusi, Modal Penting Jaga Stabilitas Ekonomi

BI : Kepercayaan terhadap Institusi, Modal Penting Jaga Stabilitas Ekonomi

15 Mei 2026
XLSMART Berhasil Raih Rating 2 Sustainable Fitch

XLSMART Catat Total Pendapatan Rp 11,84 Triliun

15 Mei 2026

Recent Posts

  • Jumlah Penduduk Kalbar Naik Jadi 5,77 Juta Jiwa, 51,28 Persen Pria
  • Industri Perbankan Syariah Catat Pertumbuhan Aset Dua Digit
  • Struktur Ekonomi Kalimantan Perlu Naik Kelas
  • BI : Kepercayaan terhadap Institusi, Modal Penting Jaga Stabilitas Ekonomi

Copyright Matra Bisnis @2023

No Result
View All Result
  • News
  • Komoditi
  • Travel
  • Otomotif
  • Entertainment
    • Lifestyle
    • Musik
    • Film
  • Sosok
  • Galery
  • Sport
  • Properti

Copyright Matra Bisnis @2023

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.